Senin, 27 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sembako

Banyuwangi Tidak Butuh Beras Impor

20 Januari 2018, 17: 17: 34 WIB | editor : Ali Sodiqin

KOMPAK: Bupati Anas dan sejumlah petani panen padi di Banyuwangi.

KOMPAK: Bupati Anas dan sejumlah petani panen padi di Banyuwangi. (Nur Hariri For JawaPos.com)

JawaPos.com - Kebijakan impor beras yang dicanangkan pemerintah pusat sepertinya tidak berlaku di Banyuwangi. Sebab, beberapa tahun terakhir ini, hasil panen padi membuat beras di Banyuwangi surplus.

Dengan begitu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menilai Banyuwangi tidak butuh rencana beras impor.

"Banyuwangi dikenal dengan lumbung padi sejak dulu. Makanya kita sebenarnya tidak membutuhkan beras impor," kata Bupati Anas di kantor Bupati Banyuwangi, Jumat (19/1/2018).

Meski demikian, Anas memaklumi kebijakan pemerintah tersebut. "Saya kira mungkin daerah-daerah lain membutuhkan impor beras. Tapi Banyuwangi tidak. Bahkan Banyuwangi mengirimkan beras ke beberapa daerah. Contohnya Bali, kita selalu rutin mengirim ke sana," imbuh pria yang mundur dari bursa Cawagub Jatim itu.

Menurut Anas, sistem irigasi sawah di Banyuwangi sangat baik. "Persediaan beras mencapai 35 ribu ton. Jumlah ini mencukupi untuk kebutuhan beras selama dua tahun ke depan," jelas Anas yang menyebut data itu dari Bulog.

(bw/rri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia