Senin, 16 Sep 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Mobil Avanza Remuk Diseruduk Sepur

20 Januari 2018, 16: 16: 25 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

RINGSEK: Kanitlantas Polsek Genteng Iptu Dalyono  menunjukkan kondisi mobil Toyota Avanza yang rusak berat akibat ditabrak KA pada Kamis malam (18/1).

RINGSEK: Kanitlantas Polsek Genteng Iptu Dalyono menunjukkan kondisi mobil Toyota Avanza yang rusak berat akibat ditabrak KA pada Kamis malam (18/1). (SHULHAN HADI/JPRG)

Share this          

SEMPU-Kecelakaan di lintasan Kereta Api (KA) terjadi di  Dusun Telogosari, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kamis malam (18/1). Mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi P 955 VS, ringsek di bagian depan setelah diseruduk oleh KA pengangkut barang.

Untungnya tidak ada korban dalam kecelakaan itu. Sopir mobil, Ahmad Rofi'i, 35, warga RT 2, RW 2, Dusun Parirejo, Desa Parijatah Wetan, Kecamatan Srono, berhasil selamat. Sebelum mobilnya tertabrak, sang sopir ini keluar dari mobil dan lari. “Tidak ada korban jiwa,” cetus Kapolsek Genteng Kompol Agus Dwi Jatmiko melalui Kanitlantas Iptu Dalyono.

Kecelakaan yang yang terjadi sekitar pukul 19.30, itu berawal saat mobil Toyota Avanza yang disopiri Ahmad Rofii melaju dari arah utara. Saat itu, Rofii baru dari Dusun Tlogosari, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. Saat akan melintas di perlintasan KA KM 57+1/2, sebenarnya sudah mengetahui ada KA yang akan lewat. “Saat itu posisi mobil sudah didekat rel,” terangnya.

Tapi sialnya, lanjut dia, mesin mobil yang disopiri itu mendadak mati. Padahal saat itu, posisi KA yang melaju dari arah timur sudah semakin dekat. Takut tertabrak, sopir mobil Toyota Avanza itu langsung ke luar dari mobil dan lari. “Sopir keluar dari mobil, sepur lewat dan menabrak mobilnya,” ungkapnya.

Saat ditabrak oleh KA itu, mobil Toyota Avanza itu sempat terseret hingga 20 meter. Akibatnya, mobil milik Siswoko warga Dusun Krajan, Desa Kadunggebang, Kecamatan Tegaldlimo itu mengalami kerusakan di bagian depan. “Lokasi kejadian di lintasan tanpa palang,” cetusnya.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan, terang dia, saat kecelakaan kondisi sedang hujan. Lampu sensor pada lintasan, saat kejadian juga mati. “Rambu-rambunya kurang bagus, lampu sensor mati,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Manajer Humas PT KAI DAOP IX, Luqman Arif, mengatakan kecelakaan tersebut tidak menimbulkan kerusakan serius pada lokomotif. Dan kereta juga bisa melakukan perjalanan lagi. “Kereta tidak apa-apa, bisa melanjutkan perjalanan,” jelasnya.(sli/abi)

(bw/sli/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia