Senin, 27 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Undang Perenang se-Tapal Kuda Ikuti Kejuaraan Renang Open

18 Januari 2018, 21: 20: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BAKAL SEMARAK: Kejurkab renang yang akan digelar PRSI Banyuwangi akan mempertandingkan beragam kelas. Mulai gaya dada, gaya punggung, gaya bebas, dan gaya kupu-kupu.

BAKAL SEMARAK: Kejurkab renang yang akan digelar PRSI Banyuwangi akan mempertandingkan beragam kelas. Mulai gaya dada, gaya punggung, gaya bebas, dan gaya kupu-kupu. (Dok. JPRB)

JawaPos.com – PRSI Banyuwangi akan kembali menggelar Kejurkab awal Februari mendatang. Tidak seperti kejuaraan pada tahun sebelumnya, kali ini PRSI Banyuwangi berencana menggelar kejuaraan open yang akan melibatkan beberapa kabupaten di sekitar Banyuwangi.

Ketua PRSI Banyuwangi Aditya Ruli Delianto mengatakan, kejuaraan kali ini memang dibuka lebih luas. Mempertandingkan 11 kategori kelompok umur mulai kelahiran 2011 sampai 1999, kejuaraan kali ini juga membuka peluang untuk perenang dari beberapa wilayah tapal kuda, seperti Probolinggo, Bondowoso, Situbondo, Jember, dan Lumajang, ikut berpartisipasi.

”Konsepnya kita ingin memperkenalkan lagi geliat cabor renang di Banyuwangi kepada kabupaten lainnya. Selain itu, ini kita lakukan supaya kejuaraan lebih kompetitif. Karena mereka (atlet renang Banyuwangi) nanti akan menghadapi para perenang dari kabupaten lain. Selain itu dalam beberapa kategori kita juga tengah menyiapkan atlet untuk Porprov, jadi kejuaraan kita buat sedemikian ramai,” kata Adit.

Dia juga menambahkan, untuk peserta lokal, minimal PRSI Banyuwangi bisa menarik 300-an atlet lokal, sedangkan untuk atlet dari luar daerah dia menargetkan bisa menarik 100-an peserta. ”Waktu Kejurkab tahun lalu jumlahnya lebih dari 300. Karena itu, kali ini kita target sama. Apalagi sudah ada klub renang yang wilayahnya sampai selatan. Jadi kita yakin nanti lebih banyak pesertanya,” imbuhnya.

Dalam Kejurkab mendatang, Adit menilai kompetisi dari perenang asal Kecamatan Banyuwangi dan Kecamatan Muncar kemungkinan akan menjadi yang paling sengit. Karena pada Kejurkab sebelumnya, kedua kecamatan ini saling memborong prestasi. Banyuwangi saat itu hanya unggul empat medali saja dari Muncar. ”Kelas yang kita pertandingkan sama. Ada 4 kelas, yaitu gaya dada, gaya punggung, gaya bebas, dan gaya kupu-kupu. Cuma karena kita target dua hari usai, untuk jarak kita gunakan yang 50 meter dan 100 meter saja,” tegasnya.

Sementara itu, untuk semakin meningkatkan grade kejuaraan Renang Open ini, PRSI berencana akan menggunakan wasit-wasit yang lebih baik dari kejuaraan sebelumnya. Selain itu dia juga berencana menggandeng Stikes dan Dispora untuk memberikan nilai tambah bagi piagam para atlet. ”Ada beberapa evaluasi yang akan kita perbaiki di kesempatan kejuaraan kali ini. Salah satunya piagam yang akan kita cetak bersamaan dengan penyerahan juara. Para juara terbaik dari kelompok umur juga akan kita beri reward khusus,” pungkasnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia