Sabtu, 25 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Situbondo

Tiga DPO Kejari Dibekuk

17 Januari 2018, 07: 45: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

TIDAK ADA PERLAWANAN: Mawardi diamankan petugas Kejari dan Buser Polres Situbondo di Alun-alun

TIDAK ADA PERLAWANAN: Mawardi diamankan petugas Kejari dan Buser Polres Situbondo di Alun-alun (Habibul Adnan/JPRS)

JawaPos.com – Kejaksanaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sitbondo, Senin (15/01) membekuk tiga daftar pencarian orang (DPO). Mereka diamankan petugas di tempat yang berbeda.

Masing-masing Hj. Atikah, warga Kampungan Keperan, RT 01, RW 05, Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran; Mawardi, Dusun Tanjung Pasir, Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran; dan Sri Handayani asal Desa Wirngin Anom, Kecamatan Panarukan.

Hj. Atikah dan Mawardi adalah tersangka kasus penyerobotan tanah di Desa Tanjung Kamal. Sedangkan Sri tersangkut kasus saat pilkada bupati tahun 2015 lalu. Dia diketahui mencoblos dua kali di TPS yang berbeda.

Hj. Atikah dan Sri diamankan di rumahnya masing-masing. Sedangkan Mawardi dibekuk saat duduk-duduk di pujasera Alun-alun Situbondo. Petugas kejari Situbondo yang didampingi Buser Polres Situbondo tidak kesulitan saat membekuk ketiga DPO karena tidak ada perlawanan dari mereka.

Kasie Pidum Kejari Situbondo, Bagus Nur Jakfar mengatakan, sebelum melakukan operasi langsung, pihaknya sudah menjalani prosedur hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Seperti melakukan pemanggilan kepada para tersangka. “Sudah enam kali dipanggil, tetapi selalu mangkir,” katanya.

Karena itu, Kejari Situbondo memilih langsung menjemput mereka ke rumah masing-masing. Untuk selanjutnya, ketiga DPO akan ditahan di Rutan Situbondo. “Lama penahanannya sesuai keputusan pengadilan,” ujar Bagus.

Dia menambahkan, kasus yang menjerat ketiga tersangka sama-sama diputus Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya. Mawardi dan Hj. Atikah diputus pada April 2017 lalu. Sedangkan kasus hukum Sri inkrah pada tahun 2016 silam. Dia dipidana satu tahun kurungan penjara.  

Mawardi dan Hj.Atikah dihukum selama empat bulan penjara. Hanya saja, kejaksaan tidak bisa langsung melakukan penahanan karena mereka banding.

Terkait dengan kasus yang menjerat Sri, Bagus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindak pidana penyelewangan pemilu. “Apalagi sekarang akan menghadapi pemilihan gubernur. Apabila ditemukan ada penyelewengan, pasti akan ditindak tegas,” pungkasnya.

Kepala Rutan Situbondo, Alip Purnomo mengatakan, pihaknya akan memeriksa berkas para tersangka. Mereka juga akan dicek kesehatannnya. “Kalau memenuhi syarat, tentu akan kita tahan,” katanya.

Alip juga memastikan tidak ada perlakuan khusus kepada ketiga tersangka. Hak dan kewajibannya akan dipenuhi seperti tahanan yang lain.

(bw/bib/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia