Senin, 16 Sep 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

Bakesbangpol Silaturahmi ke Pengurus LDII

17 Januari 2018, 11: 15: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SILATURAHMI: Kepala Bakesbangpol Wiyono (berkacamata) bersama pengurus LDII.

SILATURAHMI: Kepala Bakesbangpol Wiyono (berkacamata) bersama pengurus LDII. (LDII Banyuwangi For RaBa)

Share this          

JawaPos.com - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banyuwangi Drs Wiyono MH memanfaatkan hari liburnya untuk bersilaturahmi dengan warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Kabat, Minggu (14/1). Ditemani Kepala Bidang Kewaspadaan Drs Tri Widodo MM, Wiyono berkunjung ke Masjid Al Ihsan Hamdan di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Kabat. Sebanyak 300 warga LDII hadir dalam acara tersebut.

Warga LDII antusias mendengarkan paparan wawasan kebangsaan yang disampaikan kepala Bakesbangpol. Menurut Wiyono, kita semua diciptakan Allah sebagai khalifah di muka bumi ini dan mendapatkan amanat untuk memeliharanya.  Terutama negeri kita tercinta Indonesia. Caranya, dengan menjaga persatuan kesatuan, kerukunan, kekompakan, dan kerja sama yang baik, walaupun kita berbeda suku, bahasa, agama, dan keyakinan. ”Perbedaan adalah kodrat Ilahiah, ingkar kodrat akan mendapat petaka,” pesannya.

Wiyono berharap, warga LDII, terutama generasi muda, bisa menangkap peluang di Kabupaten Banyuwangi yang sudah sangat maju dan menjadi destinasi wisata. Misalnya, sebagai pelaku usaha di berbagai bidang, sehingga tidak hanya menjadi penonton. Di penghujung paparan, Wiyono berpesan agar ibu-ibu yang hadir memperhatikan pendidikan anak sejak usia dini atau jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). ”Anak-anak adalah generasi penerus bangsa sehingga harus kuat fondasi mentalnya,” ujarnya.

Sejalan dengan pendidikan anak, Ketua DPD LDII Banyuwangi H Astro Junaedi menyampaikan tiga hal yang menjadi target LDII dalam pembinaan generasi penerus. Tiga hal tersebut yaitu alim dan faqih, berakhlaqul karimah, dan kemandirian. ”Dalam mewujudkan hal tersebut melalui majelis taklim di LDII, mengadakan pembinaan yang berkelanjutan, mulai usia PAUD/ TK, SD dengan istilah cabai rawit, SMP dengan istilah praremaja, dan SLTA/ perguruan tinggi dengan istilah remaja,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang LDII Kabat Rudi Hidayat bersyukur dan berterima kasih atas paparan kepala Bakesbangpol. ”Semoga bermanfaat dan warga LDII bisa memberi kontribusi nyata pada bangsa dan negara ini,” harapnya.

(bw/rri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia