Sabtu, 25 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Persewangi FC Mulai Ditinggal Pemain Andalan

14 Januari 2018, 16: 25: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SIAP HENGKANG: Dadang Apridiyanto (tengah) berlatih bersama rekannya di Persewangi FC beberapa waktu lalu.

SIAP HENGKANG: Dadang Apridiyanto (tengah) berlatih bersama rekannya di Persewangi FC beberapa waktu lalu. (Fredy Rizki/JPRB)

JawaPos.com – Ketidakjelasan nasib klub profesional asal Banyuwangi, Persewangi FC, membuat para pemain mereka akhirnya membuat keputusan. Terbaru stopper Persewangi FC Agus Prasetyo dan gelandang jangkar, Dadang Apridiyanto merapat ke klub lain.

Agus tercatat merapat ke Mojokerto Putra sejak bulan lalu, sedangkan Dadang baru saja kemarin (11/1) merapat ke Palangkaraya menuju klub Kalteng Putra. ”Sebenarnya tawaran dari coach Kas Hartadi dan manajemen Kalteng Putra sudah ada sejak babak 16 besar Liga 2. Tapi karena Persewangi play off akhirnya tidak jadi, tapi ternyata malah play off khusus dan hasilnya tidak jelas,” ujar Dadang kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi melalui pesan elektronik.

Dadang kemungkinan besar akan masuk ke dalam skuad Laskar Isen Mulang julukan Kalteng Putra pada kompetisi Liga 2 tahun 2018. Menyusul eks striker Persewangi yang sebelumnya terlebih dahulu menjadi bagian dari Kalteng Putra. ”Tim sudah mulai latihan kemarin. Kita memang sudah mengontak Dadang untuk bergabung. Cuma untuk kontrak belum kita pastikan karena masih melihat regulasi Liga 2,” ujar Indar, salah satu LO Kalteng Putra.

Kedatangan Dadang sendiri tampaknya disambut antusias oleh suporter tim Kalteng Putra. Di media sosial Instagram, beberapa suporter tampak mulai mengucapkan kalimat selamat datang kepada gelandang yang terkenal dengan permainan ngotot-nya itu.

Sementara itu, Pelatih Persewangi FC Bagong Iswahyudi mengatakan jika musim ini memang sudah ada dua pemain yang keluar ke klub lain. Ketidakjelasan nasib Persewangi musim depan menurutnya membuat dirinya tidak bisa banyak bersikap. ”Kita belum tahu musim depan masih bertahan di Liga 2 atau tidak, kalau iya mungkin kita rugi kehilangan dua pemain itu. Karena sosok mereka cukup vital. Tapi kalau kita ke Liga 3, mungkin tidak terlalu rugi. Karena banyak pemain kita yang nanti tidak bisa dipakai karena usianya bisa jadi melebihi ketentuan,” terang Bagong.

Dia juga menambahkan, selama ini para pemain yang dikontrak Persewangi hanya berdurasi satu musim. Sehingga ketika musim telah berakhir otomatis semua pemain dalam kondisi free transfer. Itu juga menurutnya yang membuat pemain bisa dengan mudah meninggalkan tim Laskar Blambangan. ”Kalau seandainya musim ini kita degradasi, mungkin hanya ada tujuh pemain yang bisa dipertahankan. Sisanya tidak bisa dimainkan atau masuk kategori senior. Tapi yang jelas kita masih menanti hasil kongres,” tandasnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia