Sabtu, 25 May 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

Partai Golkar Siap Kawal Program Anas

14 Januari 2018, 12: 20: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SOKONGAN MORAL: Ruliyono (empat dari kiri) didampingi jajaran pengurus DPD Golkar bertemu Bupati Anas di kantor pemkab kemarin.

SOKONGAN MORAL: Ruliyono (empat dari kiri) didampingi jajaran pengurus DPD Golkar bertemu Bupati Anas di kantor pemkab kemarin. (Sigit Hariyadi/JPRB)

BANYUWANGI –  DPD Partai Golkar  Banyuwangi bertemu dengan Bupati Abdullah Azwar Anas kemarin (11/1). Pertemuan DPD Golkar di ruang kerja Anas itu merupakan pertemuan pertama pengurus partai politik (parpol) setelah mengundurkan diri sebagai bakal calon wakil gubernur (cawagub) Jatim.

Pertemuan DPD Partai Golkar itu dipimpin langsung oleh ketuanya, Muhammad Ruliyono. Ikut dalam pertemuan itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Umi Kulsum dan dua pengurus DPD lainnya.

Ruliyono menyampaikan, pertemuan dengan Anas itu merupakan silaturahmi guna memberikan dukungan moral terhadap ’prahara’ politik yang baru saja menimpanya.

Ruliyono mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa Anas, khususnya terkait pengunduran diri Anas sebagai bakal bacawagub Jatim. Selain itu, dirinya datang untuk memberikan dukungan moral kepada Anas. ”Buat saya, bagaimanapun Pak Anas adalah bupati kita. Sebagai sahabat, saya mendukung secara moral agar beliau tetap berjuang secara optimal untuk membangun Banyuwangi,” kata Ruliyono.

Ruliyono menambahkan, selama dipimpin Anas, Pemkab Banyuwangi berhasil meraih keberhasilan di berbagai bidang. Pariwisata tumbuh pesat, kemiskinan turun signifikan, dan beberapa prestasi yang lain. ”Sebagai pribadi dan sebagai mitra, saya memberi support kepada Pak Anas. Mari di sisa waktu ini kita bangun Banyuwangi menjadi lebih baik lagi,” kata dia.

Selain itu, Ruliyono mengaku sebagai Ketua DPD Golkar Banyuwangi sudah menginstruksikan semua anggota fraksi Partai Golkar DPRD untuk terus mengawal program dan kebijakan Bupati Anas dan Pemkab Banyuwangi. ”Kalau ada yang kurang, harus menyampaikan kritik konstruktif. Bukan kritik destruktif,” tambahnya.

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia