Selasa, 10 Dec 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Entertainment

Minim Latihan, PASI Masih Mampu Bawa 8 Medali

04 Desember 2017, 11: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SATU EMAS: Kresna Rompis (tengah) menjadi juara 1 di Kejurprov Atletik Remaja Jatim.

SATU EMAS: Kresna Rompis (tengah) menjadi juara 1 di Kejurprov Atletik Remaja Jatim. (SLAMET MULYO FOR RaBa)

Share this          

BANYUWANGI – Kiprah 15 atlet yang dikirim PASI Banyuwangi dalam Kejurprov Atletik Jatim U-16 dan U-18 yang digelar di Lapangan Atletik Oentoeng Poedjadi, FIK Universitas Negeri Surabaya 26-29 November kemarin cukup baik. Mereka mampu membawa pulang delapan medali dengan perincian satu emas, lima perak, dan satu perunggu.

Padahal, menurut Pelatih PASI Banyuwangi Slamet Mulyo, para atletnya dapat dibilang kurang maksimal dalam hal persiapan. Karena selama ini mereka berlatih hanya di sore hari. Jika menyesuaikan kurikulum untuk persiapan pertandingan sekelas Kejurprov, para atlet seharusnya berlatih minimal dua kali dalam sehari yaitu pagi dan sore.

”Kita kesulitan memperoleh dispensasi dari sekolah, jadi selama empat bulan kita hanya bisa berlatih sore hari. Mungkin jika maksimal, kita bisa memperoleh hasil lebih baik,” ujar Guru Olahraga SMPN 1 Banyuwangi itu. Dalam Kejurprov yang mempertandingkan atlet Pra-Remaja dan Remaja itu, medali emas diperoleh Banyuwangi dari kelas lari gawang 110 meter remaja yang dimenangi Kresna Rompis.

Kemudian lima perak berasal dari kelas 100 meter pra-remaja putra dan putri, 110 meter lari gawang pra-remaja, dan 200 meter putra remaja. Sedangkan dua perunggu diperoleh dari kelas 400 meter putra pra-remaja dan 100 meter putra remaja. ”Persaingan terbilang cukup ketat. Terutama di kelas remaja, banyak atlet-atlet bagus bermain di sana, untungnya kita masih bisa memperoleh emas di kelas itu,” imbuh Slamet.

Sementara itu, usai Kejurprov Slamet menambahkan jika PASI kembali menyiapkan atlet untuk tampil di Kejurnas Atletik Senior di Rawamangun 5-9 Desember mendatang. Sayangnya, di Kejurnas itu untuk kelas Remaja hanya ada nomor estafet 100 meter-200 meter, 400 meter dan 800 meter yang dipertandingkan. Sehingga pemeroleh medali emas di Kejurprov tidak bisa diturunkan.

PASI Justru menurunkan Syadanul Aidin yang sebelumnya memperoleh perak dan perunggu di Kejurprov. ”Ada empat atlet senior yang kita turunkan di Kejurnas untuk memperkuat Jatim. Sedangkan yang remaja hanya satu. Nanti pemeroleh emas tetap akan turun tapi di Kejurnas Remaja tahun depan,” ujarnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia