Kamis, 19 Jul 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

HSBC dan Sampoerna Gandeng Untag 1945 Banyuwangi

Gelar Kuliah Tamu dan Lokakarya Penelitian

Rabu, 04 Jul 2018 21:15 | editor : Ali Sodiqin

KERJA SAMA: Rektor Untag Andang Subaharianto menerima piagam kerja sama dari Sanny Kumalasari, VP Financial Crime Compliance Education  PT HSBC Indonesia, Selasa (3/7).

KERJA SAMA: Rektor Untag Andang Subaharianto menerima piagam kerja sama dari Sanny Kumalasari, VP Financial Crime Compliance Education PT HSBC Indonesia, Selasa (3/7). (Untag Banyuwangi For RaBa)

HSBC Indonesia, Putra Sampoerna Foundation, dan Sampoerna University menggelar acara bertajuk ”HSBC Indonesia Membina” di auditorium Universitas 17 Agustus 1945 (Untag)  Banyuwangi, mulai Senin (2/7) hingga Selasa (3/7).

Kegiatan tersebut sebagai wujud kepercayaan besar dari HSBC dan Sampoerna University kepada Untag, untuk menggandengnya dalam kegiatan kuliah tamu bagi mahasiswa dan lokakarya penelitian.

Rektor Sampoerna University Wahdi April Salasi Yudhi PhD dalam kata sambutannya mengatakan, milenial, kewirausahaan, dan transformasi digital merupakan topik rujukan dalam berbagai diskusi tentang generasi yang lahir di era 1980-an sampai 2000-an. Milenial punya antusias yang besar dalam membangun jalur karirnya sendiri dan tertantang untuk memulai bisnis rintisan atau start-up business. ”Materi kuliah umum yang meliputi kewirausahaan, literasi, dan inklusi keuangan ini bisa menjadi referensi mempersiapkan diri di era baru,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor Untag Banyuwangi Drs Andang Subaharianto MHum saat memberikan kata sambutan mengaku sangat bangga, karena kepercayaan HSBC Indonesia dan Sampoerna University untuk menggandeng Untag Banyuwangi dalam dua kegiatan tersebut. Sampoerna Indonesia adalah sebuah perguruan tinggi yang memiliki karakter internasional, termasuk kurikulum, sarana prasarana, dan lain sebagainya. ”Kerja sama ini diharapkan akan terus berlanjut,” ujarnya.

Ditambahkan, Banyuwangi kelak akan menjadi bagian penting masyarakat Indonesia pada umumnya. Untuk itu, saat ini Untag harus bersiap menata diri menyambut dinamika masyarakat Banyuwangi pada khususnya serta masyarakat Indonesia pada umumnya. Hal itu tidak bisa ditawar lagi. ”Kita harus keluar dari zona nyaman, agar bisa berpartisipasi di tengah masyarakat,” tegas Andang.

Kuliah umum itu, lanjut dia, adalah kegiatan yang sangat bermanfaat dan bukan hanya untuk kelompo mahasiswa saja. ”Tetapi juga dosen untuk kepentingan riset,” imbuhnya.

Pada hari pertama Senin (2/7) lalu, kegiatan diawali dengan Kuliah Tamu ”Preparing Indonesian Youth Millennial for Successful Transition from College to Career & Personal Financial Management”. Kuliah umum itu membahas tentang literasi keuangan. Selain itu, memberi motivasi bagaimana membuka usaha sejak muda tanpa menunggu lulus kuliah. Ada juga materi tentang financial technology dan wirausaha.

Acara tersebut diikuti oleh mahasiswa dan UMKM di Kabupaten Banyuwangi. Pemateri yang hadir, antara lain VP Financial Crime Compliance Education PT HSBC Indonesia Sanny Kumalasari, VP Direct Channel and e-banking PT HSBC Indonesia Dickman Maulana, dan owner Osing Deles dr Hj Zunita Ahmadah KD.

Kegiatan berlanjut dengan Lokakarya Penelitian ”Accelerating Lecturer’s Research and Publication Capability for Development”, pada hari kedua Selasa (3/7).  Acara diikuti oleh dosen dari seluruh Indonesia. Pemateri dari Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Pusat, yang membahas tentang trik penulisan dan publikasi artikel ilmiah. (*/aif/c1)

FOTO BARENG: Rektor Untag Andang Subaharianto bersama Rektor Sampoerna University dan jajarannya, pejabat HSBC Indonesia, narasumber, serta Dekan Fakultas Ekonomi Untag.

FOTO BARENG: Rektor Untag Andang Subaharianto bersama Rektor Sampoerna University dan jajarannya, pejabat HSBC Indonesia, narasumber, serta Dekan Fakultas Ekonomi Untag. (Untag Banyuwangi For Raba)

(bw/rri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia