Kamis, 19 Jul 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

Bank Sampah Perbaiki Ekonomi Warga

Jumat, 29 Jun 2018 09:15 | editor : Bayu Saksono

Bank Sampah Perbaiki Ekonomi Warga

DLH memberi alasan kenapa sampah plastik dijadikan objek sosialisasi kemarin. Hal ini karena sampah berbahan plastik mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, sementara pengolahannya terbatas. Oleh karena itu, harus ada perlakuan agar sampah plastik tidak menumpuk. Solusinya ada pada konsep 3R (reuse, reduce, recycle).

CONTOH DAUR ULANG: Ketua Tim Penggerak PKK Banyuwangi Ny Dani Azwar Anas saat menunjukkan hasil sampah anorganik bernilai ekonomis.

CONTOH DAUR ULANG: Ketua Tim Penggerak PKK Banyuwangi Ny Dani Azwar Anas saat menunjukkan hasil sampah anorganik bernilai ekonomis. (TOHA/RABA)

Kantor Bank Sampah yang ada di Jalan Jaksa Agung Suprapto Banyuwangi ini sudah terintegrasi, mulai dari pengumpulan hingga pembuatan benda bernilai ekonomis dari barang bekas. Sehingga di Bank Sampah ini akan selalu ada inovasi persampahan dari sisi pengelolaannya.

DARI BARANG BEKAS: Produk-produk hasil 3R dapat dikunjungi di Bank Sampah di Jalan Jagung Suprapto Banyuwangi.

DARI BARANG BEKAS: Produk-produk hasil 3R dapat dikunjungi di Bank Sampah di Jalan Jagung Suprapto Banyuwangi. (TOHA/RABA)

Manajemen persampahan juga dilakukan secara terintegrasi. Mulai dari pendataan, penukaran sampah, rintisan teknologi pengelolaan sampah, pembibitan tanaman, pembuatan pupuk kompos, hingga produksi produk ekonomi berbahan baku barang bekas.

BEREBUT: Pengunjung dan pedagang pasar Blambangan saat mendapatkan kompos gratis dari DLH kemarin.

BEREBUT: Pengunjung dan pedagang pasar Blambangan saat mendapatkan kompos gratis dari DLH kemarin. (TOHA/RABA)

Keberadaan Bank Sampah, tambah Husnul, salah satunya adalah untuk memperkuat keterlibatan masyarakat. Dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan yang tepat guna dalam mengelola sampah ini juga diharapkan dapat memberikan efek ekonomi. ”Bahasan mengenai daur ulang sampah memang sudah bukan hal yang baru lagi. Dan ini membutuhkan kesadaran kita masing-masing. Oleh sebab itu, Pemkab tidak akan bosan-bosan mengajak masyarakat untuk memperhatikan masalah sampah ini. Keberadaan Bank Sampah dan kegiatannya merupakan hal yang mulia dan luar biasa karena bisa mengubah yang tak berguna menjadi memiliki nilai ekonomi tinggi,” kata Husnul.

(bw/jpr/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia