Jumat, 20 Jul 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Penjagaan Pelabuhan Masih Diperketat

Rabu, 20 Jun 2018 22:10 | editor : Ali Sodiqin

KETAT: Petugas kepolisian dari Polres Banyuwangi dan Brimob Polda Jawa Timur memeriksa barang bawaan sopir travel dan truk di pintu keluar Pelabuhan ASDP Ketapang, kemarin (19/6).

KETAT: Petugas kepolisian dari Polres Banyuwangi dan Brimob Polda Jawa Timur memeriksa barang bawaan sopir travel dan truk di pintu keluar Pelabuhan ASDP Ketapang, kemarin (19/6). (Dedy Jumhardiyanto/RaBa)

KALIPURO– Penjagaan dan pengamanan Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang masih diperketat. Terbukti, sejumlah kendaraan yang hendak menyeberang maupun yang turun dari kapal langsung diperiksa oleh aparat kepolisian dan Brimob bersenjata lengkap.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjungwangi AKP Idham Kholid mengatakan, pelaksanaan pengamanan tersebut merupakan protap yang dilakukan petugas untuk mengantisipasi kerawanan, keamanan.  ”Semua kendaraan baik yang hendak masuk kapal maupun yang turun kita periksa barang bawaannya. Terutama kendaraan barang dan mobil bak tertutup,” ungkapnya.

Apalagi kawasan Pelabuhan Ketapang merupakan salah satu akses pintu masuk menuju Pulau Dewata yang menjadi tujuan wisatawan internasional. Selain itu, pelaksanaan penjagaan dan pengamanan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada para pengguna jasa layanan penyeberangan yang mudik balik Lebaran.

Idham Kholid menjelaskan, sejauh ini dari hasil pemeriksaan barang bawaan calon penumpang kapal belum ditemukan adanya barang-barang yang mencurigakan atau barang berbahaya. ”Jika kami temukan, tentu akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2018 di area parkir Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Selasa (19/6) kemarin, juga dipantau langsung oleh Wakapolres Banyuwangi Kompol Oskar Syamsuddin.

Untuk pengamanan Selat Bali, petugas juga melakukan patroli bersama Satpol Airud, TNI AL, dan Basarnas. Patroli bersama tersebut dilakukan untuk memantau situasi dan menjaga keamanan lalu lintas penyeberangan.

Sekadar diketahui, selama pelaksanaan operasi Ketupat Semeru 2018 didirikan 17 posko. Satu posko merupakan posko terpadu, 7 pos pelayanan, sedangkan 9 sisanya merupakan pos pengamanan. Total personel yang diterjunkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2018 ini sebanyak 910 orang. Seluruhnya merupakan gabungan dari personel Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.

Selain itu, selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2018 polisi juga menerjunkan personel tambahan dari Brimob dan Gegana masing-masing satu peleton. Semua personel mengenakan rompi antipeluru dan bersenjata lengkap. ”Hingga siang ini (kemarin) pengamanan masih berlangsung lancar, aman terkendali,” tandas Idham Kholid.

(bw/ddy/als/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia