Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kapal Cepat Banyuwangi–Denpasar Jadi Solusi Anti Macet Nataru! dr Agung: Waktu Tempuh Cuma 2 Jam, Tarif Murah!

Sigit Hariyadi • Senin, 17 November 2025 | 14:30 WIB
Dokter Agung Mulyono, Anggota Komisi D DPRD Jatim.
Dokter Agung Mulyono, Anggota Komisi D DPRD Jatim.

RADARBANYUWANGI.ID - Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk menjadi pintu masuk utama dari Jawa menuju Bali dan sebaliknya. Diakui atau tidak, kepadatan hingga kemacetan panjang kerap terjadi di dua pelabuhan ini.

Namun, baru-baru ini ada layanan kapal cepat rute Banyuwangi-Denpasar yang hadir sebagai alternatif yang efektif dan efieian baik bagi wisatawan maupun pelaku usaha. Berikut wawancara Jawa Pos Radar Banyuwangi dengan Anggota DPRD Jatim dr Agung Mulyono.

Apa manfaat kapal cepat ini?

Kapal cepat yang di-launching pada Agustus lalu merupakan alternatif moda transportasi laut yang sudah ada. Perjalanan Banyuwangi-Denpasar memakan waktu sekitar 2 sampai 2,5 jam. Menurut saya, ini bisa menjadi solusi kemacetan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tarifnya kompetitif, VIP sekitar Rp 250 ribu dan regular Rp 225 ribu. Apalagi dengan waktu yang lebih cepat, hampir separo dibandingkan perjalanan darat.

Inovasi ini apakah menjadi prioritas?

Di Provinsi Jatim, ini menjadi prioritas. Namun ini perlu sosialisasi dan perlu orang agar mau mencoba. Sempat kami usulkan untuk tahap awal digratiskan dahulu biar orang mencoba. Hanya saja, pesan saya, keselamatan harus diprioritaskan.

Apa peran Komisi D DPRD Jatim untuk mendukung inovasi ini?

Bagi kami, program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bagus harus didukung. Salah satu peran DPRD adalah penganggaran, juga pengawasan. Jadi, OPD mana pun yang memiliki inovasi yang bagus, parti kami dukung. Kapal cepat ini salah satu inovasi Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim selain TransJatim.

Motivasi utama untuk pengembangan transportasi di Selat Bali?

Dengan waktu tempuh yang lebih cepat, harapannya minat orang menggunakan transportasi ini semakin tinggi. Para pebisnis tentu ingin cepat. Ke depan, dampaknya adalah peningkatan ekonomi serta melipat jarak antara Banyuwangi dan Bali. Harapan kita, Banyuwangi bisa menjadi destinasi wisata kedua setelah Bali.

Apa urgansi peningkatan layanan dan infrastruktur transportasi laut di Selat Bali?

Image orang yang mau ke Bali –terutama pada momentum tertentu seperti libur Nataru, atau hari besar yang lain– kan macet. Ini paling tidak bisa menjadi solusi alternatif.

Apa tantangan yang dihadapi untuk pengembangan transportasi kapal cepat ini?

Tantangan utamanya dalah sosialisasi agar masyarakat mau mencoba dan paham tentang kapal cepat ini. Ini kan baru satu unit. Perlu marketing. Tak kenal maka tak sayang. Intensitas orang yang melakukan perjalanan Banyuwangi-Bali dan sebaliknya sangat tinggi. Paling tidak sekian persen bisa mencoba kapal cepat ini. Sedangkan secara teknis, kami belum mendapat keluhan dari Dishub Jatim.

Apa dampak bagi masyarakat Banyuwangi jika inovasi ini berhasil?

Kami tentu ingin layanan kapal cepat ini memberikan dampak positif bagi warga Banyuwangi. Yang nomor satu adalah dampak ekonomi. Ini juga akan berdampak pada sektor pariwisata. Jika transportasi semakin mudah dan cepat, wisatawan asing yang berlibur di Bali, bisa mencoba berlibur ke Banyuwangi dan sekitarnya, termasuk ke Situbondo, Bondowoso.

Bagaimana Potensi jangka panjang transportasi laut sebagai penghubung antarwilayah di Jatim?

Dengan percepatan transportasi ini, harapannya perpindahan orang semakin cepat. Perputaran ekonomi juga semakin cepat. Untuk masyarakat lokal, semakin banyak orang atau wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi, maka perputaran ekonomi di Banyuwangi semakin tinggi. Dampak selanjutnya, kuliner di Banyuwangi juga laku, beli oleh-oleh, penginapan juga semakin banyak tamu, dan lain sebagainya. Pelaku usaha transportasi, misalnya armada angkutan umum online juga kecipratan. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#kapal cepat #denpasar #dr Agung Mulyono #banyuwangi #dprd jawa timur