Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Peringati Nuzulul Qur’an, Gelar Khataman Akbar di Pendapa dan Pemkab

Ali Sodiqin • Sabtu, 1 Mei 2021 | 20:50 WIB
peringati-nuzulul-quran-gelar-khataman-akbar-di-pendapa-dan-pemkab
peringati-nuzulul-quran-gelar-khataman-akbar-di-pendapa-dan-pemkab


RadarBanyuwangi.id –  Pemkab Banyuwangi menggelar khataman akbar kemarin. Kegiatan religi ini digelar dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an menyambut 17 Ramadan. Tak kurang dari 250 hafidhoh yang tergabung dalam Jamiyyah Hifdzil Qur’an (JHQ) Banyuwangi mengikuti kegiatan tersebut.



Sesuai protokol kesehatan, kegiatan digelar di dua tempat, yaitu Pendapa Sabha Swagata Blambangan dan kantor Pemkab Banyuwangi. Mereka mengkhatamkan Alquran dari pagi hingga sore hari pada Rabu (28/4).



Rangkaian acara tersebut merupakan bagian dari munajat untuk keselamatan bangsa. Dengan berkah turunnya Alquran diharapkan berbagai tantangan bangsa, khususnya di Banyuwangi dapat dilewati dengan baik. ”Bangsa kita sedang berduka. Di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum reda, kita mendengar kabar kapal selam KRI Nanggala-402 tenggelam. Semoga dengan berkah khataman Alquran ini, bangsa Indonesia pada umumnya dan Banyuwangi pada khususnya, diberikan keselamatan dan kesejahteraan,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.



Khotmil Qur’an diikuti oleh ibu nyai dari sejumlah pesantren di Banyuwangi. Di antaranya Ibu Nyai Hj Handariyatul Masruroh Syafaat dari PP Darussalam Blokagung, Tegalsari; Nyai Hj As’adah Askandar dari PP Mambaul Ulum Sumberberas, Muncar; Nyai Hafidzah; Nyai Nikmatur Rohmah; dan Nyai Mahmudah Ahmad serta sejumlah ibu nyai lainnya.



Setelah khatam, semua peserta berkumpul kembali di pendapa untuk melaksanakan doa bersama Khotmil Qur’an. Semua jajaran SKPD turut hadir. Tak terkecuali Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah.



Setelah doa dilanjutkan dengan mauidzah hasanah. Nyai Handariyatul Masruroh yang didaulat untuk memberikan tausiyah. Ia mengungkapkan kaitan antara Alquran dan kaum perempuan. "Kebetulan ini masih bulan April, bulannya ibu Kartini, perlu kiranya mengetahui bahwasannya beliau adalah sosok yang memiliki perhatian yang tinggi terhadap Alquran," paparnya.



Sebagaimana diketahui, Kartini merupakan sosok perempuan Nusantara yang mendorong pembelajaran tafsir Alquran berbahasa Jawa terhadap kaum perempuan. Dari pemahamannya terhadap nilai-nilai Alquran inilah, menginspirasi perjuangannya dalam memperjuangkan emansipasi kaum wanita.



"Sebagai penghafal Alquran kita harus belajar kepada ibu Kartini. Bagaimana beliau memperjuangkan kesetaraan pendidikan  hingga jaminan kesehatan bagi kaum perempuan. Karena hal tersebut adalah spirit dari Alquran itu sendiri," pungkasnya.



Di ujung acara, Bupati Banyuwangi juga menyalurkan bantuan usaha untuk 20 orang hafidzah. Dengan total bantuan sebesar Rp 50 juta. (aif/c1)



Editor : Ali Sodiqin
#pemkab banyuwangi