BANYUWANGI - Bagaimana tanggapan Yusuf Widyatmoko maupun Riza Aziziy terkait putusan MK tersebut? Wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi berusaha nyanggong di rumah Yusuf di Perumahan Mendut Regency sore kemarin (15/2). Namun, yang bersangkutan tidak ada di rumah. Orang-orang dekatnya menyebut jika Yusuf sedang ada acara di luar. ”Pak Yusuf gak di rumah. Nanti tak kabari kalau sudah datang,” kata Rudi Santoso, orang dekat Yusuf.
Begitu juga dengan Riza Aziziy. Ketika dihubungi Jawa Pos Radar Banyuwangi, Gus Riza belum bisa memberikan keterangan. Namun, pada pukul 19.53, Gus Riza mengunggah perihal putusan MK di akun Facebook-nya Riza Aziziy Hisyam.
Berikut isi unggahannya tersebut:
”Sore ini pukul 17.35 Mahkamah Konstitusi telah memutus sengketa Pilkada Banyuwangi yang hasilnya Mahkamah menerima eksepsi pihak termohon. Artinya, permohonan kami tidak dapat diterima oleh mahkamah. Satu putusan yang tentu saja menyedihkan bagi seluruh pendukung kami.
Melalui tulisan ini saya ingin terus menguatkan pendukung, life must go on, monggo terus bekerja & berikhtiar di jalur perjuangan bapak/ibu. Jadilah pribadi-pribadi yang sholeh secara vertikal & horizontal. Karena dengan kesalehan itu suatu saat kita akan diganjar dengan ganjaran yang berlipat dan tidak pernah kita sangka sebelumnya.
Saya teringat hadits Nabi, ’sebaik-baik perkara adalah pemerintahan bagi yang mengambilnya dengan benar dan halal, dan seburuk-buruk perkara adalah juga pemerintahan bagi yang mengambilnya secara tidak benar, ia akan menjadi penyesalan pada hari kiamat.’ (HR. Thabrani).
Biarkan Ipuk-Sugirah bekerja membangun Banyuwangi, jika Banyuwangi menjadi lebih baik di bawah kepemimpinannya tentu akan menjadi amalnya. Namun jika sebaliknya, yakinlah Tuhan akan menghadirkan yang lebih baik karena kekuasaan di muka bumi ini adalah milik-Nya,”demikian tulis Gus Riza dalam unggahan di Facebook. (aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin