Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

7 Petahana DPRD Banyuwangi Periode 2019-2024 Bakal Tinggalkan Gedung Dewan, Ini Nama dan Asal Partainya

Sigit Hariyadi • Senin, 25 Maret 2024 | 17:19 WIB

GEDUNG DEWAN: Tujuh petahanan DPRD Banyuwangi periode 2019-2024 tidak akan berkantor lagi di Gedung Dewan
GEDUNG DEWAN: Tujuh petahanan DPRD Banyuwangi periode 2019-2024 tidak akan berkantor lagi di Gedung Dewan
Radarbanyuwangi.id – Sebanyak tujuh anggota DPRD Banyuwangi periode 2019–2024 dipastikan tak kembali melenggang ke gedung dewan untuk periode lima tahun ke depan.

Bahkan, kepastian itu bisa diketahui sejak jauh hari sebelum coblosan Pemilu 2024 yang digelar pada 14 Februari lalu.

Ya, tujuh wakil rakyat hasil Pemilu 2019 itu bakal menanggalkan jabatan wakil rakyat Bumi Blambangan lantaran mereka tidak mencalonkan diri pada pemilihan anggota DPRD Banyuwangi periode 2024–2029.

 Penyebabnya beragam. Ada yang memilih maju pada kontestasi pemilihan anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi Jatim, hingga alasan kesehatan dan lain sebagainya.

Tujuh wakil rakyat dimaksud berasal dari empat parpol berbeda. Di antaranya Made Suwastiko asal PDIP, Ali Mustofa asal NasDem, dan Ahmad Munib Syafaat alias Gus Munib asal PKB.

Made Suwastiko yang notabene sudah tiga periode menjadi anggota dewan mengaku tidak kembali maju pada kontestasi Pemilu 2024 lantaran ingin ”beristirahat”.

”Giliran yang lain,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Berbeda dengan Made Suwastiko, anggota dewan asal NasDem Ali Mustofa sebenarnya tidak absen pada pemilu lalu.

Namun demikian, Ali dipastikan akan meninggalkan gedung DPRD Banyuwangi pada akhir masa jabatan dewan periode 2019–2024 lantaran dia mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Jatim pada Pemilu 2024.

Lain lagi alasan Gus Munib tidak kembali maju pada pemilihan anggota DPRD Banyuwangi.

Pria yang juga rektor Universitas KH Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung Banyuwangi ini mengaku ingin konsentrasi di kampus.

Namun, saat dikonfirmasi soal kabar yang menyebutkan dirinya akan mencalonkan diri pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Banyuwangi 2024, Gus Munib menjawab diplomatis.

”Kita lihat perkembangannya,” kata ditemui di kantor DPRD Banyuwangi beberapa waktu lalu.

Sementara itu, ada tiga anggota dewan asal PPP yang tidak kembali maju pada pemilihan legislatif (pileg) tingkat Banyuwangi.

Mereka adalah Basir, Syamsul Arifin, dan Hasanuddin.

Basir yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Banyuwangi maju sebagai calon anggota DPR RI, sedangkan

Syamsul maju sebagai calon anggota DPRD Jatim. ”Saya ke provinsi karena sudah terlalu lama di kabupaten, yakni sebanyak tiga kali. Saya ingin memberi kesempatan yang lain untuk mencoba di tingkat kabupaten. Terutama bagi generasi muda atau pun caleg baru lainnya,” kata Syamsul.

Lain Basir dan Syamsul, lain pula Hasanuddin. Sebelum tahap pendaftaran calon anggota DPRD Banyuwangi dibuka tahun 2023 lalu, Hasanuddin sudah santer dikabarkan tidak kembali mencalonkan diri lantaran mempertimbangkan kondisi kesehatannya.

Hal itu terbukti saat KPU Banyuwangi mengumumkan daftar calon sementara (DCS) anggota DPRD Banyuwangi pada Agustus 2023 lalu.

Kala itu, tidak ada nama Hasanuddin di deretan caleg PPP.

Puncaknya pada akhir September lalu, posisi Hasanuddin di DPRD Banyuwangi digantikan oleh sejawatnya sesama kader PPP, yakni Hasan Syafi’i melalui mekanisme penggantian antar waktu (PAW).

Penggantian wakil rakyat itu dilakukan pada forum rapat paripurna istimewa dewan.

Hasanuddin digantikan oleh Hasan saat masa jabatan anggota DPRD Banyuwangi periode 2019–2024 tersisa sekitar sepuluh bulan.

Masa bakti dewan periode ini bakal berakhir pada 21 Agustus mendatang.

”Perolehan suara Hasan tepat di bawah Hasanuddin. Pelantikan ini dilakukan agar Hasan Syafi’i mampu melanjutkan tugas Hasanudin yang sakit. Baik tugas pemerintahan sebagai anggota DPRD maupun tugas partai,” kata Basir dikonfirmasi usai pelantikan Hasan di gedung DPRD Banyuwangi pada September tahun lalu.

Sementara itu, Hasan kembali mencoba peruntungan pada Pemilu 2024. Dia menjadi caleg PPP di Daerah Pemilihan (Dapil) Banyuwangi 3.

Namun, berdasar hasil rekapitulasi suara tingkat kabupaten, Hasan nyaris pasti gagal melenggang ke gedung DPRD Banyuwangi. (sgt/c1)

Editor : Niklaas Andries
#nasdem #DPRD Banyuwangi #dprd jatim #pdip #Diplomatis #pemilu 2024 #anggota dprd #Periode 2024 2029 #rapat paripurna #ppp #UIMSYA #wakil rakyat #dcs #pilbub #DPRD Provinsi Jatim #PERIODE 2019-2024 #banyuwangi #dprd ri