alexametrics
23.3 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Wow, Sentra Produksi Batik Makin Merata di Seluruh Banyuwangi

KABAT – Tumbuhnya sentra produksi batik sepertinya semakin merata di penjuru Banyuwangi. Seperti di RT 1 RW 1, Dusun Kepuh, Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat. Bersama lima sentra lainnya, mereka tumbuh dalam kurun waktu enam tahun ini.

Kepala Desa Pakistaji Mustain menyebutkan, perkembangan sentra batik di Desa Pakistaji berjalan sejak enam tahun ini. Dari perintisan saat ini sudah berkembang menjadi lima titik dengan ragam produksi yang memiliki ciri khas masing-masing.

Selain batik tulis, sebagian berupa batik yang digunakan di pantai. ”Ada lima titik perajin batik, ada tulis dan model batik sarung pantai,” terangnya.

Keberadaan sentra ini, menurut Mustain, cukup membantu perkembangan ekonomi desa. Warga juga terpicu membuka peluang usaha setelah melihat perkembangan batik yang cukup bagus. ”Serapan tenaga kerja ya cukup lumayan, banyak warga yang tertarik mencoba,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kedapatan Ini, Penjual Dan Pembeli Bisa Terancam 5 Tahun. WAJIB TAHU

Selama ini, pihak desa juga mendorong agar produksi ini bisa semakin besar. Desa membantu dalam proses pemasaran secara online, juga dikenalkan secara langsung pada momen tertentu ketika ada kunjungan. Meski terkesan sederhana, namun sinergitas ini bisa menggenjot peningkatan hingga 70 persen dari produksi awal.  ”Desa selama ini membantu promosi lewat website desa dan Twitter. Kalau ada kunjungan diarahkan ke sana,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang sempat meninjau secara langsung proses pembuatan batik tulis ini mengaku senang. Pasalnya, geliat produksi batik yang menggunakan motif Banyuwangi saat ini cukup diminati. Bahkan, perkembangan dan geliat usaha mengalami peningkatan yang cukup baik. 

Baca Juga :  Pilihlah Caleg Yang Amanah

Hal ini tidak lepas dari peran serta pemerintah dalam memberdayakan produsen batik untuk lebih baik. ”Sejak lima–enam tahun ini batik berkembang, setelah kita ada pelatihan dan berbagai festival,” ucapnya.

KABAT – Tumbuhnya sentra produksi batik sepertinya semakin merata di penjuru Banyuwangi. Seperti di RT 1 RW 1, Dusun Kepuh, Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat. Bersama lima sentra lainnya, mereka tumbuh dalam kurun waktu enam tahun ini.

Kepala Desa Pakistaji Mustain menyebutkan, perkembangan sentra batik di Desa Pakistaji berjalan sejak enam tahun ini. Dari perintisan saat ini sudah berkembang menjadi lima titik dengan ragam produksi yang memiliki ciri khas masing-masing.

Selain batik tulis, sebagian berupa batik yang digunakan di pantai. ”Ada lima titik perajin batik, ada tulis dan model batik sarung pantai,” terangnya.

Keberadaan sentra ini, menurut Mustain, cukup membantu perkembangan ekonomi desa. Warga juga terpicu membuka peluang usaha setelah melihat perkembangan batik yang cukup bagus. ”Serapan tenaga kerja ya cukup lumayan, banyak warga yang tertarik mencoba,” ungkapnya.

Baca Juga :  Omah Singgah Dokter Agung ‘SDA’ Jadi Program Komunikasi

Selama ini, pihak desa juga mendorong agar produksi ini bisa semakin besar. Desa membantu dalam proses pemasaran secara online, juga dikenalkan secara langsung pada momen tertentu ketika ada kunjungan. Meski terkesan sederhana, namun sinergitas ini bisa menggenjot peningkatan hingga 70 persen dari produksi awal.  ”Desa selama ini membantu promosi lewat website desa dan Twitter. Kalau ada kunjungan diarahkan ke sana,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang sempat meninjau secara langsung proses pembuatan batik tulis ini mengaku senang. Pasalnya, geliat produksi batik yang menggunakan motif Banyuwangi saat ini cukup diminati. Bahkan, perkembangan dan geliat usaha mengalami peningkatan yang cukup baik. 

Baca Juga :  Belajar Membatik, Sandiaga Uno Janji Dukung Penuh Para Pembatik

Hal ini tidak lepas dari peran serta pemerintah dalam memberdayakan produsen batik untuk lebih baik. ”Sejak lima–enam tahun ini batik berkembang, setelah kita ada pelatihan dan berbagai festival,” ucapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Buah Terverifikasi

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/