alexametrics
30.7 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Bupati Ipuk Minta Dinkes Fasilitasi Pasar Takjil Ramadan

BANYUWANGI – Perhatian bagi para jajaran dinas, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa se-Banyuwangi. Bupati Ipuk Fiestiandani meminta mereka memfasilitasi dan mendukung pelaksanaan pasar takjil di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

Kepada jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes), Ipuk meminta instansi tersebut membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di pasar takjil untuk menjaga higienitas produk. ”Sehingga, insya Allah dagangan mereka akan semakin laris karena masyarakat yakin dengan kualitas makanan-minumannya,” ujarnya.

Selain itu, Ipuk menginstruksikan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan laboratorium kesehatan daerah (labkesda) untuk aktif jemput bola membantu pedagang kaki lima (PKL) dan UMKM. ”Datangi UMKM, bantu mereka menyiapkan diri mengikuti pasar takjil,” pintanya.

Bukan itu saja, Ipuk juga meminta dinas-dinas, pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa untuk bergerak memfasilitasi pasar takjil. ”Tata dengan baik, fasilitasi, dan dukung karena UMKM ini pahlawan ekonomi, berjuang mencari nafkah untuk keluarga termasuk lewat pasar takjil,” tuturnya.

Bupati Ipuk menambahkan, pasar takjil ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di Banyuwangi. Bakal ada ratusan pasar takjil di seluruh Banyuwangi, di setiap desa atau kelurahan dipastikan ada. ”Ekonomi rakyat harus tetap jalan. Untuk itu, seperti tahun lalu, saya mengizinkan pasar takjil beroperasi dengan protokol kesehatan. Ini instrumen pemulihan ekonomi menuju Banyuwangi Rebound, gerakan kita bersama untuk pulih dari pandemi,” kata dia.

Menurut Ipuk, pasar takjil menjadi salah satu ciri khas penanda antusiasme masyarakat dalam menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan. ”Pasar takjil menghadirkan berkah ekonomi sekaligus berkah persaudaraan karena semua warga guyub berinteraksi satu sama lain saat mencari makanan-minuman favoritnya,” ujarnya.

Disinggung soal makanan-minuman favorit di pasar takjil yang kerap dibeli Ipuk tahun-tahun sebelumnya, dia menyebut kuliner Banyuwangi hanya memiliki dua kriteria, yakni enak dan enak banget. ”Favorit saya patola, kopyor roti, dan kolak pisang,” pungkasnya.

BANYUWANGI – Perhatian bagi para jajaran dinas, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa se-Banyuwangi. Bupati Ipuk Fiestiandani meminta mereka memfasilitasi dan mendukung pelaksanaan pasar takjil di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

Kepada jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes), Ipuk meminta instansi tersebut membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di pasar takjil untuk menjaga higienitas produk. ”Sehingga, insya Allah dagangan mereka akan semakin laris karena masyarakat yakin dengan kualitas makanan-minumannya,” ujarnya.

Selain itu, Ipuk menginstruksikan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan laboratorium kesehatan daerah (labkesda) untuk aktif jemput bola membantu pedagang kaki lima (PKL) dan UMKM. ”Datangi UMKM, bantu mereka menyiapkan diri mengikuti pasar takjil,” pintanya.

Bukan itu saja, Ipuk juga meminta dinas-dinas, pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa untuk bergerak memfasilitasi pasar takjil. ”Tata dengan baik, fasilitasi, dan dukung karena UMKM ini pahlawan ekonomi, berjuang mencari nafkah untuk keluarga termasuk lewat pasar takjil,” tuturnya.

Bupati Ipuk menambahkan, pasar takjil ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di Banyuwangi. Bakal ada ratusan pasar takjil di seluruh Banyuwangi, di setiap desa atau kelurahan dipastikan ada. ”Ekonomi rakyat harus tetap jalan. Untuk itu, seperti tahun lalu, saya mengizinkan pasar takjil beroperasi dengan protokol kesehatan. Ini instrumen pemulihan ekonomi menuju Banyuwangi Rebound, gerakan kita bersama untuk pulih dari pandemi,” kata dia.

Menurut Ipuk, pasar takjil menjadi salah satu ciri khas penanda antusiasme masyarakat dalam menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan. ”Pasar takjil menghadirkan berkah ekonomi sekaligus berkah persaudaraan karena semua warga guyub berinteraksi satu sama lain saat mencari makanan-minuman favoritnya,” ujarnya.

Disinggung soal makanan-minuman favorit di pasar takjil yang kerap dibeli Ipuk tahun-tahun sebelumnya, dia menyebut kuliner Banyuwangi hanya memiliki dua kriteria, yakni enak dan enak banget. ”Favorit saya patola, kopyor roti, dan kolak pisang,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/