alexametrics
27.6 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Sertifikasi Keahlian bagi Pencari Kerja

Pembukaan lapangan pekerjaan menjadi fokus calon Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas. Ipuk akan memfasilitasi para pencari kerja dengan sertifikasi keahlian atau sertifikasi kompetensi kerja.

”Dengan sertifikasi tersebut akan memudahkan warga Banyuwangi untuk mencari pekerjaan sesuai dengan keterampilan dan keahliannya. Di sisi lain, ini juga akan membantu dunia usaha untuk mendapatkan SDM,” kata Ipuk.

Ipuk mengatakan, kepemilikan sertifikasi akan menjadi nilai lebih di mata perusahaan atau instansi terhadap warga Banyuwangi yang sedang mencari pekerjaan. Sebab, sertifikasi merupakan suatu pengakuan terhadap tenaga kerja yang mempunyai pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai dengan standar kompetensi kerja yang telah dipersyaratkan.

”Sertifikasi ini macam-macam, ada teknik dan non-teknik. Misalnya sertifikasi bahasa asing, operator alat berat, teknologi informasi, bidang keamanan, dan sebagainya. Dan itu untuk urus sertifikasi cukup mahal, ke depan kami akan memfasilitasi gratis,” ujarnya.

Ipuk menjelaskan banyak keuntungan yang didapat dengan memiliki sertifikasi kompetensi atau keahlian. Seperti kredibilitas dan kepercayaan dirinya akan meningkat karena memiliki bukti bahwa kompetensi yang dimiliki telah diakui. Nilai dalam rekrutmen tenaga kerja juga akan lebih meningkat. ”Dengan demikian kesempatan berkarir akan lebih besar, karena memiliki parameter yang jelas akan adanya keahlian dan pengetahuan yang dimiliki,” jelas Ipuk.

Menurut Ipuk, sertifikasi ini sangat dibutuhkan anak muda di Banyuwangi. Ipuk sendiri menargetkan bisa membuka 10.000 lapangan pekerjaan.

       Koordinator kegiatan Gus Mufti Anam menambahkan, harus ada bedanya antara yang tidak bersertifikat dan yang sudah bersertifikat. Tenaga kerja bersertifikat ada jaminan mutunya sehingga berhak mendapatkan pendapatan lebih. Bukan hanya penghasilan namun juga asuransi.

       Anam menjelaskan dengan mengantongi sertifikasi tenaga kerja kredibilitas dan kepercayaan pencari kerja akan meningkat. Kedua, mempunyai bukti bahwa kompetensi yang dimiliki telah diakui. Ketiga, bertambahnya niali jual dalam rekrutmen tenaga kerja. ”Selain itu kesempatan berkarir lebih besar dan mempunyai parameter yang jelas akan adanya keahlian dan pengetahuan yang dimiliki,’’ jelas Anam. (sgt/aif/c1)

Pembukaan lapangan pekerjaan menjadi fokus calon Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas. Ipuk akan memfasilitasi para pencari kerja dengan sertifikasi keahlian atau sertifikasi kompetensi kerja.

”Dengan sertifikasi tersebut akan memudahkan warga Banyuwangi untuk mencari pekerjaan sesuai dengan keterampilan dan keahliannya. Di sisi lain, ini juga akan membantu dunia usaha untuk mendapatkan SDM,” kata Ipuk.

Ipuk mengatakan, kepemilikan sertifikasi akan menjadi nilai lebih di mata perusahaan atau instansi terhadap warga Banyuwangi yang sedang mencari pekerjaan. Sebab, sertifikasi merupakan suatu pengakuan terhadap tenaga kerja yang mempunyai pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai dengan standar kompetensi kerja yang telah dipersyaratkan.

”Sertifikasi ini macam-macam, ada teknik dan non-teknik. Misalnya sertifikasi bahasa asing, operator alat berat, teknologi informasi, bidang keamanan, dan sebagainya. Dan itu untuk urus sertifikasi cukup mahal, ke depan kami akan memfasilitasi gratis,” ujarnya.

Ipuk menjelaskan banyak keuntungan yang didapat dengan memiliki sertifikasi kompetensi atau keahlian. Seperti kredibilitas dan kepercayaan dirinya akan meningkat karena memiliki bukti bahwa kompetensi yang dimiliki telah diakui. Nilai dalam rekrutmen tenaga kerja juga akan lebih meningkat. ”Dengan demikian kesempatan berkarir akan lebih besar, karena memiliki parameter yang jelas akan adanya keahlian dan pengetahuan yang dimiliki,” jelas Ipuk.

Menurut Ipuk, sertifikasi ini sangat dibutuhkan anak muda di Banyuwangi. Ipuk sendiri menargetkan bisa membuka 10.000 lapangan pekerjaan.

       Koordinator kegiatan Gus Mufti Anam menambahkan, harus ada bedanya antara yang tidak bersertifikat dan yang sudah bersertifikat. Tenaga kerja bersertifikat ada jaminan mutunya sehingga berhak mendapatkan pendapatan lebih. Bukan hanya penghasilan namun juga asuransi.

       Anam menjelaskan dengan mengantongi sertifikasi tenaga kerja kredibilitas dan kepercayaan pencari kerja akan meningkat. Kedua, mempunyai bukti bahwa kompetensi yang dimiliki telah diakui. Ketiga, bertambahnya niali jual dalam rekrutmen tenaga kerja. ”Selain itu kesempatan berkarir lebih besar dan mempunyai parameter yang jelas akan adanya keahlian dan pengetahuan yang dimiliki,’’ jelas Anam. (sgt/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Menu Nusantara untuk Berbuka Puasa

Puisi oleh Ajmal Nour

Artikel Terbaru

/