alexametrics
23.9 C
Banyuwangi
Wednesday, August 17, 2022

Siap-siap Verifikasi Faktual Dukungan DPD

BANYUWANGI – Rangkaian persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 terus bergulir. Saat sejumlah partai politik (parpol) sibuk membuka pendaftaran dan seleksi bakal calon anggota legislatif (bacaleg), jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) kini bersiap melakukan verifikasi dukungan bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Sekadar diketahui, jumlah pendaftar calon anggota DPD asal Jatim mencapai 34 orang. Mereka telah dinyatakan lolos karena telah mengirimkan lebih dari lima ribu bukti dukungan berupa fotokopi kartu tanda penduduk (KTP).

Nah, untuk memastikan keabsahan dukungan tersebut, jajaran KPU akan melakukan verifikasi faktual dengan mengecek langsung ke lapangan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan apakah orang yang fotokopi KTP-nya disetrorkan sebagai bukti dukungan kepada calon anggota DPD benar-benar memberikan dukungan ataukah tidak.

Baca Juga :  Mutasi Besar-besaran: Lurah, Camat, dan Kepala Dinas Bakal Kena Rotasi

Dikonfirmasi kemarin (29/4) komisioner KPU Banyuwangi Edi Saiful Anwar mengatakan sebelum melakukan verifikasi faktual, KPU Provinsi Jatim kini tengah melakukan verifikasi administrasi terhadap seluruh calon anggota DPD tersebut. “Selain verifikasi administrasi, KPU Jatim juga melakukan analisis dukungan ganda terhadap calon anggota DPD,” ujarnya.

Mengacu Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang tahapan, program, dan jadwal Pemilu 2019, masing-masing calon anggota DPD punya kesempatan melakukan perbaikan syarat dukungan pada 14 Mei sampai 20 Mei. Selanjutnya, KPU Provinsi akan kembali melakukan verifikasi administrasi dokumen syarat dukungan hasil perbaikan tersebut.

Selanjutnya, KPU provinsi akan syarat dukungan calon anggota DPD tersebut kepada KPU kabupaten/kota. Setelah menerima dokumen tersebut, KPU Banyuwangi akan verifikasi faktual syarat dukungan calon anggota DPD. “Mengacu Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2018 tentang pencalonan perseorangan peserta pemilu anggota DPD, verifikasi faktual terhadap dukungan dilakukan dengan sampel acak sederhana sebanyak sepuluh persen dari jumlah dukungan di kabupaten/kota. Itu apabila dukungan yang diserahkan dan dinyatakan memenuhi syarat lebih dari sepuluh orang. Apabila jumlah dukungan di kabupaten tersebut hanya sepuluh orang atau kurang, maka verifikasi faktual dilakukan secara sensus alias didatangi semua,” pungkas Edi.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan Joe Biden Bahas Geopolitik Indo Pacific

BANYUWANGI – Rangkaian persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 terus bergulir. Saat sejumlah partai politik (parpol) sibuk membuka pendaftaran dan seleksi bakal calon anggota legislatif (bacaleg), jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) kini bersiap melakukan verifikasi dukungan bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Sekadar diketahui, jumlah pendaftar calon anggota DPD asal Jatim mencapai 34 orang. Mereka telah dinyatakan lolos karena telah mengirimkan lebih dari lima ribu bukti dukungan berupa fotokopi kartu tanda penduduk (KTP).

Nah, untuk memastikan keabsahan dukungan tersebut, jajaran KPU akan melakukan verifikasi faktual dengan mengecek langsung ke lapangan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan apakah orang yang fotokopi KTP-nya disetrorkan sebagai bukti dukungan kepada calon anggota DPD benar-benar memberikan dukungan ataukah tidak.

Baca Juga :  Halalbihalal, Para Pendiri PD Doakan Ani Yudhoyono

Dikonfirmasi kemarin (29/4) komisioner KPU Banyuwangi Edi Saiful Anwar mengatakan sebelum melakukan verifikasi faktual, KPU Provinsi Jatim kini tengah melakukan verifikasi administrasi terhadap seluruh calon anggota DPD tersebut. “Selain verifikasi administrasi, KPU Jatim juga melakukan analisis dukungan ganda terhadap calon anggota DPD,” ujarnya.

Mengacu Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang tahapan, program, dan jadwal Pemilu 2019, masing-masing calon anggota DPD punya kesempatan melakukan perbaikan syarat dukungan pada 14 Mei sampai 20 Mei. Selanjutnya, KPU Provinsi akan kembali melakukan verifikasi administrasi dokumen syarat dukungan hasil perbaikan tersebut.

Selanjutnya, KPU provinsi akan syarat dukungan calon anggota DPD tersebut kepada KPU kabupaten/kota. Setelah menerima dokumen tersebut, KPU Banyuwangi akan verifikasi faktual syarat dukungan calon anggota DPD. “Mengacu Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2018 tentang pencalonan perseorangan peserta pemilu anggota DPD, verifikasi faktual terhadap dukungan dilakukan dengan sampel acak sederhana sebanyak sepuluh persen dari jumlah dukungan di kabupaten/kota. Itu apabila dukungan yang diserahkan dan dinyatakan memenuhi syarat lebih dari sepuluh orang. Apabila jumlah dukungan di kabupaten tersebut hanya sepuluh orang atau kurang, maka verifikasi faktual dilakukan secara sensus alias didatangi semua,” pungkas Edi.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan Joe Biden Bahas Geopolitik Indo Pacific

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/