alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Tarik Pemilih dengan Door Prize

BANYUWANGI – Kerja Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) menyukseskan pemilihan gubernur (pilgub) Jatim 2018, dapat apresiasi dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi. Betapa tidak, para petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS), itu berlomba-lomba melakukan terobosan untuk menarik partisipasi pemilih pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

  Apresiasi disampaikan Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wakil Bupati (Wabup) Yusuf Widyatmoko. Anas dan Yusuf didampingi sejumlah anggota Forkopimda serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memantau proses coblosan di sejumlah TPS di wilayah Kota Banyuwangi dan sekitarnya kemarin (27/6).

  Anas bersama rombongan Forkopimda memantau TPS 05 Kelurahan Panderejo, TPS 04 Kelurahan Kampung Mandar, TPS 09 Kelurahan Singonegaran, di Kecamatan Banyuwangi, serta TPS 01 Villa Bukit Mas, Kelurahan/Kecamatan Giri.

Rombongan berangkat dari kantor Pemkab Banyuwangi sekitar pukul 08.30. Di setiap TPS yang disinggahi, Anas beserta rombongan memantau perlengkapan coblosan, seperti surat suara, kotak suara, dan bilik suara. Selain itu, Anas juga memperhatikan pernik-pernik menarik yang ada di masing-masing.

Contohnya di TPS 04 Kampung Mandar. Di lokasi ini, Anas mendapati TPS dikelilingi puluhan door prize digantung di tenda TPS. Ada mi instan, sapu ijuk, gelas plastik, tempat sampah, hingga cairan pembersih lantai kemasan plastik. ”Ini menarik. Bisa memicu warga berbondong-bondong datang ke TPS,” ujarnya.

Dari TPS 04, Anas dan rombongan melanjutkan ke TPS 05 Kelurahan Panderejo dan TPS 09 Singonegaran. TPS 09 Singonegaran dihiasi dengan ornamen barong ini. Selain itu, para petugas TPS juga mengenakan kostum kesenian barong.

Anas menuturkan, berdasar hasil pemantauan langsung yang dia lakukan, pelaksanaan Pilgub di Banyuwangi berlangsung lancar dan aman. ”Secara umum setelah saya keliling tadi, pelaksanaannya bagus, aman, dan berjalan lancar. Bahkan tadi banyak orang tua mengajak anaknya datang ke TPS. Dengan mengajak anak ke TPS seperti ini, saya kira ini suatu pelajaran yang bagus untuk mengenalkan proses demokrasi sejak dini kepada anak. Ini sangat bagus,” kata dia.

Tidak hanya itu, Anas juga menilai inovasi sejumlah TPS dalam menyambut pelaksanaan pilgub ini sangat bagus. ”Saya lihat tadi sejumlah TPS memberikan door prize dan menghias TPS dengan beragam aksesori menunjukkan antusiasme yang tinggi. Ini sesuatu yang patut diapresiasi. Semoga antusiasme dan keterlibatan masyarakat yang tertib ini bisa menunjukkan bahwa kesadaran berpolitik warga Banyuwangi semakin meningkat,” ujarnya.

Hal senada dilontarkan Yusuf. Dikatakan, berbagai inovasi para petugas KPPS tersebut diharapkan dapat menarik para pemilik hak suara berbondong-bondong datang ke TPS. ”Sehingga tingkat partisipasi pemilih bisa meningkat dibandingkan pemilihan bupati (pilbup) 2015,” pungkasnya. (sgt/afi)

BANYUWANGI – Kerja Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) menyukseskan pemilihan gubernur (pilgub) Jatim 2018, dapat apresiasi dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi. Betapa tidak, para petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS), itu berlomba-lomba melakukan terobosan untuk menarik partisipasi pemilih pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

  Apresiasi disampaikan Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wakil Bupati (Wabup) Yusuf Widyatmoko. Anas dan Yusuf didampingi sejumlah anggota Forkopimda serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memantau proses coblosan di sejumlah TPS di wilayah Kota Banyuwangi dan sekitarnya kemarin (27/6).

  Anas bersama rombongan Forkopimda memantau TPS 05 Kelurahan Panderejo, TPS 04 Kelurahan Kampung Mandar, TPS 09 Kelurahan Singonegaran, di Kecamatan Banyuwangi, serta TPS 01 Villa Bukit Mas, Kelurahan/Kecamatan Giri.

Rombongan berangkat dari kantor Pemkab Banyuwangi sekitar pukul 08.30. Di setiap TPS yang disinggahi, Anas beserta rombongan memantau perlengkapan coblosan, seperti surat suara, kotak suara, dan bilik suara. Selain itu, Anas juga memperhatikan pernik-pernik menarik yang ada di masing-masing.

Contohnya di TPS 04 Kampung Mandar. Di lokasi ini, Anas mendapati TPS dikelilingi puluhan door prize digantung di tenda TPS. Ada mi instan, sapu ijuk, gelas plastik, tempat sampah, hingga cairan pembersih lantai kemasan plastik. ”Ini menarik. Bisa memicu warga berbondong-bondong datang ke TPS,” ujarnya.

Dari TPS 04, Anas dan rombongan melanjutkan ke TPS 05 Kelurahan Panderejo dan TPS 09 Singonegaran. TPS 09 Singonegaran dihiasi dengan ornamen barong ini. Selain itu, para petugas TPS juga mengenakan kostum kesenian barong.

Anas menuturkan, berdasar hasil pemantauan langsung yang dia lakukan, pelaksanaan Pilgub di Banyuwangi berlangsung lancar dan aman. ”Secara umum setelah saya keliling tadi, pelaksanaannya bagus, aman, dan berjalan lancar. Bahkan tadi banyak orang tua mengajak anaknya datang ke TPS. Dengan mengajak anak ke TPS seperti ini, saya kira ini suatu pelajaran yang bagus untuk mengenalkan proses demokrasi sejak dini kepada anak. Ini sangat bagus,” kata dia.

Tidak hanya itu, Anas juga menilai inovasi sejumlah TPS dalam menyambut pelaksanaan pilgub ini sangat bagus. ”Saya lihat tadi sejumlah TPS memberikan door prize dan menghias TPS dengan beragam aksesori menunjukkan antusiasme yang tinggi. Ini sesuatu yang patut diapresiasi. Semoga antusiasme dan keterlibatan masyarakat yang tertib ini bisa menunjukkan bahwa kesadaran berpolitik warga Banyuwangi semakin meningkat,” ujarnya.

Hal senada dilontarkan Yusuf. Dikatakan, berbagai inovasi para petugas KPPS tersebut diharapkan dapat menarik para pemilik hak suara berbondong-bondong datang ke TPS. ”Sehingga tingkat partisipasi pemilih bisa meningkat dibandingkan pemilihan bupati (pilbup) 2015,” pungkasnya. (sgt/afi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/