alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

KPU Banyuwangi Mulai Verifikasi Faktual Partai Politik

BANYUWANGI – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Banyuwangi mendapat kesempatan pertama verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebelum melakukan verifikasi faktual terhadap anggota partai, KPU terlebih dahulu melakukan  verifikasi pada beberapa pengurus Perindo Banyuwangi Rabu lalu (20/12).
 
Dalam verifikasi faktual ini, KPU mendatangi kantor Perindo. Dalam kegiatan itu, KPU mencocokkan data-data pengurus Perindo dengan berkas administrasi yang telah diserahkan ke KPU. ”Dalam verifikasi faktual tersebut, kami meneliti kesesuaian data kartu tanda anggota (KTA) dan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) ketua, sekretaris, dan bendahara DPD Perindo Banyuwangi,” ujar Komisioner KPU Banyuwangi Edi Saiful Anwar kemarin (21/12).   

Setelah melakukan verifikasi faktual kepengurusan Perindo, kata Edy, KPU melakukan verifikasi faktual keanggotaan partai yang dibidani Hary Tanoesudibjo tersebut. ”Sesuai ketentuan, verifikasi faktual keanggotaan dilakukan secara sampling terhadap sepuluh persen dari seluruh data keanggotaan yang diserahkan kepada KPU,” jelasnya.

Edi mengatakan, Perindo menyerahkan data anggota sekitar 2.000 orang. Dari jumlah 2.000 itu, KPU hanya melakukan verifikasi faktual pada 200 orang dengan caranya mendatangi satu per satu untuk memastikan apakah yang bersangkutan benar-benar anggota parpol tersebut atau tidak.

Sementara itu, nasib Partai Berkarya tidak seberuntung Perindo. Meski sama-sama dinyatakan memenuhi syarat administrasi kepengurusan dan keanggotaan di tingkat Banyuwangi, ternyata Partai Berkarya tidak memenuhi persyaratan di tingkat pusat. Karena itu, proses verifikasi Partai Berkarya sebagai calon peserta pemilu di semua jenjang tidak bisa dilanjutkan, termasuk di Banyuwangi.  Sebaliknya, meski tidak lolos verifikasi administrasi di Banyuwangi, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ditetapkan lolos verifikasi tingkat pusat. ”Untuk PSI, akan berkonsultasi apakah perlu verifikasi faktual di Banyuwangi ataukah tidak. Karena saat verifikasi administrasi di tingkat Banyuwangi, PSI tidak lolos. Verifikasi faktual ini hanya dilakukan pada partai baru saja,” pungkas Edi.

BANYUWANGI – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Banyuwangi mendapat kesempatan pertama verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebelum melakukan verifikasi faktual terhadap anggota partai, KPU terlebih dahulu melakukan  verifikasi pada beberapa pengurus Perindo Banyuwangi Rabu lalu (20/12).
 
Dalam verifikasi faktual ini, KPU mendatangi kantor Perindo. Dalam kegiatan itu, KPU mencocokkan data-data pengurus Perindo dengan berkas administrasi yang telah diserahkan ke KPU. ”Dalam verifikasi faktual tersebut, kami meneliti kesesuaian data kartu tanda anggota (KTA) dan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) ketua, sekretaris, dan bendahara DPD Perindo Banyuwangi,” ujar Komisioner KPU Banyuwangi Edi Saiful Anwar kemarin (21/12).   

Setelah melakukan verifikasi faktual kepengurusan Perindo, kata Edy, KPU melakukan verifikasi faktual keanggotaan partai yang dibidani Hary Tanoesudibjo tersebut. ”Sesuai ketentuan, verifikasi faktual keanggotaan dilakukan secara sampling terhadap sepuluh persen dari seluruh data keanggotaan yang diserahkan kepada KPU,” jelasnya.

Edi mengatakan, Perindo menyerahkan data anggota sekitar 2.000 orang. Dari jumlah 2.000 itu, KPU hanya melakukan verifikasi faktual pada 200 orang dengan caranya mendatangi satu per satu untuk memastikan apakah yang bersangkutan benar-benar anggota parpol tersebut atau tidak.

Sementara itu, nasib Partai Berkarya tidak seberuntung Perindo. Meski sama-sama dinyatakan memenuhi syarat administrasi kepengurusan dan keanggotaan di tingkat Banyuwangi, ternyata Partai Berkarya tidak memenuhi persyaratan di tingkat pusat. Karena itu, proses verifikasi Partai Berkarya sebagai calon peserta pemilu di semua jenjang tidak bisa dilanjutkan, termasuk di Banyuwangi.  Sebaliknya, meski tidak lolos verifikasi administrasi di Banyuwangi, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ditetapkan lolos verifikasi tingkat pusat. ”Untuk PSI, akan berkonsultasi apakah perlu verifikasi faktual di Banyuwangi ataukah tidak. Karena saat verifikasi administrasi di tingkat Banyuwangi, PSI tidak lolos. Verifikasi faktual ini hanya dilakukan pada partai baru saja,” pungkas Edi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/