Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Layanan Godoc, ”Servis” Khusus Bagi Lansia dan Difabel

25 November 2021, 13: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Layanan Godoc, ”Servis” Khusus Bagi Lansia dan Difabel

JEMPUT BOLA: Petugas Dispendukcapil mendatangi rumah warga untuk melakukan perekaman KTP-el bagi warga lansia di Banyuwangi. (Dini Rahmawati for RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BANYUWANGI – Satu lagi terobosan dilakukan Pemkab Banyuwangi untuk memudahkan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pada masyarakat di kabupaten the Sunrise of Java. Kali ini, pemkab menggeber layanan Go on Document (Godoc) untuk memberikan ”servis” khusus untuk para warga lanjut usia (lansia) dan difabel.

Melalui program Godoc, para lansia dan difabel tidak perlu datang ke tempat layanan untuk mengurus administrasi kependudukan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) yang akan melayani pembuatan dokumen kependudukan door to door ke rumah lansia dan difabel yang tidak bisa bepergian jauh.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Juang Pribadi mengatakan, program Godoc melayani pengurusan seluruh dokumen kependudukan. ”Mulai kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), kartu keluarga (KK), akta kelahiran, dan layanan lainnya. Semua layanan tidak dipungut biaya alias gratis,” ujarnya kemarin (21/11).

Baca juga: Realisasi APBD 2021 Tertinggi di Jawa Timur

Juang mengatakan lansia dan difabel yang memanfaatkan layanan Godoc mayoritas untuk perekaman KTP-el. Bagi lansia dan difabel yang belum memiliki KTP-el, petugas Dispendukcapil melakukan jemput bola ke rumah untuk melakukan perekaman langsung di lokasi. ”Biasanya camat atau kepala desa menghubungi kami ada warganya yang lansia atau difabel belum memiliki KTP-el. Kami lalu mengirim tim dengan membawa alat rekam KTP-el, untuk melakukan perekaman di rumah yang bersangkutan langsung,” jelasnya.

Seperti sepanjang November ini, tim Godoc Dispendukcapil melakukan perekaman door to door di rumah tiga warga lansia di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar; perekaman KTP-el di rumah warga difabel Desa Lampon dan Desa Sumberluhur, Kecamatan Tegaldlimo; warga difabel Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari; dan di desa-desa lainnya.

Layanan Godoc ini juga sangat membantu untuk penyaluran bantuan sosial di masa pandemi Covid-19. Sebab, masih ada lansia atau difabel yang seharusnya mendapat bansos, namun karena tidak memiliki KTP-el mereka kesulitan mendapatkannya. ”Dengan Godoc ini memudahkan untuk memenuhi syarat administrasi penyaluran dan penerimaan bansos dari pemerintah,” jelas Juang.

Selain KTP-el yang harus datang ke lokasi karena membutuhkan perekaman, Godoc juga melayani berbagai administrasi kependudukan lainnya, seperti KK, akta kelahiran, serta administrasi kependudukan lainnya.

Para lansia atau difabel yang membutuhkan pelayanan, langsung atau dengan bantuan kerabat, ketua RT, aparat desa/kecamatan, bisa menghubungi Dispendukcapil dengan mengirimkan informasi berikut berkas seputar kebutuhan pengurusan dokumen melalui WhatsApp (WA). Jadi lansia tidak perlu datang ke tempat layanan.

Apalagi saat ini dengan aturan pencetakan dokumen adminduk (kecuali KTP-el dan Kartu Identitas Anak/KIA) tidak lagi menggunakan blangko seperti yang sebelumnya. Namun, diganti dengan kertas HVS A4 80 gram berwarna putih dan menggunakan sistem Tanda Tangan Elektronik (TTE) dalam bentuk QR code. Sehingga memudahkan pelayanan Godoc ini dan membuat proses pengerjaan dokumen Adminduk bisa lebih cepat. ”Nantinya setelah selesai ada petugas khusus dari Dispendukcapil Banyuwangi mengantar dokumen sesuai dengan permintaan ke rumah yang bersangkutan,” tutur mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Banyuwangi tersebut.

Tidak hanya bagi lansia atau difabel, layanan Godoc juga melayani warga yang kesulitan beraktivitas sehingga tidak bisa pergi ke kantor pelayanan, seperti pelayanan perekaman KTP-el bagi pasien yang sakit dan harus mendapat perawatan di rumah sakit. Tim Godoc Dispendukcapil akan melakukan perekaman KTP-el di rumah sakit tempat pasien dirawat.

Layanan Godoc ini banyak dimanfaatkan oleh pihak kecamatan atau desa. Camat atau kepala desa biasanya mengajukan permohonan layanan Godoc, untuk melayani kepengurusan dokumen adminduk warga lansia dan berkebutuhan khusus lainnya. ”Kami minta agar warga Banyuwangi memiliki semua dokumen aspirasi kependudukan. Jangan lupa update setiap ada perubahan. Semua pelayanan bebas biaya, diselesaikan dalam satu hari kerja. Warga bisa memanfaatkan berbagai layanan kami seperti program Godoc ini, juga ada pelayanan online melalui Whatsapp,” kata Juang.

Lebih jauh Juang menuturkan, warga juga bisa memanfaatkan layanan kependudukan saat program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) atau pelayanan masyarakat di kawasan perkebunan dengan Camping Embun. ”Mobil keliling kami juga siap melayani melalui program Pelangi ke desa-desa. Kami minta warga urus dokumen sendiri, jangan melalui calo,” pungkasnya. 

(bw/sgt/aif/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia