Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Kolaborasi Lintas Elemen Bangun Banyuwangi

25 November 2021, 12: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Kolaborasi Lintas Elemen Bangun Banyuwangi

Ipuk Fiestiandani, Bupati Banyuwangi (Dok.RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi menggalang kolaborasi dengan banyak pihak untuk mengakselerasi pembangunan di Bumi Blambangan.

Berbagai pihak, mulai taman nasional (TN), perguruan tinggi, hingga Kementerian Agama (Kemenag), dan lain-lain digandeng untuk bersama-sama mempercepat pemulihan ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga meningkatkan pelayanan publik.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, untuk mendorong pemulihan ekonomi, pihaknya harus melakukan kolaborasi dengan banyak pihak. ”Tidak mungkin kita bergerak sendiri-sendiri,” ujarnya, Selasa (23/11).

Baca juga: Ekonomi Banyuwangi Diproyeksi Tumbuh 5,29 Persen

Pemkab Banyuwangi telah meneken nota kesepahaman dengan Taman Nasional Meru Betiri terkait pembangunan strategis berupa peningkatan dan pemeliharaan jalan. Selain itu, pemkab juga bekerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Bukan itu saja, pemkab juga berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) tentang peningkatan pelayanan di Pengadilan Agama dan Kantor Kemenag Banyuwangi. Juga dengan Pusat Penelitian (Puslit) Kopi dan Kakao Indonesia untuk pengembangan klaster agribisnis berbasis komoditas kopi dan kakao. Ada pula kolaborasi dengan BPJS Kesehatan terkait optimalisasi program Jaminan Kesehatan Nasional.

Ipuk mencontohkan kolaborasi terkait pengembangan produk hortikultura kopi dan kakao. Dalam kerja sama dengan Puslit Kopi dan Kakao, Ipuk mengharapkan terjadinya peningkatan produksi dari produk kakao dan kopi asal Banyuwangi. ”Kita akan optimalkan potensinya, mulai dari sektor hulu hingga hilir,” kata dia.

Kepala Puslitkoka Indonesia Agung Wahyu Susilo menjelaskan, lewat kerja sama tersebut pihaknya akan mendukung pengembangan petani kopi dan kakao di Banyuwangi, mulai dari pemilihan bibit berkualitas, edukasi cara tanam dan perawatan, sampai pengelolaan hasil panen. ”Banyuwangi ini memang memiliki kualitas kopi dan kakao yang sangat baik. Potensi ini yang akan kita kembangkan sehingga bisa menjadi komoditas berskala internasional,” harapannya.

Selain dengan Puslitkoka Indonesia, Pemkab Banyuwangi juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB). Hal ini dilakukan dalam rangka peningkatan sektor pariwisata yang memang gencar dikembangkan Banyuwangi. Dalam kerja sama tersebut, dilakukan upaya peningkatan aksesibilitas menuju ke sejumlah destinasi wisata yang berada di kawasan TNMB. Seperti halnya ke Teluk Hijau maupun ke Pantai Sukamade yang dikenal sebagai habitat beragam penyu.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional wilayah III Suliatrianto mengatakan, kerja sama ini terkait peningkatan infrastruktur jalan di kawasan TNMB. ”Yakni jalan yang menghubungkan akses Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, menuju Pantai Teluk Hijau dan Sukamade. Dengan akses yang terjangkau, tempat ini akan menjadi alternatif destinasi bagi wisatawan,” ungkap Suliatrianto.

Tidak hanya dalam rangka pembangunan fisik, Pemkab Banyuwangi juga melakukan kerja sama dalam rangka peningkatan pembangunan sumber daya manusia. Di antaranya bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dan Pengadilan Agama Banyuwangi untuk melakukan percepatan isbat nikah. ”Bagi pasangan yang akan melakukan isbat nikah, bisa melaporkan ke desa atau KUA, nanti akan didata. Setelah itu, akan dilakukan isbat nikah secara kolektif di tingkat desa atau kecamatan,” ujar Kepala Kemenag Banyuwangi Selamet.

Selain itu, Pemkab Banyuwangi juga melakukan kerja sama dengan Universitas Terbuka dalam rangka pelaksanaan Tri Bakti Perguruan Tinggi. Selama ini pemkab memberikan sejumlah beasiswa terhadap anak-anak muda Banyuwangi yang akan berkuliah di Universitas Terbuka dalam program Banyuwangi Cerdas. Tak ketinggalan Pemkab Banyuwangi juga bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam rangka peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Banyuwangi. 

(bw/sgt/ics/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia