Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Ipuk Ajak Anak Muda Tekuni Bisnis Digital

25 November 2021, 15: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Ipuk Ajak Anak Muda Tekuni Bisnis Digital

Ipuk Fiestiandani, Bupati Banyuwangi (Dok.RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BANYUWANGI – Setelah berhasil dengan ”Jagoan Tani” dan ”Jagoan Bisnis”, Pemkab Banyuwangi kini menggelar kompetisi ”Jagoan Digital”. Lewat program ini, pemkab mengajak anak-anak muda untuk menggeluti bisnis digital.

Reward menggiurkan menanti para peserta program tersebut. Kandidat terpilih akan mendapatkan mentoring bisnis dari para narasumber berpengalaman, hingga stimulus modal senilai Rp 50 juta dari pemkab.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, Jagoan Tani, Jagoan Bisnis, dan Jagoan Digital merupakan tiga program inkubasi yang disebut ”Jagoan Banyuwangi”. Tujuannya, menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan anak-anak muda. ”Kami dorong mereka yang berminat di sektor pertanian silakan ikut Jagoan Tani, yang passion-nya berwirausaha ada Jagoan Bisnis, dan sekarang yang berminat mengembangkan bisnis digital silakan sekarang mendaftar Jagoan Digital,” ujarnya kemarin (23/11).

Baca juga: Mutasi Pejabat Jilid II Segera Digulirkan

Ipuk menambahkan, program ini bertujuan mendidik anak muda lokal untuk menjadi wirausaha digital yang kreatif, inovatif, serta adaptif terhadap perkembangan zaman. ”Kita ingin mencetak pengusaha-pengusaha muda hebat yang nantinya bisa ikut menggerakkan roda perekonomian Banyuwangi. Kita dorong anak muda terjun ke dunia bisnis, sekaligus kita siapkan stimulus modalnya,” kata Ipuk.

Rangkaian kegiatan ini akan dimulai dari sesi mentoring hingga sesi khusus untuk Back-End dan Front-End yang sangat cocok untuk para pebisnis digital. Selanjutnya, akan ada sesi di mana tim peserta akan berkoneksi dan berjejaring dalam satu rangkaian Connecting and Networking, serta dibekali ilmu tentang Business Leadership. ”Kompetisi ini telah terintegrasi. Bukan hanya ide atau rintisan bisnis digital dikompetisikan, tapi juga ada mentoringnya, dikoneksikan dengan perbankan, juga ada hadiah Rp 50 juta untuk stimulus modal,” jelas Ipuk.

Program ini akan dikembangkan secara serius dengan melibatkan para pakar, komunitas, dan praktisi bisnis. Sejumlah mentor dilibatkan untuk memperkaya dan sharing terkait bisnis digital. Mulai dari praktisi start up, akademisi, tokoh, hingga pebisnis sukses. ”Ada CEO & Founder of MAPID Bagus Imam Darmawan, Co-founder &CEO Indiekraf Indonesia M. Ziaelfikar Albaba, CEO Ruang Perintis Brilyanes Sanawiri, Co-Founder & President Qasir.id Rachmat Anggara, dan masih banyak lainnya. Mereka akan sharing pengalaman dalam mengelola usaha digital kepada para peserta,” kata Ipuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfo-Sandi) Budi Santoso menjelaskan bahwa peserta yang terlibat Jagoan Digital ini nantinya diharapkan akan mampu menciptakan prototype bisnis digital, mengembangkan bisnis digital yang sudah berjalan, dan produk digital yang telah diciptakan dapat digunakan oleh konsumen. ”Silakan yang berminat bisa langsung mengirimkan ide bisnis maupun rintisan bisnis digital-nya melalui link: https://bit.ly/daftarJagoanDigitalBWI. Peserta terpilih akan diumumkan pada 27 November,” beber Budi.

Selanjutnya, sesi mentoring akan dilaksanakan pada 28 November sampai 5 Desember. Disusul sesi digital bootcamp 6 sampai 9 Desember, ditutup sesi pitch desk pada 10 Desember. 

(bw/sgt/aif/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia