alexametrics
24.6 C
Banyuwangi
Monday, August 15, 2022

400 Ribu Orang Sudah Divaksin, Pemkab Buka Akses Vaksinasi Daring

RadarBanyuwangi.id – Pemkab Banyuwangi terus berupaya mempercepat vaksinasi bagi seluruh warga kabupaten ujung timur Pulau Jawa. Berbagai upaya ditempuh, selain berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendapat tambahan alokasi vaksin, pemkab juga membuka pendaftaran secara daring guna mencegah warga berkerumun.

Sekadar diketahui, sejauh ini 400 ribu lebih warga Banyuwangi sudah mendapat suntikan vaksin dosis pertama. Hingga Kamis (14/7) lalu, suntikan vaksin dosis pertama telah diterima sedikitnya 402.429 warga Bumi Blambangan. Selain itu, pemkab juga terus melanjutkan vaksinasi dosis kedua bagi warga di kabupaten berjuluk the Sunrise of Java ini.

Nah, sembari melaksanakan pengoptimalan vaksinasi, pemkab juga membuka akses pendaftaran alias registrasi secara online. Caranya mudah, yakni dengan mengakses internet di alamat bit.ly/vaksinasibanyuwangi. Setelah berhasil mengakses alamat tersebut, pengunjung akan diarahkan ke ”halaman” pendaftaran yang berisi kolom isian nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor ponsel.

Baca Juga :  Menko Airlangga Dorong Transformasi Digital Industri Kesehatan

Satu nomor ponsel bisa digunakan untuk beberapa calon peserta. Sebagai contoh, nomor ponsel 081xxxxxxxx bisa dimanfaatkan untuk mendaftarkan anggota keluarga lain dengan cara memasukkan NIK yang dimiliki setiap individu.

Setelah data NIK dan nomor ponsel dimasukkan, pendaftar akan menerima pesan singkat (SMS) verifikasi bahwa orang tersebut sudah terdaftar sebagai peserta vaksinasi. Selanjutnya, data yang telah dimasukkan akan diproses oleh sistem untuk menetapkan jadwal pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Setelah tahap tersebut selesai, pendaftar akan menerima SMS pemberitahuan jadwal vaksinasi dari petugas. Selain secara online, pendaftaran juga bisa dilakukan secara langsung dengan mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) yang telah membuka layanan vaksinasi.

Baca Juga :  Sisihkan Ratusan Nominator, Banyuwangi Borong Trisaksi Tourism Award

Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani mengimbau warga untuk memanfaatkan sarana registrasi secara daring tersebut. Selain mudah dan praktis, mendaftar secara online dapat menghindari kerumunan yang berpotensi mengakibatkan penularan dan penyebaran Covid-19.

Ipuk juga mengimbau warga untuk tidak takut menjalani vaksinasi. ”Ini ikhtiar kita bersama untuk menghindari penularan dan penyebaran Covid-19. Sehingga pandemi ini segera berlalu,” ujarnya. Di sisi lain, Ipuk juga mengingatkan setiap warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes). Termasuk warga yang sudah menjalani vaksinasi. ”Saya mengingatkan, patuh prokes menjadi kunci keberhasilan kita dalam menghadapi ancaman serangan Covid-19,” pungkasnya. (sgt/aif/c1)

RadarBanyuwangi.id – Pemkab Banyuwangi terus berupaya mempercepat vaksinasi bagi seluruh warga kabupaten ujung timur Pulau Jawa. Berbagai upaya ditempuh, selain berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendapat tambahan alokasi vaksin, pemkab juga membuka pendaftaran secara daring guna mencegah warga berkerumun.

Sekadar diketahui, sejauh ini 400 ribu lebih warga Banyuwangi sudah mendapat suntikan vaksin dosis pertama. Hingga Kamis (14/7) lalu, suntikan vaksin dosis pertama telah diterima sedikitnya 402.429 warga Bumi Blambangan. Selain itu, pemkab juga terus melanjutkan vaksinasi dosis kedua bagi warga di kabupaten berjuluk the Sunrise of Java ini.

Nah, sembari melaksanakan pengoptimalan vaksinasi, pemkab juga membuka akses pendaftaran alias registrasi secara online. Caranya mudah, yakni dengan mengakses internet di alamat bit.ly/vaksinasibanyuwangi. Setelah berhasil mengakses alamat tersebut, pengunjung akan diarahkan ke ”halaman” pendaftaran yang berisi kolom isian nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor ponsel.

Baca Juga :  Muncab Dimenangi Samsul, DPP Tunjuk Basir Jadi Ketua PPP Banyuwangi

Satu nomor ponsel bisa digunakan untuk beberapa calon peserta. Sebagai contoh, nomor ponsel 081xxxxxxxx bisa dimanfaatkan untuk mendaftarkan anggota keluarga lain dengan cara memasukkan NIK yang dimiliki setiap individu.

Setelah data NIK dan nomor ponsel dimasukkan, pendaftar akan menerima pesan singkat (SMS) verifikasi bahwa orang tersebut sudah terdaftar sebagai peserta vaksinasi. Selanjutnya, data yang telah dimasukkan akan diproses oleh sistem untuk menetapkan jadwal pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Setelah tahap tersebut selesai, pendaftar akan menerima SMS pemberitahuan jadwal vaksinasi dari petugas. Selain secara online, pendaftaran juga bisa dilakukan secara langsung dengan mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) yang telah membuka layanan vaksinasi.

Baca Juga :  Sisihkan Ratusan Nominator, Banyuwangi Borong Trisaksi Tourism Award

Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani mengimbau warga untuk memanfaatkan sarana registrasi secara daring tersebut. Selain mudah dan praktis, mendaftar secara online dapat menghindari kerumunan yang berpotensi mengakibatkan penularan dan penyebaran Covid-19.

Ipuk juga mengimbau warga untuk tidak takut menjalani vaksinasi. ”Ini ikhtiar kita bersama untuk menghindari penularan dan penyebaran Covid-19. Sehingga pandemi ini segera berlalu,” ujarnya. Di sisi lain, Ipuk juga mengingatkan setiap warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes). Termasuk warga yang sudah menjalani vaksinasi. ”Saya mengingatkan, patuh prokes menjadi kunci keberhasilan kita dalam menghadapi ancaman serangan Covid-19,” pungkasnya. (sgt/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/