28.8 C
Banyuwangi
Saturday, February 4, 2023

Perbaikan 33 Jembatan Tuntas, Tahun Ini Target Bangun 26 Jembatan

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi benar-benar menjadikan sektor infrastruktur sebagai salah satu piroritas pembangunan di kabupaten ujung timur Pulau Jawa. Selain bakal memacu pembangunan dan perbaikan jalan poros antarkecamatan, pemkab juga telah menuntaskan perbaikan dan pembangunan insfrastruktur jembatan.

Tidak tanggung-tanggung, sepanjang tahun 2022 pemkab telah menyelesaikan pembangunan dan perbaikan 33 unit jembatan. Salah satunya adalah Jembatan Gombengsari yang telah direnovasi total karena terputus akibat banjir 5 bulan lalu.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, pihaknya memprioritaskan jembatan yang rusak akibat bencana untuk dikerjakan lebih dahulu. ”Salah satunya Jembatan Gombengsari yang telah selesai dibangun. Alhamdulillah, pengerjaannya tepat waktu sehingga mobilitas warga segera kembali normal. Jembatan ini menggunakan konstruksi beton dengan panjang 10 meter dan lebar 5 meter. Sudah bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujarnya, Kamis (19/1).

Baca Juga :  Bosan dengan Model Bros? Coba di Sini!

Jembatan lain yang telah rampung pengerjaannya adalah Jembatan Cantuk di Kecamatan Singojuruh. Jembatan sepanjang 7,7 meter dan lebar 9 meter ini merupakan jalur poros yang menghubungkan tiga desa di dua kecamatan, yakni Desa Padang dan Cantuk di Kecamatan Singojuruh serta Desa Bedewang, Kecamatan Songgon.

Bukan itu saja, jembatan tembus di Tegalyasan, Kecamatan Sempu yang menghubungkan desa tersebut dengan Desa Setail, Kecamatan Genteng, tahun ini selesai dikerjakan. ”Tahun 2023 ini kami kembali menganggarkan untuk perbaikan dan pembangunan 26 jembatan. Kami prioritaskan pembangunan jembatan yang rusak akibat banjir pada akhir tahun 2022. Ada di sejumlah lokasi yang sekarang masih memakai jembatan semantara,” kata Ipuk.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (PU-CKPP) Danang Hartanto menjelaskan, di antara jembatan yang akan dibangun tersebut adalah Jembatan Sutri di Kelurahan Sobo, jembatan di Desa Kalibaru Wetan, dan jembatan di Desa Kajarharjo.

Baca Juga :  Watu Loso Alasmalang; Jadi Lokasi Ritual Kebo-keboan

Selain itu, jembatan di Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran serta jembatan di Desa Kepundungan, Srono. ”Pascabanjir itu yang bisa kita bangun baru jembatan sementara, gotong royong pemkab dengan warga. Namun, tahun ini akan kita bangun dengan konstruksi beton berangka sehingga lebih kukuh dan kuat. Insya Allah Maret 2023 sudah mulai dikerjakan. Semoga lancar,” kata Danang.

Selain jembatan, pada tahun 2023 ini Pemkab Banyuwangi juga fokus membangun infrastruktur jalan. Khususnya, ruas jalan poros kecamatan sepanjang 222,139 kilometer. (cw4/sgt/c1)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi benar-benar menjadikan sektor infrastruktur sebagai salah satu piroritas pembangunan di kabupaten ujung timur Pulau Jawa. Selain bakal memacu pembangunan dan perbaikan jalan poros antarkecamatan, pemkab juga telah menuntaskan perbaikan dan pembangunan insfrastruktur jembatan.

Tidak tanggung-tanggung, sepanjang tahun 2022 pemkab telah menyelesaikan pembangunan dan perbaikan 33 unit jembatan. Salah satunya adalah Jembatan Gombengsari yang telah direnovasi total karena terputus akibat banjir 5 bulan lalu.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, pihaknya memprioritaskan jembatan yang rusak akibat bencana untuk dikerjakan lebih dahulu. ”Salah satunya Jembatan Gombengsari yang telah selesai dibangun. Alhamdulillah, pengerjaannya tepat waktu sehingga mobilitas warga segera kembali normal. Jembatan ini menggunakan konstruksi beton dengan panjang 10 meter dan lebar 5 meter. Sudah bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujarnya, Kamis (19/1).

Baca Juga :  Watu Loso Alasmalang; Jadi Lokasi Ritual Kebo-keboan

Jembatan lain yang telah rampung pengerjaannya adalah Jembatan Cantuk di Kecamatan Singojuruh. Jembatan sepanjang 7,7 meter dan lebar 9 meter ini merupakan jalur poros yang menghubungkan tiga desa di dua kecamatan, yakni Desa Padang dan Cantuk di Kecamatan Singojuruh serta Desa Bedewang, Kecamatan Songgon.

Bukan itu saja, jembatan tembus di Tegalyasan, Kecamatan Sempu yang menghubungkan desa tersebut dengan Desa Setail, Kecamatan Genteng, tahun ini selesai dikerjakan. ”Tahun 2023 ini kami kembali menganggarkan untuk perbaikan dan pembangunan 26 jembatan. Kami prioritaskan pembangunan jembatan yang rusak akibat banjir pada akhir tahun 2022. Ada di sejumlah lokasi yang sekarang masih memakai jembatan semantara,” kata Ipuk.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (PU-CKPP) Danang Hartanto menjelaskan, di antara jembatan yang akan dibangun tersebut adalah Jembatan Sutri di Kelurahan Sobo, jembatan di Desa Kalibaru Wetan, dan jembatan di Desa Kajarharjo.

Baca Juga :  Patrol Sahur Dilakukan Keliling Kampung

Selain itu, jembatan di Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran serta jembatan di Desa Kepundungan, Srono. ”Pascabanjir itu yang bisa kita bangun baru jembatan sementara, gotong royong pemkab dengan warga. Namun, tahun ini akan kita bangun dengan konstruksi beton berangka sehingga lebih kukuh dan kuat. Insya Allah Maret 2023 sudah mulai dikerjakan. Semoga lancar,” kata Danang.

Selain jembatan, pada tahun 2023 ini Pemkab Banyuwangi juga fokus membangun infrastruktur jalan. Khususnya, ruas jalan poros kecamatan sepanjang 222,139 kilometer. (cw4/sgt/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Imunitas Meningkat Lihat Senyuman Ibu

Pedasnya Cabai Sumbang Deflasi

Pengunjung Pantai Cacalan Tembus 500 Orang

Artikel Terbaru

/