24 C
Banyuwangi
Saturday, February 4, 2023

651 Pelamar Terpilih Jadi Calon Anggota PPS

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Satu per satu tahap persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berhasil dirampungkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. Kali ini, lembaga penyelenggara pemilu tingkat Banyuwangi tersebut menuntaskan rekrutmen anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang bakal bertugas di seluruh desa dan kelurahan se-Bumi Blambangan.

Ya, KPU Banyuwangi secara resmi mengumumkan nama calon anggota PPS yang lolos seleksi, Kamis (20/1). Pengumuman tersebut dilakukan melalui laman resmi KPU Banyuwangi, yakni https://kab-banyuwangi.kpu.go.id/.

Nama-nama peserta yang lolos seleksi dan bakal dilantik plus tiga calon pengganti antar waktu (PAW) anggota PPS dapat dilihat di Surat Pengumuman KPU Banyuwangi Nomor 75/PP.04.1-Pu/3510/2023 tentang Hasil Seleksi Anggota Panitia PPS untuk Pemilu 2024. Tertera 1.027 nama peserta di surat tersebut. Terdiri dari tiga nama calon anggota PPS dan tiga nama PAW PPS.

Baca Juga :  Survei: Gus Ipul-Puti Unggul 3,8%

Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklihparmas) Dian Purnawan membenarkan jumlah nama yang tertera dalam surat pengumuman. ”Mereka adalah enam besar yang lolos seleksi PPS,” ujarnya ditemui di kantor KPU Banyuwangi, Jumat (20/1).

Sedangkan para peserta yang dilantik menjadi anggota PPS ialah tiga besar peraih nilai tertinggi tes di setiap desa. Sebanyak 651 orang akan dilantik menjadi PPS Selasa mendatang (24/1). ”Untuk tempatnya masih belum pasti, sementara rencananya di Taman Blambangan,” imbuh bapak satu anak itu.

Dian menambahkan, sesudah pelantikan, para anggota PPS mulai menyiapkan kesekretariatan. Yakni, melakukan silaturahmi kepada pihak desa dan menyusun anggota sekretariat yang meliputi satu sekretaris dan dua staf, serta mempersiapkan kantor kesekretariatan.

Disinggung soal wajah lama para calon anggota PPS, Dian mengungkapkan para peserta yang lolos seleksi sifatnya heterogen atau campur antara wajah lama dan baru. Dia berharap untuk para wajah lama dapat memberi kontribusi lebih dan membimbing para calon anggota PPS yang baru. ”Masih seimbang antara wajah baru dan lama,” turunya.

Baca Juga :  Ruliyono Santuni Anak Yatim hingga Hadiah Umrah

Sementara itu, berdasarkan Surat Kementerian Keuangan Nomor S-647/MK.02/2022, perihal Satuan Biaya Masukan Lainnya (SBML) untuk Tahapan Pemilihan Umum dan Pemilihan 2024, ada kenaikan honor untuk para pelaksana pemilu, termasuk anggota PPS. Pada Pemilu 2019 honor ketua PPS sebesar Rp 900 ribu, sedangkan pada Pemilu 2024 sebesar Rp 1,5 juta. Sedangkan honor sekretaris PPS naik dari Rp 850 ribu menjadi Rp 1,3 juta dan anggota PPS dari Rp 800 ribu menjadi Rp 1,05 juta. (rei/sgt/c1)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Satu per satu tahap persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berhasil dirampungkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. Kali ini, lembaga penyelenggara pemilu tingkat Banyuwangi tersebut menuntaskan rekrutmen anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang bakal bertugas di seluruh desa dan kelurahan se-Bumi Blambangan.

Ya, KPU Banyuwangi secara resmi mengumumkan nama calon anggota PPS yang lolos seleksi, Kamis (20/1). Pengumuman tersebut dilakukan melalui laman resmi KPU Banyuwangi, yakni https://kab-banyuwangi.kpu.go.id/.

Nama-nama peserta yang lolos seleksi dan bakal dilantik plus tiga calon pengganti antar waktu (PAW) anggota PPS dapat dilihat di Surat Pengumuman KPU Banyuwangi Nomor 75/PP.04.1-Pu/3510/2023 tentang Hasil Seleksi Anggota Panitia PPS untuk Pemilu 2024. Tertera 1.027 nama peserta di surat tersebut. Terdiri dari tiga nama calon anggota PPS dan tiga nama PAW PPS.

Baca Juga :  KPU Musnahkan Soal Tes Tulis Penerimaan PPS

Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklihparmas) Dian Purnawan membenarkan jumlah nama yang tertera dalam surat pengumuman. ”Mereka adalah enam besar yang lolos seleksi PPS,” ujarnya ditemui di kantor KPU Banyuwangi, Jumat (20/1).

Sedangkan para peserta yang dilantik menjadi anggota PPS ialah tiga besar peraih nilai tertinggi tes di setiap desa. Sebanyak 651 orang akan dilantik menjadi PPS Selasa mendatang (24/1). ”Untuk tempatnya masih belum pasti, sementara rencananya di Taman Blambangan,” imbuh bapak satu anak itu.

Dian menambahkan, sesudah pelantikan, para anggota PPS mulai menyiapkan kesekretariatan. Yakni, melakukan silaturahmi kepada pihak desa dan menyusun anggota sekretariat yang meliputi satu sekretaris dan dua staf, serta mempersiapkan kantor kesekretariatan.

Disinggung soal wajah lama para calon anggota PPS, Dian mengungkapkan para peserta yang lolos seleksi sifatnya heterogen atau campur antara wajah lama dan baru. Dia berharap untuk para wajah lama dapat memberi kontribusi lebih dan membimbing para calon anggota PPS yang baru. ”Masih seimbang antara wajah baru dan lama,” turunya.

Baca Juga :  Lima Parpol Lolos Verfak Perbaikan

Sementara itu, berdasarkan Surat Kementerian Keuangan Nomor S-647/MK.02/2022, perihal Satuan Biaya Masukan Lainnya (SBML) untuk Tahapan Pemilihan Umum dan Pemilihan 2024, ada kenaikan honor untuk para pelaksana pemilu, termasuk anggota PPS. Pada Pemilu 2019 honor ketua PPS sebesar Rp 900 ribu, sedangkan pada Pemilu 2024 sebesar Rp 1,5 juta. Sedangkan honor sekretaris PPS naik dari Rp 850 ribu menjadi Rp 1,3 juta dan anggota PPS dari Rp 800 ribu menjadi Rp 1,05 juta. (rei/sgt/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/