alexametrics
23 C
Banyuwangi
Wednesday, August 17, 2022

Segera Bersihkan APK Liar Cagub

BANYUWANGI – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) akan membersihkan semua alat peraga kampanye (APK) liar milik dua pasangan cagub-cawagub Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno yang terpasang di berbagai penjuru Bumi Blambangan.

 Panwaslu akan menyapu bersih semua APK yang tidak difasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai pekan depan. Mulai pekan depan juga, Panwaslu menargetkan Banyuwangi bersih dari APK liar. Karena itu, Panwaslu me-warning parpol pengusung dan tim sukses untuk tidak memasang APK tanpa koordinasi dengan KPU. Yang sudah terpasang, Panwaslu meminta untuk menurunkan sendiri tanpa harus diturunkan secara paksa.  

Ketua Panwaslu Hasyim Wahid mengatakan, sesuai regulasi yang berlaku, tahap Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 sudah memasuki masa kampanye sejak Kamis lalu (15/2). Menurut aturan, semua APK yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 harus segera dibersihkan.

Baca Juga :  Sambil Gowes, Dokter Agung Tebar Seribu Sembako

Menurut Hasyim, fakta di lapangan sejauh ini masih banyak APK liar atau APK yang pengadaan dan pemasangannya tidak difasilitasi KPU masih terpasang. ”Kami sudah berkoordinasi dengan KPU. Namun, KPU masih menunggu Surat Keputusan (SK) tim pemenangan dari provinsi. Alhamdulillah SK-nya sudah kita dapat,” kata Hasyim usai memimpin rakor dengan lintas stakeholder Pilgub Jatim di kantor Panwaslu kemarin (20/2).

Setelah mendapat SK tim pemenangan masing-masing pasangan calon peserta Pilgub, Panwaslu mengumpulkan stakeholder yang terkait dengan APK dan reklame kemarin. Stakeholder tersebut meliputi KPU, Badan Kesatuan bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Dinas Perizinan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan lain-lain. ”Hasilnya, secepatnya KPU akan menyurati tim pemenangan untuk menurunkan sendiri APK yang tidak sesuai aturan. Kalau satu kali 24 jam setelah surat KPU diterima tidak diturunkan, Panwaslu bersama KPU dan Satpol PP yang akan menurunkan secara paksa APK itu,” ujar mantan jurnalis tersebut.

Baca Juga :  Airlangga Minta Kadin Manfaatkan Presidensi G20 untuk Tarik Investor

Hasyim menegaskan, dalam pekan ini semua APK yang sudah terpasang yang tidak sesuai aturan PKPU sudah bersih. Karena itu, Panwaslu meminta parpol pengusung dan tim sukses pasangan cagub untuk segera membersihkan sendiri APK liar sebelum diturunkan paksa oleh tim gabungan Panwaslu.

Dalam rangka pembersihan APK liar tersebut, pihaknya juga mengundang Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (Askab) untuk ikut membantu membersihkan APK yang tersebar di desa-desa. ”Karena personel Panwaslu dan KPU terbatas, maka kita minta bantuan Askab” ujarnya.

Hasyim menambahkan, APK resmi merupakan APK yang pemasangannya difasilitasi KPU Jatim. ”Jadi, yang terpasang saat ini adalah APK liar. Kami resah karena kalau kami langsung bersihkan, kami menyalahi aturan. Karena kami harus menunggu KPU menyurati tim pemenangan untuk menurunkan sendiri,” tambah Hasyim. (sgt/afi/c1)

BANYUWANGI – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) akan membersihkan semua alat peraga kampanye (APK) liar milik dua pasangan cagub-cawagub Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno yang terpasang di berbagai penjuru Bumi Blambangan.

 Panwaslu akan menyapu bersih semua APK yang tidak difasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai pekan depan. Mulai pekan depan juga, Panwaslu menargetkan Banyuwangi bersih dari APK liar. Karena itu, Panwaslu me-warning parpol pengusung dan tim sukses untuk tidak memasang APK tanpa koordinasi dengan KPU. Yang sudah terpasang, Panwaslu meminta untuk menurunkan sendiri tanpa harus diturunkan secara paksa.  

Ketua Panwaslu Hasyim Wahid mengatakan, sesuai regulasi yang berlaku, tahap Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 sudah memasuki masa kampanye sejak Kamis lalu (15/2). Menurut aturan, semua APK yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 harus segera dibersihkan.

Baca Juga :  Banyuwangi Dinobatkan Kabupaten Peduli HAM, Yusuf: Ini Ketiga Kalinya

Menurut Hasyim, fakta di lapangan sejauh ini masih banyak APK liar atau APK yang pengadaan dan pemasangannya tidak difasilitasi KPU masih terpasang. ”Kami sudah berkoordinasi dengan KPU. Namun, KPU masih menunggu Surat Keputusan (SK) tim pemenangan dari provinsi. Alhamdulillah SK-nya sudah kita dapat,” kata Hasyim usai memimpin rakor dengan lintas stakeholder Pilgub Jatim di kantor Panwaslu kemarin (20/2).

Setelah mendapat SK tim pemenangan masing-masing pasangan calon peserta Pilgub, Panwaslu mengumpulkan stakeholder yang terkait dengan APK dan reklame kemarin. Stakeholder tersebut meliputi KPU, Badan Kesatuan bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Dinas Perizinan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan lain-lain. ”Hasilnya, secepatnya KPU akan menyurati tim pemenangan untuk menurunkan sendiri APK yang tidak sesuai aturan. Kalau satu kali 24 jam setelah surat KPU diterima tidak diturunkan, Panwaslu bersama KPU dan Satpol PP yang akan menurunkan secara paksa APK itu,” ujar mantan jurnalis tersebut.

Baca Juga :  Pajak Sektor Pariwisata Lampaui Target

Hasyim menegaskan, dalam pekan ini semua APK yang sudah terpasang yang tidak sesuai aturan PKPU sudah bersih. Karena itu, Panwaslu meminta parpol pengusung dan tim sukses pasangan cagub untuk segera membersihkan sendiri APK liar sebelum diturunkan paksa oleh tim gabungan Panwaslu.

Dalam rangka pembersihan APK liar tersebut, pihaknya juga mengundang Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (Askab) untuk ikut membantu membersihkan APK yang tersebar di desa-desa. ”Karena personel Panwaslu dan KPU terbatas, maka kita minta bantuan Askab” ujarnya.

Hasyim menambahkan, APK resmi merupakan APK yang pemasangannya difasilitasi KPU Jatim. ”Jadi, yang terpasang saat ini adalah APK liar. Kami resah karena kalau kami langsung bersihkan, kami menyalahi aturan. Karena kami harus menunggu KPU menyurati tim pemenangan untuk menurunkan sendiri,” tambah Hasyim. (sgt/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/