alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, July 3, 2022

Desak Gelorakan Kembali Program Jeding Rijig

BANYUWANGI – Komisi IV DPRD Banyuwangi mendesak eksekutif kembali menggelorakan program Jeding Rijig (Toilet Bersih) yang digagas di era kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas. Dewan menilai, saat ini banyak toilet di fasilitas publik dan fasilitas pendidikan yang kondisinya terkesan kurang terawat.

Desakan tersebut disampaikan Komisi IV DPRD saat menggeber rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2022. Tepatnya dalam forum rapat bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi kemarin (18/10).

Ketua Komisi IV Ficky Septalinda mengatakan, meskipun tanpa dikemas dengan tajuk festival, program Toilet Bersih (Jeding Rijig) perlu kembali digencarkan. Bahkan kalau perlu, pihak pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) ”turun gunung” memberikan penyuluhan dan sosialisasi toilet bersih tersebut. ”Kami berharap, semangat program Jeding Rijig ini tetap berjalan dan mengakar di masyarakat. Jangan seperti saat ini, banyak toilet sekolah atau fasilitas yang cenderung kurang terawat,” ujarnya.

Selain bersama Dinkes, Komisi IV juga menggelar rapat bersama Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo-Sandi), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dalam rapat bersama DLH, dewan menyorot permasalahan penanganan sampah di Bumi Blambangan.

Ficky menuturkan, Banyuwangi kini menjadi daerah jujugan wisatawan. Karena itu, urusan kebersihan harus mendapat perhatian serius. Sarana dan prasarana harus disiapkan.

Ficky menuturkan, pihak DLH menyampaikan bahwa saat ini dibutuhkan sarana pengangkut sampah yang lebih baik. Sehingga mobilitas armada pengangkut sampah tersebut tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain. ”Intinya butuh peremajaan armada pengangkut sampah. Kami berharap, hal ini menjadi perhatian serius eksekutif,” pungkasnya.

BANYUWANGI – Komisi IV DPRD Banyuwangi mendesak eksekutif kembali menggelorakan program Jeding Rijig (Toilet Bersih) yang digagas di era kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas. Dewan menilai, saat ini banyak toilet di fasilitas publik dan fasilitas pendidikan yang kondisinya terkesan kurang terawat.

Desakan tersebut disampaikan Komisi IV DPRD saat menggeber rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2022. Tepatnya dalam forum rapat bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi kemarin (18/10).

Ketua Komisi IV Ficky Septalinda mengatakan, meskipun tanpa dikemas dengan tajuk festival, program Toilet Bersih (Jeding Rijig) perlu kembali digencarkan. Bahkan kalau perlu, pihak pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) ”turun gunung” memberikan penyuluhan dan sosialisasi toilet bersih tersebut. ”Kami berharap, semangat program Jeding Rijig ini tetap berjalan dan mengakar di masyarakat. Jangan seperti saat ini, banyak toilet sekolah atau fasilitas yang cenderung kurang terawat,” ujarnya.

Selain bersama Dinkes, Komisi IV juga menggelar rapat bersama Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo-Sandi), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dalam rapat bersama DLH, dewan menyorot permasalahan penanganan sampah di Bumi Blambangan.

Ficky menuturkan, Banyuwangi kini menjadi daerah jujugan wisatawan. Karena itu, urusan kebersihan harus mendapat perhatian serius. Sarana dan prasarana harus disiapkan.

Ficky menuturkan, pihak DLH menyampaikan bahwa saat ini dibutuhkan sarana pengangkut sampah yang lebih baik. Sehingga mobilitas armada pengangkut sampah tersebut tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain. ”Intinya butuh peremajaan armada pengangkut sampah. Kami berharap, hal ini menjadi perhatian serius eksekutif,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/