alexametrics
27.2 C
Banyuwangi
Tuesday, May 24, 2022

Dewan Minta Percepatan Pembangunan Infrastruktur

BANYUWANGI – Komisi IV DPRD Banyuwangi mengingatkan eksekutif untuk segera memacu pembangunan infrastruktur. Pembangunan harus dilakukan sejak triwulan pertama tahun ini untuk mengungkit sekaligus memulihkan perekonomian masyarakat.

Bukan hanya di wilayah perkotaan, dewan juga meminta eksekutif memaksimalkan pembangunan infrastruktur di desa-desa. Percepatan pembangunan perlu digeber sejak awal tahun untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk imbas pandemi Covid-19

Ketua Komisi IV Ficky Septalinda mengatakan, Bupati Ipuk Fiestiandani telah meluncurkan program ”Banyuwangi Rebound” pada Senin pekan lalu (10/1). Salah satu pilar gerakan tersebut adalah pemulihan ekonomi. Termasuk pembangunan infrastruktur. ”Semangat bupati untuk mempercepat pembangunan infrastruktur harus segera dilaksanakan,” ujarnya, Senin (17/1).

Baca Juga :  Siapkan Ujian CAT Seleksi CPNS, Pemkab Siapkan 100 Unit Komputer

Dikatakan, pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan ekonomi perlu dilakukan sejak awal tahun. ”Harapan kami pembangunan infrastruktur dilakukan sejak triwulan pertama. Sehingga tidak menumpuk di akhir tahun dan manfaatnya bisa segera dirasakan warga,” kata dia.

Ficky menambahkan, pembangunan infrastruktur juga harus menyasar desa-desa di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini. Sebab, kemampuan keuangan desa untuk membiayai pembangunan infrastruktur tereduksi mengingat adanya regulasi yang mengatur sebanyak 40 persen dana desa harus dialokasikan untuk penanganan pandemi. ”Dengan adanya campur tangan dari pemkab, pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekonomi di desa bisa segera terwujud,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Bupati Ipuk telah meluncurkan program Banyuwangi Rebound. ”Arsitektur” program ini mencakup tiga pilar, yakni tangguh pandemi, pulihkan ekonomi, dan merajut harmoni. Sedangkan fondasi yang menopang tiga pilar dimaksud adalah pelayanan publik yang excellent dan partisipasi aktif publik.

Baca Juga :  Pemerintah Harus Lebih Arif, Jangan Main Pecat

Ekosistem penanganan pandemi terdiri atas berbagai langkah untuk menangani Covid-19 dan meningkatkan derajat kesehatan warga secara umum. Sedangkan ekosistem pemulihan ekonomi meliputi program pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, infrastruktur, pembangunan pedesaan, hingga pariwisata. Sedangkan ekosistem ketiga adalah merajut harmoni yang bermakna ikhtiar memperkuat solidaritas sosial, mengembangkan SDM dari sisi pendidikan, menjaga keberlanjutan lingkungan, hingga memperkuat kerukunan antarumat beragama. 

BANYUWANGI – Komisi IV DPRD Banyuwangi mengingatkan eksekutif untuk segera memacu pembangunan infrastruktur. Pembangunan harus dilakukan sejak triwulan pertama tahun ini untuk mengungkit sekaligus memulihkan perekonomian masyarakat.

Bukan hanya di wilayah perkotaan, dewan juga meminta eksekutif memaksimalkan pembangunan infrastruktur di desa-desa. Percepatan pembangunan perlu digeber sejak awal tahun untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat yang sempat terpuruk imbas pandemi Covid-19

Ketua Komisi IV Ficky Septalinda mengatakan, Bupati Ipuk Fiestiandani telah meluncurkan program ”Banyuwangi Rebound” pada Senin pekan lalu (10/1). Salah satu pilar gerakan tersebut adalah pemulihan ekonomi. Termasuk pembangunan infrastruktur. ”Semangat bupati untuk mempercepat pembangunan infrastruktur harus segera dilaksanakan,” ujarnya, Senin (17/1).

Baca Juga :  Operasi Pasar Berhasil Redam Peredaran Rokok Ilegal

Dikatakan, pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan ekonomi perlu dilakukan sejak awal tahun. ”Harapan kami pembangunan infrastruktur dilakukan sejak triwulan pertama. Sehingga tidak menumpuk di akhir tahun dan manfaatnya bisa segera dirasakan warga,” kata dia.

Ficky menambahkan, pembangunan infrastruktur juga harus menyasar desa-desa di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini. Sebab, kemampuan keuangan desa untuk membiayai pembangunan infrastruktur tereduksi mengingat adanya regulasi yang mengatur sebanyak 40 persen dana desa harus dialokasikan untuk penanganan pandemi. ”Dengan adanya campur tangan dari pemkab, pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekonomi di desa bisa segera terwujud,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Bupati Ipuk telah meluncurkan program Banyuwangi Rebound. ”Arsitektur” program ini mencakup tiga pilar, yakni tangguh pandemi, pulihkan ekonomi, dan merajut harmoni. Sedangkan fondasi yang menopang tiga pilar dimaksud adalah pelayanan publik yang excellent dan partisipasi aktif publik.

Baca Juga :  Airlangga: Pemerintah Dukung Pengembangan Sektor Properti

Ekosistem penanganan pandemi terdiri atas berbagai langkah untuk menangani Covid-19 dan meningkatkan derajat kesehatan warga secara umum. Sedangkan ekosistem pemulihan ekonomi meliputi program pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, infrastruktur, pembangunan pedesaan, hingga pariwisata. Sedangkan ekosistem ketiga adalah merajut harmoni yang bermakna ikhtiar memperkuat solidaritas sosial, mengembangkan SDM dari sisi pendidikan, menjaga keberlanjutan lingkungan, hingga memperkuat kerukunan antarumat beragama. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/