alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, July 3, 2022

Bertekad Kembalikan Kursi yang Hilang

DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Banyuwangi menargetkan tambahan perolehan kursi pada Pemilu 2024. Partai bergambar pohon beringin itu minimal bisa mengembalikan 7 kursi di DPRD Banyuwangi. Golkar menargetkan 10 kursi dengan perolehan dua kursi di masing-masing daerah pemilihan (dapil).

Dalam rangka mencapai target tersebut, DPD Partai Golkar Banyuwangi terus melakukan sejumlah langkah konsolidasi internal guna memanaskan mesin partai politik (parpol) dalam mempersiapkan Pemilu 2024 mendatang. Konsolidasi mulai pengurus kabupaten hingga ranting terus diperkuat dengan adanya pendidikan politik dan implementasi kepemimpinan.

”Kami telah memiliki cara bagaimana dapat mengembalikan jumlah kursi di DPRD Banyuwangi, dan itu tidak bisa saya kerjakan sendiri. Maka butuh kebersamaan dan soliditas pengurus partai,” ungkap Ketua DPD Golkar Banyuwangi Ruliyono.

Untuk menjalankan roda organisasi dan mesin parpol, pihaknya juga telah melakukan pendidikan politik kepada kader di masing-masing kecamatan. Sehingga diharapkan dapat menjadi bekal untuk bisa meraih sukses dalam Pemilu 2024 mendatang. DPD Golkar Banyuwangi hanya diberi target oleh DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur minimal meraih 7 kursi atau meraih perolehan seperti Pemilu 2014 silam. ”Kami memiliki teori agar Golkar menang pada pemilu, tapi minimal dibantu anggota lima fraksi. Kami punya rumusan dan jalan yang terstruktur, sistematis, dan masih dan harus dilakukan bareng-bareng,” jelasnya.

Pihaknya sangat optimistis jika sistem dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka Partai Golkar Banyuwangi bisa memenangi Pemilu 2024 mendatang dan target realistis 7 kursi bisa kembali diraih.

Untuk waktu penjaringan calon legislatif (caleg), imbuh Ruliyono, DPD Partai Golkar Banyuwangi akan bergerak mulai tahun 2022. Saat ini konsolidasi internal tingkat kecamatan akan terus diselesaikan dan pada tahun 2022 mulai merambah konsolidasi di tingkat desa sembari mencari caleg yang berpotensi untuk dapat membawa aspirasi masyarakat. ”Uang bukan segala-galanya di partai politik, tetapi segala-galanya butuh uang. Dalam sistem kami alat bekerjanya tidak hanya lima tahunan, tapi sebelumnya kami sudah bekerja,” jelasnya.

Untuk kriteria caleg yang akan direkrut syarat minimal dikenal oleh masyarakat serta memiliki rekam jejak yang baik di masyarakat.  Golkar juga memasukkan kuota 30 persen untuk perempuan. ”Kami juga akan kroscek kiprah di masyarakat selama penjaringan, semua kami lakukan secara terbuka,” terang Ruliyono.

Dengan jalan pendidikan politik bagi kader di masing-masing kecamatan hingga desa, selain memberi pencerahan, juga cara untuk dapat menguatkan organisasi dan mesin partai menjelang Pemilu 2024 mendatang. ”Kita memulai konsolidasi agar setiap kader dan pengurus partai harus profesional, bekerja keras, ikhlas, dan cerdas,” tegas Ruliyono.

DPD Golkar Banyuwangi terus memperkuat organisasi partai sampai kader-kadernya bisa membangun relasi dengan mudah. Penguatan organisasi dinilai penting untuk internal agar mesin partai di lapangan juga berjalan baik. 

DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Banyuwangi menargetkan tambahan perolehan kursi pada Pemilu 2024. Partai bergambar pohon beringin itu minimal bisa mengembalikan 7 kursi di DPRD Banyuwangi. Golkar menargetkan 10 kursi dengan perolehan dua kursi di masing-masing daerah pemilihan (dapil).

Dalam rangka mencapai target tersebut, DPD Partai Golkar Banyuwangi terus melakukan sejumlah langkah konsolidasi internal guna memanaskan mesin partai politik (parpol) dalam mempersiapkan Pemilu 2024 mendatang. Konsolidasi mulai pengurus kabupaten hingga ranting terus diperkuat dengan adanya pendidikan politik dan implementasi kepemimpinan.

”Kami telah memiliki cara bagaimana dapat mengembalikan jumlah kursi di DPRD Banyuwangi, dan itu tidak bisa saya kerjakan sendiri. Maka butuh kebersamaan dan soliditas pengurus partai,” ungkap Ketua DPD Golkar Banyuwangi Ruliyono.

Untuk menjalankan roda organisasi dan mesin parpol, pihaknya juga telah melakukan pendidikan politik kepada kader di masing-masing kecamatan. Sehingga diharapkan dapat menjadi bekal untuk bisa meraih sukses dalam Pemilu 2024 mendatang. DPD Golkar Banyuwangi hanya diberi target oleh DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur minimal meraih 7 kursi atau meraih perolehan seperti Pemilu 2014 silam. ”Kami memiliki teori agar Golkar menang pada pemilu, tapi minimal dibantu anggota lima fraksi. Kami punya rumusan dan jalan yang terstruktur, sistematis, dan masih dan harus dilakukan bareng-bareng,” jelasnya.

Pihaknya sangat optimistis jika sistem dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka Partai Golkar Banyuwangi bisa memenangi Pemilu 2024 mendatang dan target realistis 7 kursi bisa kembali diraih.

Untuk waktu penjaringan calon legislatif (caleg), imbuh Ruliyono, DPD Partai Golkar Banyuwangi akan bergerak mulai tahun 2022. Saat ini konsolidasi internal tingkat kecamatan akan terus diselesaikan dan pada tahun 2022 mulai merambah konsolidasi di tingkat desa sembari mencari caleg yang berpotensi untuk dapat membawa aspirasi masyarakat. ”Uang bukan segala-galanya di partai politik, tetapi segala-galanya butuh uang. Dalam sistem kami alat bekerjanya tidak hanya lima tahunan, tapi sebelumnya kami sudah bekerja,” jelasnya.

Untuk kriteria caleg yang akan direkrut syarat minimal dikenal oleh masyarakat serta memiliki rekam jejak yang baik di masyarakat.  Golkar juga memasukkan kuota 30 persen untuk perempuan. ”Kami juga akan kroscek kiprah di masyarakat selama penjaringan, semua kami lakukan secara terbuka,” terang Ruliyono.

Dengan jalan pendidikan politik bagi kader di masing-masing kecamatan hingga desa, selain memberi pencerahan, juga cara untuk dapat menguatkan organisasi dan mesin partai menjelang Pemilu 2024 mendatang. ”Kita memulai konsolidasi agar setiap kader dan pengurus partai harus profesional, bekerja keras, ikhlas, dan cerdas,” tegas Ruliyono.

DPD Golkar Banyuwangi terus memperkuat organisasi partai sampai kader-kadernya bisa membangun relasi dengan mudah. Penguatan organisasi dinilai penting untuk internal agar mesin partai di lapangan juga berjalan baik. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/