alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

DPK Perbankan Syariah Terus Meroket

BANYUWANGI– Kepercayaan masyarakat Banyuwangi terhadap Bank Syariah, terus meningkat. Ini tergambar dari jumlah dana pihak ketiga (DPK) yang disimpan di Bank Syariah yang terus meningkat dalam beberapa tahun belakang ini.

Berdasar data yang dirilis Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jember, jumlah DPK Perbankan Syariah Banyuwangi hingga April 2018 tercatat Rp 197 miliar lebih. Jumlah itu meningkat dari April 2016 yang hanya tercatat sekitar Rp 127 miliar lebih.

Grafik DPK Perbankan Syariah terus bergerak naik sejak Maret 2016 yang tercatat sekitar Rp 123 miliar lebih. Pada April 2016 bergerak menjadi Rp 127 miliar lebih. Pergerakan jumlah DPK perbankan syariah berlanjut pada hingga Desember yang tercatat Rp 148 miliar lebih.

Pada Maret 2017, pergerakannya naik lagi menjadi Rp 160 miliar. Pada April 2017 turun menjadi Rp 147 miliar. Penurunan pada April 2017 tidak berlangsung lama, pada Desember 2017 naik lagi menjadi Rp 166 miliar lebih.

Pada Maret 2018, DPK Bank Syariah melonjak di angka Rp 207 miliar. Pada bulan ini, DP3 terbesar berasal dari tabungan nasabah yang jumlahnya mencapai sekitar Rp 157 miliar lebih, giro Rp 5,85 miliar, dan deposito Rp 43,92 miliar lebih.

Sedangkan pada April 2018, turun menjadi Rp 197 miliar lebih. April 2018 turun karena nilai tabungan dan deposito turun masing-masing menjadi Rp 149 miliar dari bulan Maret yang tercatat Rp 157 miliar dan deposito turun Rp 41,78 miliar dari Rp 43,92 pada bulan Maret. ”Hingga April 2018, total dana pihak ketiga di perbankan Syariah tercatat Rp 197 miliar lebih,” sebut Kepala BI Perwakilan Jember Hestu Wibowo dalam rilisnya yang diterima Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (18/5). (afi)

BANYUWANGI– Kepercayaan masyarakat Banyuwangi terhadap Bank Syariah, terus meningkat. Ini tergambar dari jumlah dana pihak ketiga (DPK) yang disimpan di Bank Syariah yang terus meningkat dalam beberapa tahun belakang ini.

Berdasar data yang dirilis Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jember, jumlah DPK Perbankan Syariah Banyuwangi hingga April 2018 tercatat Rp 197 miliar lebih. Jumlah itu meningkat dari April 2016 yang hanya tercatat sekitar Rp 127 miliar lebih.

Grafik DPK Perbankan Syariah terus bergerak naik sejak Maret 2016 yang tercatat sekitar Rp 123 miliar lebih. Pada April 2016 bergerak menjadi Rp 127 miliar lebih. Pergerakan jumlah DPK perbankan syariah berlanjut pada hingga Desember yang tercatat Rp 148 miliar lebih.

Pada Maret 2017, pergerakannya naik lagi menjadi Rp 160 miliar. Pada April 2017 turun menjadi Rp 147 miliar. Penurunan pada April 2017 tidak berlangsung lama, pada Desember 2017 naik lagi menjadi Rp 166 miliar lebih.

Pada Maret 2018, DPK Bank Syariah melonjak di angka Rp 207 miliar. Pada bulan ini, DP3 terbesar berasal dari tabungan nasabah yang jumlahnya mencapai sekitar Rp 157 miliar lebih, giro Rp 5,85 miliar, dan deposito Rp 43,92 miliar lebih.

Sedangkan pada April 2018, turun menjadi Rp 197 miliar lebih. April 2018 turun karena nilai tabungan dan deposito turun masing-masing menjadi Rp 149 miliar dari bulan Maret yang tercatat Rp 157 miliar dan deposito turun Rp 41,78 miliar dari Rp 43,92 pada bulan Maret. ”Hingga April 2018, total dana pihak ketiga di perbankan Syariah tercatat Rp 197 miliar lebih,” sebut Kepala BI Perwakilan Jember Hestu Wibowo dalam rilisnya yang diterima Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (18/5). (afi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/