alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Grafik Khofifah-Emil Dardak Menanjak

ROGOJAMPI – Tim Pemena­ngan Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak tingkat Banyuwangi punya target besar dalam menga­rungi Pemilihan Gubernur (Pil­gub) Jatim 2018. Tidak tanggung-tanggung, mereka mengusung spirit merebut dukungan 70 per­sen suara pemilih di Bumi Blambangan.

Optimisme tersebut disam­pai­kan Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil Banyuwangi Michael Edy Hariyanto kemarin (18/3). Pernyataan itu disam­paikan Michael di hadapan se­kitar 1.500 pengurus partai dalam rapat konsolidasi parpol pengu­sung pengusung Khofi­fah-Emil di tempat wisata Alam Indah Les­tari (AIL) Banyuwangi.

Rapat konsolidasi kemarin terasa spesial berkat kehadiran cawagub Emil Elestianto Dar­dak. Hadir pula KH Suyuti Tho­ha. Parpol pengusung, tam­­pak hadir Ketua DPC Partai De­mokrat (PD) Michael Edy Hari­yanto, dan Ketua DPD Partai Golkar Ruliyono.

Ada juga Ketua DPC Hanura Basuki Rahmat, dan Ketua DPD PAN Sugiharto. Bukan itu saja, rapat konsolidasi kemarin juga dihadiri sejumlah kader partai pengusung Khofifah-Emil yang lain, yakni Partai Nasdem dan PPP.

Michael mengatakan, ketika dirinya turun ke lapangan, mayo­ritas warga menyatakan memilih Khofifah-Emil. ”Namun, kita tidak boleh terlena. Kita harus bekerja optimal. Kita optimis pasangan yang kita usung akan meraih 70 persen suara pemilih di Banyu­wangi,” ujarnya disambut riuh te­puk tangan hadirin.

Ketua DPD Golkar Ruliyono menambahkan, susunan tim peme­nangan Khofifah-Emil sudah terbentuk dan tersusun dengan rapi di Banyuwangi. Bahkan, tim pe­menangan tersebut sudah membentuk penanggung jawab pemenangan di masing-masing daerah pemilihan di Bumi Blam­bangan.

“Mesin kita sudah bekerja. Kita yakin Insya Allah Bu Khofifah dan Mas Emil dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim,” serunya.

Sementara itu, Emil menyatakan dirinya sudah datang ke Banyu­wangi beberapa kali. Nah, pada kedatangan kali ini, dirinya melihat dan merasakan langsung grafik pasangan Khofifah-Emil mening­kat signifikan.

“Saat bertemu masyarakat saya melihat masyarakat sudah menge­nal, bahkan mendoakan kami. Ini berkat kerja teman-teman su­dah menunjukkan hasil. Ini harus kita jaga agar tren ini terjaga hingga hari “H” coblosan,” kata dia.

Dia lantas menunjukkan visi-misi yang diusung pasangan Khofifah-Emil, yakni Nawa Bakti Satya alias sembilan jalan pengab­dian. “Di dalamnya ada program “Jatim Sejahtera” yang fokus pada pengentasan kemiskinan dan “Jatim Kerja” di mana kita fokus pada penciptaan lapangan kerja,” kata dia.

Emil menuturkan, program-program pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja sering disampaikan kandidat mana pun dan dalam pemilihan di mana pun. “Bedanya, dalam jatim Sejahtera dengan Program keluarha Harapan (PKH) Plus di­dasari pengalaman langsung kami dalam menjalankan program yang cukup sukses dan diakui lembaga independen dalam mengentaskan kemiskinan. Namun ingin dibuat lebih fokus lagi agar kemiskinan di pedesaan turun dan kesenjangan di perko­taan berkurang,” bebernya.

Yang menarik, selain menyam­paikan program, Emil sempat menghibur ribuan pengurus parpol tingkat desa/kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten tersebut. Dia menyanyi lagu Ba­nyuwangi berjudul “Kanggo Riko” diiringi para pimpinan partai pengusung. (sgt/aif)

ROGOJAMPI – Tim Pemena­ngan Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak tingkat Banyuwangi punya target besar dalam menga­rungi Pemilihan Gubernur (Pil­gub) Jatim 2018. Tidak tanggung-tanggung, mereka mengusung spirit merebut dukungan 70 per­sen suara pemilih di Bumi Blambangan.

Optimisme tersebut disam­pai­kan Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil Banyuwangi Michael Edy Hariyanto kemarin (18/3). Pernyataan itu disam­paikan Michael di hadapan se­kitar 1.500 pengurus partai dalam rapat konsolidasi parpol pengu­sung pengusung Khofi­fah-Emil di tempat wisata Alam Indah Les­tari (AIL) Banyuwangi.

Rapat konsolidasi kemarin terasa spesial berkat kehadiran cawagub Emil Elestianto Dar­dak. Hadir pula KH Suyuti Tho­ha. Parpol pengusung, tam­­pak hadir Ketua DPC Partai De­mokrat (PD) Michael Edy Hari­yanto, dan Ketua DPD Partai Golkar Ruliyono.

Ada juga Ketua DPC Hanura Basuki Rahmat, dan Ketua DPD PAN Sugiharto. Bukan itu saja, rapat konsolidasi kemarin juga dihadiri sejumlah kader partai pengusung Khofifah-Emil yang lain, yakni Partai Nasdem dan PPP.

Michael mengatakan, ketika dirinya turun ke lapangan, mayo­ritas warga menyatakan memilih Khofifah-Emil. ”Namun, kita tidak boleh terlena. Kita harus bekerja optimal. Kita optimis pasangan yang kita usung akan meraih 70 persen suara pemilih di Banyu­wangi,” ujarnya disambut riuh te­puk tangan hadirin.

Ketua DPD Golkar Ruliyono menambahkan, susunan tim peme­nangan Khofifah-Emil sudah terbentuk dan tersusun dengan rapi di Banyuwangi. Bahkan, tim pe­menangan tersebut sudah membentuk penanggung jawab pemenangan di masing-masing daerah pemilihan di Bumi Blam­bangan.

“Mesin kita sudah bekerja. Kita yakin Insya Allah Bu Khofifah dan Mas Emil dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim,” serunya.

Sementara itu, Emil menyatakan dirinya sudah datang ke Banyu­wangi beberapa kali. Nah, pada kedatangan kali ini, dirinya melihat dan merasakan langsung grafik pasangan Khofifah-Emil mening­kat signifikan.

“Saat bertemu masyarakat saya melihat masyarakat sudah menge­nal, bahkan mendoakan kami. Ini berkat kerja teman-teman su­dah menunjukkan hasil. Ini harus kita jaga agar tren ini terjaga hingga hari “H” coblosan,” kata dia.

Dia lantas menunjukkan visi-misi yang diusung pasangan Khofifah-Emil, yakni Nawa Bakti Satya alias sembilan jalan pengab­dian. “Di dalamnya ada program “Jatim Sejahtera” yang fokus pada pengentasan kemiskinan dan “Jatim Kerja” di mana kita fokus pada penciptaan lapangan kerja,” kata dia.

Emil menuturkan, program-program pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja sering disampaikan kandidat mana pun dan dalam pemilihan di mana pun. “Bedanya, dalam jatim Sejahtera dengan Program keluarha Harapan (PKH) Plus di­dasari pengalaman langsung kami dalam menjalankan program yang cukup sukses dan diakui lembaga independen dalam mengentaskan kemiskinan. Namun ingin dibuat lebih fokus lagi agar kemiskinan di pedesaan turun dan kesenjangan di perko­taan berkurang,” bebernya.

Yang menarik, selain menyam­paikan program, Emil sempat menghibur ribuan pengurus parpol tingkat desa/kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten tersebut. Dia menyanyi lagu Ba­nyuwangi berjudul “Kanggo Riko” diiringi para pimpinan partai pengusung. (sgt/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/