alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Pemkab Banyuwangi Beri Apresiasi 3 ASN Berprestasi

HARI Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-250 menjadi berkah tersendiri bagi tiga aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Banyuwangi. Sebab, pada momen spesial ini pemkab bakal memberikan penghargaan kepada tiga abdi negara berprestasi.

Pengumuman sekaligus penganugerahan penghargaan digelar Sabtu (18/12). Tepatnya dalam rangkaian upacara peringatan Harjaba yang dilangsungkan di Pendapa Sabha Swagata Blambangan.

Seperti diketahui, tema ASN Banyuwangi Berprestasi tahun ini adalah ”ASN Ber-Akhlak”. Pemenang ASN berprestasi ini diharapkan bisa menjadi inspirasi dan role model dalam penguatan budaya kerja bagi ASN Pemkab Banyuwangi.

Sebelum penganugerahan, pihak pemkab telah menggandeng kalangan akademisi dan unsur media untuk melakukan penjurian. Proses penjurian berlangsung di ruang rapat Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) Rabu lalu (15/12). Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono, Asisten Administrasi Umum Choiril Ustadi Yudawanto, dan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi Nafiul Huda hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain dari unsur pemkab, rapat juga dihadiri kalangan akademisi, yakni dari Universitas Airlangga (Unair) Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Banyuwangi, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi, dan Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi). Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi juga ikut dalam penjurian yang berakhir pukul 12.00 tersebut.

Hasilnya, ada enam ASN yang menjadi nominator ASN Banyuwangi berprestasi. Mereka dari unsur pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, dan beberapa kategori lainnya. Selanjutnya, para ASN yang masuk nominasi melakukan paparan di hadapan tim penilai untuk menentukan tiga ASN terbaik.

Sekkab Mujiono mengatakan, pihaknya sudah mengantongi nama tiga abdi negara yang bakal mendapat anugerah ASN Berprestasi tersebut. ”Penganugerahan bakal dilakukan pada puncak peringatan Harjaba besok (hari ini),” ujarnya.

Mujiono menuturkan, lomba ASN berprestasi tersebut digelar untuk memberikan apresiasi penghargaan kepada ASN Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang berprestasi dengan kinerja melampaui ekspektasi organisasi dan masyarakat. ”Ini sekaligus dalam rangka memenuhi ketentuan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.” Ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPP Nafiul Huda menambahkan, untuk bisa menjadi juara ASN Banyuwangi Berprestasi 2021, harus melalui sejumlah tahap penilaian. Mulai pengumpulan portofolio, video, inovasi, kreativitas, kolaborasi, dan leadership. ”Semuanya dinilai secara selektif,” tuturnya.

Para nominator ASN Banyuwangi Berprestasi harus memiliki inovasi kinerja yang jelas dan memiliki pengaruh atau dampak terhadap kinerja di internal kantor dan eksternal. 

HARI Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-250 menjadi berkah tersendiri bagi tiga aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Banyuwangi. Sebab, pada momen spesial ini pemkab bakal memberikan penghargaan kepada tiga abdi negara berprestasi.

Pengumuman sekaligus penganugerahan penghargaan digelar Sabtu (18/12). Tepatnya dalam rangkaian upacara peringatan Harjaba yang dilangsungkan di Pendapa Sabha Swagata Blambangan.

Seperti diketahui, tema ASN Banyuwangi Berprestasi tahun ini adalah ”ASN Ber-Akhlak”. Pemenang ASN berprestasi ini diharapkan bisa menjadi inspirasi dan role model dalam penguatan budaya kerja bagi ASN Pemkab Banyuwangi.

Sebelum penganugerahan, pihak pemkab telah menggandeng kalangan akademisi dan unsur media untuk melakukan penjurian. Proses penjurian berlangsung di ruang rapat Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) Rabu lalu (15/12). Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono, Asisten Administrasi Umum Choiril Ustadi Yudawanto, dan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi Nafiul Huda hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain dari unsur pemkab, rapat juga dihadiri kalangan akademisi, yakni dari Universitas Airlangga (Unair) Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Banyuwangi, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi, dan Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi). Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi juga ikut dalam penjurian yang berakhir pukul 12.00 tersebut.

Hasilnya, ada enam ASN yang menjadi nominator ASN Banyuwangi berprestasi. Mereka dari unsur pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, dan beberapa kategori lainnya. Selanjutnya, para ASN yang masuk nominasi melakukan paparan di hadapan tim penilai untuk menentukan tiga ASN terbaik.

Sekkab Mujiono mengatakan, pihaknya sudah mengantongi nama tiga abdi negara yang bakal mendapat anugerah ASN Berprestasi tersebut. ”Penganugerahan bakal dilakukan pada puncak peringatan Harjaba besok (hari ini),” ujarnya.

Mujiono menuturkan, lomba ASN berprestasi tersebut digelar untuk memberikan apresiasi penghargaan kepada ASN Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang berprestasi dengan kinerja melampaui ekspektasi organisasi dan masyarakat. ”Ini sekaligus dalam rangka memenuhi ketentuan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.” Ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPP Nafiul Huda menambahkan, untuk bisa menjadi juara ASN Banyuwangi Berprestasi 2021, harus melalui sejumlah tahap penilaian. Mulai pengumpulan portofolio, video, inovasi, kreativitas, kolaborasi, dan leadership. ”Semuanya dinilai secara selektif,” tuturnya.

Para nominator ASN Banyuwangi Berprestasi harus memiliki inovasi kinerja yang jelas dan memiliki pengaruh atau dampak terhadap kinerja di internal kantor dan eksternal. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/