alexametrics
26.3 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Dewan Siap Kirim Ranwal RPJMD ke Gubernur

RadarBanyuwangi.id – Pemkab Banyuwangi segera mengirimkan rancangan awal (ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banyuwangi periode 2021–2026 kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Hal ini dilakukan seiring rampungnya pembahasan ranwal RPJMD dimaksud antara Panitia Khusus (Pansus) DPRD bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan instansi terkait kemarin (15/4).

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, rapat pembahasan ranwal RPJMD 2021–2026 tersebut dipimpin langsung Ketua Pansus Irianto dan anggota yang berasal dari lintas fraksi di DPRD Banyuwangi. Sedangkan dari unsur eksekutif, hadir di antaranya Kepala Bappeda Suyanto Waspo Tondo Wicaksono dan Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Guntur Priambodo.

Irianto mengatakan, rapat kemarin digelar untuk mengetahui visi dan misi pasangan Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Wakil Bupati (Wabup) Sugirah. ”Ini pembahasan awal. Ibarat mau masuk ke rumah, kita permisi dulu. Kami ingin tahu rencana bupati seperti apa. Apakah sudah sesuai dengan janji-janji politik yang disampaikan saat kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2020 lalu,” ujarnya.

Baca Juga :  Perda Diubah, Urus IMB Semakin Mudah

Apabila ternyata ada janji-janji politik yang telah disampaikan bupati namun belum tercantum dalam dokumen ranwal RPJMD, maka tugas DPRD mengingatkan. ”Misalnya ada janji pemerataan pembangunan yang belum tercantum di dokumen ranwal RPJMD,” kata dia.

Irianto menyatakan, setelah mendengarkan paparan dari Bappeda, ranwal RPJMD tersebut akan segera dikirim ke Gubernur Khofifah. ”Setelah dikonsultasikan ke Gubernur, Ranwal RPJMD akan dikembalikan ke Banyuwangi untuk kita (eksekutif dan legislatif, Red) bahas lebih lanjut,” terangnya.

Yang jelas, imbuh Irianto, RPJMD Banyuwangi tahun 2021 sampai 2026 harus sudah rampung dibahas enam bulan pasca Bupati Ipuk dan Wabup Sugirah dilantik. Tepatnya hingga 26 Agustus mendatang. ”Namun, mengingat waktu yang masih panjang, pembahasan RPJMD rampung lebih cepat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Cagub Jatim Gus Ipul Kunjungi Smart Kampung Desa Tamansari

Sebelumnya diberitakan, DPRD Banyuwangi mengawali hari pertama Ramadan dengan menggeber rapat paripurna internal Selasa (13/4). Paripurna kali ini digelar dalam rangka pembentukan dan pengesahan panitia khusus (pansus) yang bertugas melakukan pembahasan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banyuwangi periode 2021–2026.

Ketua DPRD I Made Cahyana turun tangan langsung memimpin rapat paripurna internal yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 tersebut. Rapat paripurna kali ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD M. Ali Mahrus dan sejumlah anggota dewan asal lintas fraksi.

Made mengatakan, sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017, sejak draf RPJMD diterima, DPRD punya waktu sepuluh hari untuk melakukan pembahasan ranwal RPJMD. ”Selanjutnya, rancangan RPJMD akan disepakati Saudara Bupati dan Ketua DPRD,” pungkasnya. (sgt/afi/c1)

RadarBanyuwangi.id – Pemkab Banyuwangi segera mengirimkan rancangan awal (ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banyuwangi periode 2021–2026 kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Hal ini dilakukan seiring rampungnya pembahasan ranwal RPJMD dimaksud antara Panitia Khusus (Pansus) DPRD bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan instansi terkait kemarin (15/4).

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, rapat pembahasan ranwal RPJMD 2021–2026 tersebut dipimpin langsung Ketua Pansus Irianto dan anggota yang berasal dari lintas fraksi di DPRD Banyuwangi. Sedangkan dari unsur eksekutif, hadir di antaranya Kepala Bappeda Suyanto Waspo Tondo Wicaksono dan Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Guntur Priambodo.

Irianto mengatakan, rapat kemarin digelar untuk mengetahui visi dan misi pasangan Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Wakil Bupati (Wabup) Sugirah. ”Ini pembahasan awal. Ibarat mau masuk ke rumah, kita permisi dulu. Kami ingin tahu rencana bupati seperti apa. Apakah sudah sesuai dengan janji-janji politik yang disampaikan saat kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2020 lalu,” ujarnya.

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Pilkades Serentak

Apabila ternyata ada janji-janji politik yang telah disampaikan bupati namun belum tercantum dalam dokumen ranwal RPJMD, maka tugas DPRD mengingatkan. ”Misalnya ada janji pemerataan pembangunan yang belum tercantum di dokumen ranwal RPJMD,” kata dia.

Irianto menyatakan, setelah mendengarkan paparan dari Bappeda, ranwal RPJMD tersebut akan segera dikirim ke Gubernur Khofifah. ”Setelah dikonsultasikan ke Gubernur, Ranwal RPJMD akan dikembalikan ke Banyuwangi untuk kita (eksekutif dan legislatif, Red) bahas lebih lanjut,” terangnya.

Yang jelas, imbuh Irianto, RPJMD Banyuwangi tahun 2021 sampai 2026 harus sudah rampung dibahas enam bulan pasca Bupati Ipuk dan Wabup Sugirah dilantik. Tepatnya hingga 26 Agustus mendatang. ”Namun, mengingat waktu yang masih panjang, pembahasan RPJMD rampung lebih cepat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kepala Daerah Harus Kreatif Cari Sumber Pembiayaan

Sebelumnya diberitakan, DPRD Banyuwangi mengawali hari pertama Ramadan dengan menggeber rapat paripurna internal Selasa (13/4). Paripurna kali ini digelar dalam rangka pembentukan dan pengesahan panitia khusus (pansus) yang bertugas melakukan pembahasan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banyuwangi periode 2021–2026.

Ketua DPRD I Made Cahyana turun tangan langsung memimpin rapat paripurna internal yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 tersebut. Rapat paripurna kali ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD M. Ali Mahrus dan sejumlah anggota dewan asal lintas fraksi.

Made mengatakan, sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017, sejak draf RPJMD diterima, DPRD punya waktu sepuluh hari untuk melakukan pembahasan ranwal RPJMD. ”Selanjutnya, rancangan RPJMD akan disepakati Saudara Bupati dan Ketua DPRD,” pungkasnya. (sgt/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/