alexametrics
24.6 C
Banyuwangi
Saturday, June 25, 2022

PPWK Saksikan Pengibaran Bendera Raksasa

GAMBIRAN, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Tim Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) bersama Bakesbangpol Banyuwangi ikut menghadiri upacara HUT Kemerdekaan kemarin. Upacara digelar di halaman Radio Bintang Tenggara, Gambiran.

Perwakilan PPWK yang hadir di antaranya Julies Puji Rahayu, Maftuha, Oktavius, Cuk Dwi Sumardi, Hariyanto, dan Ratna. Dalam kesempatan tersebut, tim PPWK juga menyerahkan tumpeng kepada panitia HUT Kemerdekaan. ”PPWK ikut hadir dalam upacara kemerdekaan. Kami terus mengawal kemerdekaan ini dengan tetap menularkan virus-virus kebangsaan,” ujar Julies mewakili teman-temannya.

Upacara bendera kemarin dihadiri lintas elemen. Ada anggota RAPI, Senkon, perangkat desa, pemuda desa, pelajar, hingga guru. Upacara berlangsung dengan khidmat. Selama upacara mereka tetap menerapkan protokol Covid-19. Jarak antarpeserta upacara satu meter.  

Usai upacara, semua peserta diajak mengibarkan bendera merah putih ukuran raksasa di tower setinggi 70 meter. Bendera digotong ramai-ramai penuh kehati-hatian. Mereka berjalan pelan menuju belakang Radio Bintang Tenggara. Dengan komando Babinsa setempat, bendera tersebut dikerek pelan-pelan. ”Alhamdulillah, pengibaran bendera berlangsung lancar. Meski anginnya cukup kencang, tali pengikat bendera tidak nyantol,” ujar Rendra, panitia pengibaran bendera.   

GAMBIRAN, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Tim Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) bersama Bakesbangpol Banyuwangi ikut menghadiri upacara HUT Kemerdekaan kemarin. Upacara digelar di halaman Radio Bintang Tenggara, Gambiran.

Perwakilan PPWK yang hadir di antaranya Julies Puji Rahayu, Maftuha, Oktavius, Cuk Dwi Sumardi, Hariyanto, dan Ratna. Dalam kesempatan tersebut, tim PPWK juga menyerahkan tumpeng kepada panitia HUT Kemerdekaan. ”PPWK ikut hadir dalam upacara kemerdekaan. Kami terus mengawal kemerdekaan ini dengan tetap menularkan virus-virus kebangsaan,” ujar Julies mewakili teman-temannya.

Upacara bendera kemarin dihadiri lintas elemen. Ada anggota RAPI, Senkon, perangkat desa, pemuda desa, pelajar, hingga guru. Upacara berlangsung dengan khidmat. Selama upacara mereka tetap menerapkan protokol Covid-19. Jarak antarpeserta upacara satu meter.  

Usai upacara, semua peserta diajak mengibarkan bendera merah putih ukuran raksasa di tower setinggi 70 meter. Bendera digotong ramai-ramai penuh kehati-hatian. Mereka berjalan pelan menuju belakang Radio Bintang Tenggara. Dengan komando Babinsa setempat, bendera tersebut dikerek pelan-pelan. ”Alhamdulillah, pengibaran bendera berlangsung lancar. Meski anginnya cukup kencang, tali pengikat bendera tidak nyantol,” ujar Rendra, panitia pengibaran bendera.   

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/