alexametrics
25.4 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Pimpinan Radar se-Jabar Nilai Banyuwangi Siap Sambut Wisatawan

BANYUWANGI – Belasan pimpinan media se-Jawa Barat (Jabar) di bawah ”bendera” Radar Bogor Grup berkunjung ke Banyuwangi kemarin (13/9). Kunjungan ke Bumi Blambangan ini mereka lakukan dalam rangkaian kegiatan ekspedisi ”Gerakan Anak Negeri” Spirit of Jawa-Bali.

Rombongan yang dipimpin CEO Radar Bogor Grup Hazairin Sitepu tersebut diterima langsung Bupati Ipuk Fiestiandani di Pendapa Sabha Swagata Blambangan. Selain itu, Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) Samsudin Adlawi dan Pemimpin Redaksi (Pemred) JP-RaBa juga turut menemui rombongan asal Jabar tersebut. Tidak hanya berkeliling kompleks pendapa, rombongan juga berdialog dengan Bupati Ipuk.

CEO Radar Bogor Grup Hazairin Sitepu mengatakan, saat melakukan ekspedisi Gerakan Anak Negeri pihaknya menembus sejumlah posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di berbagai provinsi di Pulau Jawa. ”Melalui ekspedisi ini kami ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat. Marilah kita tidak menganggap Covid-19 sebagai musuh yang harus ditakuti,” ujarnya.

Sebaliknya, pihaknya mengajak masyarakat untuk hidup sebagaimana kondisi normal. Hanya saja, selama pandemi Covid-19 belum benar-benar berlalu, masyarakat harus terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam beraktivitas. ”Sehingga ekonomi bisa bergerak, interaksi sosial bisa terjalin. Sebab, selama pandemi Covid-19, interaksi sosial antarwarga hilang. Kita ingin mengembalikan kembali kultur sosial ini. Sehingga Indonesia kembali seperti dulu,” kata dia.

Tidak hanya itu, ada pesan lain yang ingin disampaikan melalui Ekspedisi Gerakan Anak Negeri tersebut. Pesan dimaksud adalah agar anak-anak tidak stres, mereka bisa keluar rumah untuk bermain bersama teman-temannya. Mereka juga bisa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.

Masih menurut Hazairin, masyarakat diharapkan juga bisa bepergian ke mana saja. Tidak terkecuali di destinasi-destinasi wisata. ”Sehingga Indonesia tidak terpuruk lebih dalam. Sektor bisnis tidak semakin terpuruk,” tuturnya.

Khusus kunjungan ke Banyuwangi, kata Hazairin, pihaknya berada di kabupaten the Sunrise of Java ini bukan sekadar untuk transit. Lebih dari itu, dia menilai Banyuwangi punya nama besar sehingga banyak orang ingin tahu perkembangan Banyuwangi terkini. ”Maka, kami ingin melihat Banyuwangi dari dekat. Kalau kami lihat, kerja keras bupati bersama jajaran pemkab, Banyuwangi siap menyambut wisatawan datang ke Banyuwangi. Banyak pejabat daerah lain yang datang untuk belajar di Banyuwangi. Kami sampaikan teruslah Banyuwangi menjadi guru bagi daerah-daerah lain di Indonesia,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Ipuk mengaku pihaknya merasa terhormat para pimpinan media di Jabar berkunjung ke Banyuwangi. ”Apresiasi tamu kita kepada Banyuwangi sangat baik. Kami berusaha mempertahankan persepsi positif tentang Banyuwangi ini,” akunya.

Ipuk menambahkan, setelah berkunjung dan melihat langsung Banyuwangi, diharapkan para pimpinan media tersebut bisa menjadi endorser bagi Banyuwangi. ”Mudah-mudahan para pimpinan radar di wilayah Jawa Barat, ini bisa menyampaikan berita-berita positif tentang Banyuwangi,” pungkasnya. (sgt/afi/c1)

BANYUWANGI – Belasan pimpinan media se-Jawa Barat (Jabar) di bawah ”bendera” Radar Bogor Grup berkunjung ke Banyuwangi kemarin (13/9). Kunjungan ke Bumi Blambangan ini mereka lakukan dalam rangkaian kegiatan ekspedisi ”Gerakan Anak Negeri” Spirit of Jawa-Bali.

Rombongan yang dipimpin CEO Radar Bogor Grup Hazairin Sitepu tersebut diterima langsung Bupati Ipuk Fiestiandani di Pendapa Sabha Swagata Blambangan. Selain itu, Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) Samsudin Adlawi dan Pemimpin Redaksi (Pemred) JP-RaBa juga turut menemui rombongan asal Jabar tersebut. Tidak hanya berkeliling kompleks pendapa, rombongan juga berdialog dengan Bupati Ipuk.

CEO Radar Bogor Grup Hazairin Sitepu mengatakan, saat melakukan ekspedisi Gerakan Anak Negeri pihaknya menembus sejumlah posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di berbagai provinsi di Pulau Jawa. ”Melalui ekspedisi ini kami ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat. Marilah kita tidak menganggap Covid-19 sebagai musuh yang harus ditakuti,” ujarnya.

Sebaliknya, pihaknya mengajak masyarakat untuk hidup sebagaimana kondisi normal. Hanya saja, selama pandemi Covid-19 belum benar-benar berlalu, masyarakat harus terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam beraktivitas. ”Sehingga ekonomi bisa bergerak, interaksi sosial bisa terjalin. Sebab, selama pandemi Covid-19, interaksi sosial antarwarga hilang. Kita ingin mengembalikan kembali kultur sosial ini. Sehingga Indonesia kembali seperti dulu,” kata dia.

Tidak hanya itu, ada pesan lain yang ingin disampaikan melalui Ekspedisi Gerakan Anak Negeri tersebut. Pesan dimaksud adalah agar anak-anak tidak stres, mereka bisa keluar rumah untuk bermain bersama teman-temannya. Mereka juga bisa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.

Masih menurut Hazairin, masyarakat diharapkan juga bisa bepergian ke mana saja. Tidak terkecuali di destinasi-destinasi wisata. ”Sehingga Indonesia tidak terpuruk lebih dalam. Sektor bisnis tidak semakin terpuruk,” tuturnya.

Khusus kunjungan ke Banyuwangi, kata Hazairin, pihaknya berada di kabupaten the Sunrise of Java ini bukan sekadar untuk transit. Lebih dari itu, dia menilai Banyuwangi punya nama besar sehingga banyak orang ingin tahu perkembangan Banyuwangi terkini. ”Maka, kami ingin melihat Banyuwangi dari dekat. Kalau kami lihat, kerja keras bupati bersama jajaran pemkab, Banyuwangi siap menyambut wisatawan datang ke Banyuwangi. Banyak pejabat daerah lain yang datang untuk belajar di Banyuwangi. Kami sampaikan teruslah Banyuwangi menjadi guru bagi daerah-daerah lain di Indonesia,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Ipuk mengaku pihaknya merasa terhormat para pimpinan media di Jabar berkunjung ke Banyuwangi. ”Apresiasi tamu kita kepada Banyuwangi sangat baik. Kami berusaha mempertahankan persepsi positif tentang Banyuwangi ini,” akunya.

Ipuk menambahkan, setelah berkunjung dan melihat langsung Banyuwangi, diharapkan para pimpinan media tersebut bisa menjadi endorser bagi Banyuwangi. ”Mudah-mudahan para pimpinan radar di wilayah Jawa Barat, ini bisa menyampaikan berita-berita positif tentang Banyuwangi,” pungkasnya. (sgt/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/