alexametrics
27.6 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

6000 Kotak Suara Kertas Siap Digunakan Pemilu 2019 di Banyuwangi

BANYUWANGI – Enam pulu enam hari menjelang coblosan 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi merampungkan perakitan sekitar 6000 unit kotak suara.

Jumlah kotak suara yang telah dirakit tersebut mencapai 23,45 persen dari total kebutuhan salah satu jenis logistik Pemilu tersebut yang akan didistribusikan ke 5.516 TPS se-Bumi Blambangan. Masing-masing TPS mendapat alokasi lima kotak suara, sehingga totalnya mencapai 25.580 unit.

Bahkan bukan hanya merakit kotak suara, pihak lembaga penyelenggara Pemilu tingkat Banyuwangi, itu juga mulai mengeset alat kelengkapan tempat pemungutan suara (TPS). Alat kelengkapan yang tersebut antara lain alat coblos, bantalan, dan tinta. Alat-alat kelengkapan TPS yang telah diset, itu lantas dimasukkan ke setiap kotak suara yang telah selesai dirakit.

Pihak KPU menerjunkan 15 personel untuk melakukan perakitan sekaligus pengesetan kotak suara dan alat kelengkapan TPS tersebut. Mereka mulai bekerja sejak 1 Februari lalu.

Ketua KPU Banyuwangi Syamsul Arifin memastikan progress persiapan logistik Pemilu 2019 berjalan on the track. “Kebutuhan kotak suara sudah terpenuhi. Tinggal menuntaskan proses perakitan yang sudah berjalan sejak beberapa hari lalu,” ujarnya kemarin (10/2).

Sementara itu, salah satu logistik Pemilu yang lain, yakni surat suara juga terus datang secara bergelombang. Tidak hanya surat suara untuk pemilihan anggota DPR RI, KPU juga sudah menerima surat suara pemilihan anggota DPRD Jatim dan anggota DPRD Banyuwangi.

Syamsul menambahkan, surat suara Pemilu 2019 akan dipenuhi secara bertahap. Dia optimistis kebutuhan surat suara tersebut akan terpenuhi secara keseluruhan pada Maret mendatang. “Setelah ini, surat suara akan dilipat dengan melibatkan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

BANYUWANGI – Enam pulu enam hari menjelang coblosan 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi merampungkan perakitan sekitar 6000 unit kotak suara.

Jumlah kotak suara yang telah dirakit tersebut mencapai 23,45 persen dari total kebutuhan salah satu jenis logistik Pemilu tersebut yang akan didistribusikan ke 5.516 TPS se-Bumi Blambangan. Masing-masing TPS mendapat alokasi lima kotak suara, sehingga totalnya mencapai 25.580 unit.

Bahkan bukan hanya merakit kotak suara, pihak lembaga penyelenggara Pemilu tingkat Banyuwangi, itu juga mulai mengeset alat kelengkapan tempat pemungutan suara (TPS). Alat kelengkapan yang tersebut antara lain alat coblos, bantalan, dan tinta. Alat-alat kelengkapan TPS yang telah diset, itu lantas dimasukkan ke setiap kotak suara yang telah selesai dirakit.

Pihak KPU menerjunkan 15 personel untuk melakukan perakitan sekaligus pengesetan kotak suara dan alat kelengkapan TPS tersebut. Mereka mulai bekerja sejak 1 Februari lalu.

Ketua KPU Banyuwangi Syamsul Arifin memastikan progress persiapan logistik Pemilu 2019 berjalan on the track. “Kebutuhan kotak suara sudah terpenuhi. Tinggal menuntaskan proses perakitan yang sudah berjalan sejak beberapa hari lalu,” ujarnya kemarin (10/2).

Sementara itu, salah satu logistik Pemilu yang lain, yakni surat suara juga terus datang secara bergelombang. Tidak hanya surat suara untuk pemilihan anggota DPR RI, KPU juga sudah menerima surat suara pemilihan anggota DPRD Jatim dan anggota DPRD Banyuwangi.

Syamsul menambahkan, surat suara Pemilu 2019 akan dipenuhi secara bertahap. Dia optimistis kebutuhan surat suara tersebut akan terpenuhi secara keseluruhan pada Maret mendatang. “Setelah ini, surat suara akan dilipat dengan melibatkan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/