28.9 C
Banyuwangi
Tuesday, March 21, 2023

Kunjungi Ajimonoto, dokter Agung Minta Petani Dapat Pupuk Organik Gratis

BANYUWANGi, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Komisi DPRD Jatim melakukan kunjungan ke PT Ajinomoto Mojokerto, pada Jumat (10/3).

Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jatim dokter Agung Mulyono menjelaskan, agenda kunjungan ini dalam rangka pengawasan di wilayah kerja Provinsi Jatim.

Dalam kegiatan kunjungan dokter Agung berpesan kepada direksi Ajinomoto untuk senantiasa bermanfaat terhadap masyarakat sekitar pabrik. Salah satunya produk pupuk organik cair Amina yang diharapkan masyarakat sekitar mendapatkannya secara gratis.

Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim ini mengatakan, mengingat petani di provinsi Jatim merasakan sulitnya bahan, mahalnya kebutuhan pupuk organik

“Petani sekitar yang tanam padi, kedelai dan jagung harus bisa merasakan. Karena pupuk Jatim langka dan tidak mencukupi. Dan harga pupuk organik di pasar pun harganya mahal,” kata Putra Purwo ini.

dokter alumni Unair ini memberikan apresiasi pembuatan pupuk organik cair dari bahan baku tetes tebu. Sebab, kebutuhan akan pupuk di Jatim sangat tinggi, sehingga dipastikan akan sangat membantu petani, sebagai alternatif pupuk organik dengan harga murah.

Baca Juga :  Bagikan Pupuk Gratis, Bung Karna Ajak Petani Manfaatkan Pupuk Berimbang

Ajinomoto memproduksi pupuk organik cair dengan menggunakan bahan baku alami seperti tetes tebu. Dalam pengelolaan proses tersebut menghasilkan produk cair berupa pupuk Amina.

Sampai saat ini Ajinomoto telah mengembangkan berbagai pupuk yang memanfaatkan sisa hasil produksi mereka, harapannya agar para petani dapat lebih mudah mendapatkan pupuk yang mereka butuhkan untuk menjaga kesuburan tanah dan tanaman mereka.

“Tadi ada pengolahan limbah menjadi pupuk dan ini sebuah trobosan yang cukup bagus. Tinggal kini ditingkatkan lagi agar bisa menjangkau semua petani di Jatim. Apalagi ada teknologi pupuk dengan menggunakan drone, sehingga mungkin satu hektar cukup beberapa jam saja,” ujar Koordinator Dapil IV Partai Demokrat ini.

Baca Juga :  Keberhasilan Atasi Pandemi Bantu Wujudkan Visi Indonesia 2045

dokter yang hobi gowes ini juga meminta agar Ajinomoto meningkatkan pemberdayaan kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sekaligus mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja di Jatim untuk menekan angka pengangguran. Dengan kerjasama yang optimal dengan pemerintah, maka perusahaan akan bisa meningkatkan manfaatnya bagi masyarakat Jatim.

“Saya juga apresiasi pembiayaan kesehatan pegawai bagus sekali yaitu ikut BPJS dan ada anggaran swakelola/ tambahan dari perusahaan,” kata dokter kelahiran Tegaldlimo ini.

Sementara itu, Direktur Ajinomoto Indonesia Jasman Silalahi mengatakan, perusahaannya akan terus berkomitmen mengurangi beban lingkungan. Sehingga, limbah yang dikelola akan bermanfaat bagi masyarakat luas dan menjadi nilai tambah bagi petani.

“Banyak aktivitas yang kita lakukan dan pada prinsipnya waste yang kita hasilkan seminimal mungkin dan bisa dikelola bermanfaat buat masyarakat sekitarnya,” ujar Jasman. (*)

BANYUWANGi, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Komisi DPRD Jatim melakukan kunjungan ke PT Ajinomoto Mojokerto, pada Jumat (10/3).

Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jatim dokter Agung Mulyono menjelaskan, agenda kunjungan ini dalam rangka pengawasan di wilayah kerja Provinsi Jatim.

Dalam kegiatan kunjungan dokter Agung berpesan kepada direksi Ajinomoto untuk senantiasa bermanfaat terhadap masyarakat sekitar pabrik. Salah satunya produk pupuk organik cair Amina yang diharapkan masyarakat sekitar mendapatkannya secara gratis.

Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim ini mengatakan, mengingat petani di provinsi Jatim merasakan sulitnya bahan, mahalnya kebutuhan pupuk organik

“Petani sekitar yang tanam padi, kedelai dan jagung harus bisa merasakan. Karena pupuk Jatim langka dan tidak mencukupi. Dan harga pupuk organik di pasar pun harganya mahal,” kata Putra Purwo ini.

dokter alumni Unair ini memberikan apresiasi pembuatan pupuk organik cair dari bahan baku tetes tebu. Sebab, kebutuhan akan pupuk di Jatim sangat tinggi, sehingga dipastikan akan sangat membantu petani, sebagai alternatif pupuk organik dengan harga murah.

Baca Juga :  Hari Ini, Sekjen PD, Hinca Panjaitan, Sambangi DPC Demokrat

Ajinomoto memproduksi pupuk organik cair dengan menggunakan bahan baku alami seperti tetes tebu. Dalam pengelolaan proses tersebut menghasilkan produk cair berupa pupuk Amina.

Sampai saat ini Ajinomoto telah mengembangkan berbagai pupuk yang memanfaatkan sisa hasil produksi mereka, harapannya agar para petani dapat lebih mudah mendapatkan pupuk yang mereka butuhkan untuk menjaga kesuburan tanah dan tanaman mereka.

“Tadi ada pengolahan limbah menjadi pupuk dan ini sebuah trobosan yang cukup bagus. Tinggal kini ditingkatkan lagi agar bisa menjangkau semua petani di Jatim. Apalagi ada teknologi pupuk dengan menggunakan drone, sehingga mungkin satu hektar cukup beberapa jam saja,” ujar Koordinator Dapil IV Partai Demokrat ini.

Baca Juga :  Konsumsi Ayam Meningkat, Inflasi Meroket

dokter yang hobi gowes ini juga meminta agar Ajinomoto meningkatkan pemberdayaan kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sekaligus mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja di Jatim untuk menekan angka pengangguran. Dengan kerjasama yang optimal dengan pemerintah, maka perusahaan akan bisa meningkatkan manfaatnya bagi masyarakat Jatim.

“Saya juga apresiasi pembiayaan kesehatan pegawai bagus sekali yaitu ikut BPJS dan ada anggaran swakelola/ tambahan dari perusahaan,” kata dokter kelahiran Tegaldlimo ini.

Sementara itu, Direktur Ajinomoto Indonesia Jasman Silalahi mengatakan, perusahaannya akan terus berkomitmen mengurangi beban lingkungan. Sehingga, limbah yang dikelola akan bermanfaat bagi masyarakat luas dan menjadi nilai tambah bagi petani.

“Banyak aktivitas yang kita lakukan dan pada prinsipnya waste yang kita hasilkan seminimal mungkin dan bisa dikelola bermanfaat buat masyarakat sekitarnya,” ujar Jasman. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/