alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Baznas Minta Bupati Motivasi ASN Salurkan Zakat

BANYUWANGI – Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menggelar silaturahmi dengan jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi kemarin (9/3). Pada kesempatan tersebut Bupati Ipuk mengapresiasi kinerja Baznas yang terus bersinergi dengan pemerintah dalam program pengentasan kemiskinan.

Ketua Komisioner Baznas Banyuwangi Lukman Hakim bersama para komisioner yang lain hadir langsung dalam pertemuan yang digelar di Pendapa Sabha Swagata Blambangan tersebut. Selain itu, turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi Slamet serta Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Banyuwangi M. Luqman. 

Ipuk mengatakan, akibat pandemi Covid-19 tantangan ke depan akan lebih berat, terutama pemulihan sosial ekonomi masyarakat. ”Untuk itu, saya berharap agar program-program Baznas bisa dijalankan sinergis dengan program pemkab. Tidak hanya yang sifatnya memberikan bantuan, namun juga turut membantu pemulihan ekonomi warga,” ujarnya.  

Ipuk menyatakan pihaknya mengapresiasi kerja Baznas yang selama ini ”keroyokan” bareng pemkab berhasil menurunkan angka kemiskinan. ”Meski tidak kita pungkiri di masa pandemi ini angka kemiskinan di Banyuwangi naik 0,6 persen, namun dibanding daerah lain angka kenaikan ini relatif kecil,” imbuhnya.

Baca Juga :  APBD 2022 Defisit Rp 100 Miliar, Pemkab Situbondo Fokus Dongkrak PAD

Ipuk lalu menyebutkan sejumlah program 100 hari kerja pasangan Bupati Ipuk dan Wakil Bupati (Wabup) Sugirah yang fokus pada pemulihan ekonomi warga, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di masa pandemi ini. Seperti program bantuan alat usaha bagi warga hingga peningkatan warung rakyat. Ipuk meminta kepada Baznas agar bisa terlibat dalam penanganan masalah ini.

Bila memungkinkan, kata Ipuk, dirinya berharap Baznas bisa menyalurkan infak dan sedekah yang masuk lewat Baznas dalam bentuk bantuan usaha kepada warga. Misalnya untuk tambahan beli kompor atau memperbaiki warung milik rakyat menjadi lebih layak. ”Jadi kita tidak memberi umpan, namun kailnya,” tuturnya.

Ketua Baznas Lukman Hakim menyatakan siap menjalankan tugas-tugasnya berkolaborasi dengan pemkab. ”Kami siap bermitra dengan pemkab untuk menjalankan semua kegiatan sosial yang berkaitan dengan kepentingan mustahik (penerima zakat),” kata Lukman.

Dia menambahkan, pihaknya siap mendukung program-program yang sedang dijalankan. ”Namun, kami juga akan membuat program-program baru yang lebih baik,” imbuhnya.

Lukman menambahkan, pihaknya memiliki lima program kerja pemberdayaan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan program distribusi, antara lain ”Banyuwangi Makmur”, ”Banyuwangi Cerdas”, dan ”Banyuwangi Taqwa”.

Baca Juga :  Di Banyuwangi 394 Anak Yatim Karena Covid

”Kami berharap sedekah dan infak yang dikumpulkan bisa meningkat setiap tahunnya sehingga jumlah bantuan yang didistribusikan bisa dinikmati lebih banyak orang. Termasuk program-program Bupati Ipuk yang siap kami dukung. Seperti memberikan bantuan modal usaha kepada usaha mikro melalui program Banyuwangi Makmur, beasiswa bagi warga kurang mampu, hingga mengadakan khitanan massal bagi kaum duafa,” tambah Lukman.

Lukman juga menyampaikan harapannya agar Bupati Ipuk bisa memotivasi para ASN untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya ke lembaga tersebut. ”Kami berharap agar Bu Ipuk bisa mendorong ASN untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya ke Baznas. Semakin besar dana yang terkumpul, maka semakin banyak pula pihak yang bisa dibantu,” kata Lukman.

Mendengar hal tersebut, Ipuk menyatakan siap untuk mendukung keinginan Baznas. ”Kami akan bahas serta mengajak ASN untuk dapat memberikan zakat dan sedekahnya melalui Baznas,” pungkasnya. (sgt/aif/c1)

BANYUWANGI – Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menggelar silaturahmi dengan jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi kemarin (9/3). Pada kesempatan tersebut Bupati Ipuk mengapresiasi kinerja Baznas yang terus bersinergi dengan pemerintah dalam program pengentasan kemiskinan.

Ketua Komisioner Baznas Banyuwangi Lukman Hakim bersama para komisioner yang lain hadir langsung dalam pertemuan yang digelar di Pendapa Sabha Swagata Blambangan tersebut. Selain itu, turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi Slamet serta Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Banyuwangi M. Luqman. 

Ipuk mengatakan, akibat pandemi Covid-19 tantangan ke depan akan lebih berat, terutama pemulihan sosial ekonomi masyarakat. ”Untuk itu, saya berharap agar program-program Baznas bisa dijalankan sinergis dengan program pemkab. Tidak hanya yang sifatnya memberikan bantuan, namun juga turut membantu pemulihan ekonomi warga,” ujarnya.  

Ipuk menyatakan pihaknya mengapresiasi kerja Baznas yang selama ini ”keroyokan” bareng pemkab berhasil menurunkan angka kemiskinan. ”Meski tidak kita pungkiri di masa pandemi ini angka kemiskinan di Banyuwangi naik 0,6 persen, namun dibanding daerah lain angka kenaikan ini relatif kecil,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pilkades Serentak Diikuti 51 Desa, Digelar Bareng Agenda Pileg

Ipuk lalu menyebutkan sejumlah program 100 hari kerja pasangan Bupati Ipuk dan Wakil Bupati (Wabup) Sugirah yang fokus pada pemulihan ekonomi warga, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di masa pandemi ini. Seperti program bantuan alat usaha bagi warga hingga peningkatan warung rakyat. Ipuk meminta kepada Baznas agar bisa terlibat dalam penanganan masalah ini.

Bila memungkinkan, kata Ipuk, dirinya berharap Baznas bisa menyalurkan infak dan sedekah yang masuk lewat Baznas dalam bentuk bantuan usaha kepada warga. Misalnya untuk tambahan beli kompor atau memperbaiki warung milik rakyat menjadi lebih layak. ”Jadi kita tidak memberi umpan, namun kailnya,” tuturnya.

Ketua Baznas Lukman Hakim menyatakan siap menjalankan tugas-tugasnya berkolaborasi dengan pemkab. ”Kami siap bermitra dengan pemkab untuk menjalankan semua kegiatan sosial yang berkaitan dengan kepentingan mustahik (penerima zakat),” kata Lukman.

Dia menambahkan, pihaknya siap mendukung program-program yang sedang dijalankan. ”Namun, kami juga akan membuat program-program baru yang lebih baik,” imbuhnya.

Lukman menambahkan, pihaknya memiliki lima program kerja pemberdayaan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dengan program distribusi, antara lain ”Banyuwangi Makmur”, ”Banyuwangi Cerdas”, dan ”Banyuwangi Taqwa”.

Baca Juga :  Kawasan Industri Wongsorejo Pernah Kerja Sama dengan 3 BUMN

”Kami berharap sedekah dan infak yang dikumpulkan bisa meningkat setiap tahunnya sehingga jumlah bantuan yang didistribusikan bisa dinikmati lebih banyak orang. Termasuk program-program Bupati Ipuk yang siap kami dukung. Seperti memberikan bantuan modal usaha kepada usaha mikro melalui program Banyuwangi Makmur, beasiswa bagi warga kurang mampu, hingga mengadakan khitanan massal bagi kaum duafa,” tambah Lukman.

Lukman juga menyampaikan harapannya agar Bupati Ipuk bisa memotivasi para ASN untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya ke lembaga tersebut. ”Kami berharap agar Bu Ipuk bisa mendorong ASN untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya ke Baznas. Semakin besar dana yang terkumpul, maka semakin banyak pula pihak yang bisa dibantu,” kata Lukman.

Mendengar hal tersebut, Ipuk menyatakan siap untuk mendukung keinginan Baznas. ”Kami akan bahas serta mengajak ASN untuk dapat memberikan zakat dan sedekahnya melalui Baznas,” pungkasnya. (sgt/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/