alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Umbul-Umbul APK Berguguran

GENTENG – Sejumlah alat peraga kam­panye (APK) yang dipasang Komisi Pemi­lihan Umum (KPU) Banyuwangi, banyak yang roboh. Itu terjadi karena diterpa angin kencang dan nyaris mengenai pengguna jalan. itu seperti di Jalan KH Hasyim Ashari, Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, kemarin (7/5).

Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, APK milik KPU itu roboh ke arah badan jalan itu karena bambu penyangga tidak kuat menahan angin kencang. “Umbul-umbul itu roboh ke jalan dan hampir me­nimpa pegendara motor,” ujar Supriyo, 48, warga Dusun Resomulyo, Desa Gen­teng Wetan,Kecamatan Genteng.

Menurut Supriyo, bambu penyangga umbul-umbul tersebut ditanam kurang dalam, yakni hanya sekitar 10 centimeter. Sehingga, saat diterpa angin umbul-umbul APK milik KPU yang dipasang dibahu jalan itu roboh.

“Umbul-umbul yang dipasang di daerah situ tidak akan bertahan lama, karena anginnya kencang dan dekat dengan per­sawahan,” ungkapnya.

Alat peraga kampanye yang rusak itu, termasuk kelengahan dalam aturan. Meng­ingat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (Cagub dan Ca­wagub) memiliki hak dikenal oleh ma­syarakat melalui alat peraga. “Mulai tadi siang, masih belum ada perbaikan,” katanya.

Seharusnya, terang dia, KPU Banyuwangi memasang APK Pilgub 2018 itu secara benar. Jika pemasangannya asal-asalan, itu akan mengganggu kenyamanan dan ke­selamatan masyarakat. “Jika dipasang dari sekarang hingga hari tenang, harus diperhatikan agar awet. Kalau tiba-tiba roboh dan mengenai mobil atau sepeda motor kan bahaya itu,” cetusnya.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Genteng, Maksun Rahmat Pujianto menyatakan, pihaknya hanya bertanggung jawab atas pemasangan alat peraga. Sedangkan mengenai alat peraga yang rusak dan hilang, itu menjadi urusan KPU. “Terkait robohnya umbul-umbul tersebut, kami baru tahu. Saat ini belum kami cek, jika benara roboh akan segera kami benahi,” paparnya.

GENTENG – Sejumlah alat peraga kam­panye (APK) yang dipasang Komisi Pemi­lihan Umum (KPU) Banyuwangi, banyak yang roboh. Itu terjadi karena diterpa angin kencang dan nyaris mengenai pengguna jalan. itu seperti di Jalan KH Hasyim Ashari, Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, kemarin (7/5).

Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, APK milik KPU itu roboh ke arah badan jalan itu karena bambu penyangga tidak kuat menahan angin kencang. “Umbul-umbul itu roboh ke jalan dan hampir me­nimpa pegendara motor,” ujar Supriyo, 48, warga Dusun Resomulyo, Desa Gen­teng Wetan,Kecamatan Genteng.

Menurut Supriyo, bambu penyangga umbul-umbul tersebut ditanam kurang dalam, yakni hanya sekitar 10 centimeter. Sehingga, saat diterpa angin umbul-umbul APK milik KPU yang dipasang dibahu jalan itu roboh.

“Umbul-umbul yang dipasang di daerah situ tidak akan bertahan lama, karena anginnya kencang dan dekat dengan per­sawahan,” ungkapnya.

Alat peraga kampanye yang rusak itu, termasuk kelengahan dalam aturan. Meng­ingat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (Cagub dan Ca­wagub) memiliki hak dikenal oleh ma­syarakat melalui alat peraga. “Mulai tadi siang, masih belum ada perbaikan,” katanya.

Seharusnya, terang dia, KPU Banyuwangi memasang APK Pilgub 2018 itu secara benar. Jika pemasangannya asal-asalan, itu akan mengganggu kenyamanan dan ke­selamatan masyarakat. “Jika dipasang dari sekarang hingga hari tenang, harus diperhatikan agar awet. Kalau tiba-tiba roboh dan mengenai mobil atau sepeda motor kan bahaya itu,” cetusnya.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Genteng, Maksun Rahmat Pujianto menyatakan, pihaknya hanya bertanggung jawab atas pemasangan alat peraga. Sedangkan mengenai alat peraga yang rusak dan hilang, itu menjadi urusan KPU. “Terkait robohnya umbul-umbul tersebut, kami baru tahu. Saat ini belum kami cek, jika benara roboh akan segera kami benahi,” paparnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/