alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Pilgub, Anggota Linmas Harus Netral

BANYUWANGI – Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Banyuwangi unjuk kekuatan di Taman Blambangan kemarin (7/5). Mereka berikrar bersama-sama untuk mengawal pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018.

  Kesiapan Satlinmas mengawal Pilgub 2018 ditunjukkan pada apel gelar pasukan yang dilangsungkan di Taman Blambangan. Selain unsur Satlinmas, apel gelar pasukan kali ini juga diikuti unsur TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi.

  Pada apel itu, hadir  Bupati Abdullah Azwar Anas, Wakil Bupati (Wabup) Yusuf Widyatmoko, dan anggota Forum Pimpinan Daerah (Forpimda). Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi Syamsul Arifin juga hadir dan menyaksikan apel gelar pasukan tersebut.

  Sementara itu, saat memimpin apel gelar pasukan Anas meminta seluruh anggota Satlinmas bersikap netral dalam menjalankan tugas. Hal ini diperlukan agar pelaksanaan pilgub berjalan aman dan lancar.  

Anas mengatakan, pesta demokrasi Pilgub Jatim 2018 harus disikapi dengan bijak. Termasuk personel Linmas yang terlibat langsung pengamanan pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur (wagub) Jatim tersebut. ”Linmas harus netral. Jangan terlibat langsung dalam kampanye mendukung salah satu calon. Meskipun Linmas punya hak pilih, tapi harus mengedepankan netralitas. Ini agar tidak mempengaruhi kinerja yang berimbas pada proses pilgub,” ujarnya.  

Anas menuturkan, Satlinmas memegang peran penting saat pelaksanaan pemungutan suara, yakni mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan kotak suara di desa dan kelurahan. ”Ini bukan hal yang mudah, dibutuhkan loyalitas, dedikasi, dan keberanian yang tinggi. Oleh karena itu, netralitas perlu dijunjung,” imbuhnya.

Selain itu, Anas meminta Linmas bersinergi dengan anggota forum pimpinan kecamatan (forpimka) dan masyarakat di wilayah masing-masing untuk menciptakan suasana yang aman dan damai selama pilgub. ”Laporkan segera kepada aparat kepolisian jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Tegur dan ingatkan secara santun namun tegas setiap pihak yang berusaha menggagalkan pelaksanaan pilgub,” pintanya.

Anas menambahkan, pihaknya berharap dukungan semua pihak untuk bersama-sama menciptakan stabilitas politik dan ketertiban keamanan di Banyuwangi. Keamanan dan ketertiban perlu dijaga agar iklim investasi bisa terus terjaga. ”Jangan sampai hanya gara-gara pilgub sampai mencederai kondusivitas daerah,” pungkasnya. (sgt/afi)

BANYUWANGI – Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Banyuwangi unjuk kekuatan di Taman Blambangan kemarin (7/5). Mereka berikrar bersama-sama untuk mengawal pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018.

  Kesiapan Satlinmas mengawal Pilgub 2018 ditunjukkan pada apel gelar pasukan yang dilangsungkan di Taman Blambangan. Selain unsur Satlinmas, apel gelar pasukan kali ini juga diikuti unsur TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi.

  Pada apel itu, hadir  Bupati Abdullah Azwar Anas, Wakil Bupati (Wabup) Yusuf Widyatmoko, dan anggota Forum Pimpinan Daerah (Forpimda). Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi Syamsul Arifin juga hadir dan menyaksikan apel gelar pasukan tersebut.

  Sementara itu, saat memimpin apel gelar pasukan Anas meminta seluruh anggota Satlinmas bersikap netral dalam menjalankan tugas. Hal ini diperlukan agar pelaksanaan pilgub berjalan aman dan lancar.  

Anas mengatakan, pesta demokrasi Pilgub Jatim 2018 harus disikapi dengan bijak. Termasuk personel Linmas yang terlibat langsung pengamanan pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur (wagub) Jatim tersebut. ”Linmas harus netral. Jangan terlibat langsung dalam kampanye mendukung salah satu calon. Meskipun Linmas punya hak pilih, tapi harus mengedepankan netralitas. Ini agar tidak mempengaruhi kinerja yang berimbas pada proses pilgub,” ujarnya.  

Anas menuturkan, Satlinmas memegang peran penting saat pelaksanaan pemungutan suara, yakni mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan kotak suara di desa dan kelurahan. ”Ini bukan hal yang mudah, dibutuhkan loyalitas, dedikasi, dan keberanian yang tinggi. Oleh karena itu, netralitas perlu dijunjung,” imbuhnya.

Selain itu, Anas meminta Linmas bersinergi dengan anggota forum pimpinan kecamatan (forpimka) dan masyarakat di wilayah masing-masing untuk menciptakan suasana yang aman dan damai selama pilgub. ”Laporkan segera kepada aparat kepolisian jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Tegur dan ingatkan secara santun namun tegas setiap pihak yang berusaha menggagalkan pelaksanaan pilgub,” pintanya.

Anas menambahkan, pihaknya berharap dukungan semua pihak untuk bersama-sama menciptakan stabilitas politik dan ketertiban keamanan di Banyuwangi. Keamanan dan ketertiban perlu dijaga agar iklim investasi bisa terus terjaga. ”Jangan sampai hanya gara-gara pilgub sampai mencederai kondusivitas daerah,” pungkasnya. (sgt/afi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/