alexametrics
27.6 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Pasangan Calon Pilgub Bisa Pasang APK Tambahan

BANYUWANGI – Tim Kampanye pasangan calon (paslon) peserta Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 punya celah untuk memasang alat peraga kampanye (APK) di luar jatah KPU. Untuk mengatasi kekosongan pasca-penertiban seluruh APK liar, tim kampanye paslon bisa segera mencetak dan memasang APK secara mandiri.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi menggelar rapat kerja (raker) dengan tim kampanye paslon kemarin (6/3). Raker yang digelar di kantor KPU, Jalan Agus Salim Banyuwangi, tersebut dihadiri ketua Tim Pemenangan Pasangan Khofifah Indah Parawansa-Emil Elestianto Dardak, Michael Edy Hariyanto dan Ketua Tim Pemenangan Pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, Hermanto.

Komisioner KPU Jamaludin mengatakan, mengacu Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017, pengadaan dan pemasangan APK Pilgub Jatim difasilitasi KPU. APK yang difasilitasi KPU antara lain, baliho paling banyak lima unit per kabupaten, umbul-umbul maksimal sepuluh unit per kecamatan, serta spanduk paling banyak dua unit per desa atau kelurahan.

Namun demikian, sesuai Peraturan KPU 4/2017 dan Keputusan KPU Jatim, ada kuota APK tambahan yang bisa dicetak dan dipasang oleh pihak paslon atau tim pemenangan. ”Kuota tambahan tersebut paling banyak 150 persen dari batas maksimal APK yang difasilitasi KPU,” ujarnya.

Menurut Jamaludin, meski bisa dicetak dan dipasang secara mandiri, desain APK tersebut harus mendapat rekomendasi dari KPU Jatim. ”Desain tersebut sudah disepakati oleh KPU Jatim,” kata dia.

Karena desain APK kedua paslon sudah disepakati oleh KPU Jatim, imbuh Jamaludin, maka untuk menyiasati kekosongan selama alat peraga yang difasilitasi KPU belum terpasang tim kampanye bisa memasang APK tambahan yang dicetak oleh tim pemenangan tersebut. ”Artinya, jatah APK tambahan 150 persen tersebut bisa segera dicetak dan dipasang,” pungkasnya. (sgt)

BANYUWANGI – Tim Kampanye pasangan calon (paslon) peserta Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 punya celah untuk memasang alat peraga kampanye (APK) di luar jatah KPU. Untuk mengatasi kekosongan pasca-penertiban seluruh APK liar, tim kampanye paslon bisa segera mencetak dan memasang APK secara mandiri.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi menggelar rapat kerja (raker) dengan tim kampanye paslon kemarin (6/3). Raker yang digelar di kantor KPU, Jalan Agus Salim Banyuwangi, tersebut dihadiri ketua Tim Pemenangan Pasangan Khofifah Indah Parawansa-Emil Elestianto Dardak, Michael Edy Hariyanto dan Ketua Tim Pemenangan Pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, Hermanto.

Komisioner KPU Jamaludin mengatakan, mengacu Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017, pengadaan dan pemasangan APK Pilgub Jatim difasilitasi KPU. APK yang difasilitasi KPU antara lain, baliho paling banyak lima unit per kabupaten, umbul-umbul maksimal sepuluh unit per kecamatan, serta spanduk paling banyak dua unit per desa atau kelurahan.

Namun demikian, sesuai Peraturan KPU 4/2017 dan Keputusan KPU Jatim, ada kuota APK tambahan yang bisa dicetak dan dipasang oleh pihak paslon atau tim pemenangan. ”Kuota tambahan tersebut paling banyak 150 persen dari batas maksimal APK yang difasilitasi KPU,” ujarnya.

Menurut Jamaludin, meski bisa dicetak dan dipasang secara mandiri, desain APK tersebut harus mendapat rekomendasi dari KPU Jatim. ”Desain tersebut sudah disepakati oleh KPU Jatim,” kata dia.

Karena desain APK kedua paslon sudah disepakati oleh KPU Jatim, imbuh Jamaludin, maka untuk menyiasati kekosongan selama alat peraga yang difasilitasi KPU belum terpasang tim kampanye bisa memasang APK tambahan yang dicetak oleh tim pemenangan tersebut. ”Artinya, jatah APK tambahan 150 persen tersebut bisa segera dicetak dan dipasang,” pungkasnya. (sgt)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/