alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Pahala Baca Quran, Kalkulator Tak Cukup untuk Menghitung

BANYUWANGI – Lantunan ayat suci Alquran berkumandang di kompleks Pendapa Sabha Swagata Blambangan pada minggu lalu (3/6). Khataman Alquran digelar usai salat subuh hingga menjelang waktu berbuka puasa dalam rangka peringatan Nuzulul Quran.

Ratusan warga Banyuwangi hadir dan mengikuti khataman Quran tersebut. Bukan itu saja, khataman juga diikuti kelompok Semaan Alquran Mantab dan Dzikrul Ghofilin Jatim.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, Pemkab Banyuwangi sengaja menggelar khataman Alquran sebagai bagian dari peringatan Nuzulul Quran. Hal ini dilakukan sebagai cara untuk mengajak warga gemar membaca Alquran dan melestarikannya. ”Kami ingin peringatan Nuzulul Quran bukan hanya seremoni saja, tapi bagaimana  membuat kita kembali kepada Alquran. Baik dengan membacanya dalam keseharian kita, serta merenungi kembali perintah dan larangan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Anas juga menyampaikan terima kasih kepada para kiai, ulama, habib, para ustad, hafidz dan hafidzoh, dan seluruh warga yang senantiasa melantunkan ayat-ayat suci Alquran. Karena hal ini adalah salah satu yang membuat rida Allah turun di Banyuwangi. ”Tanpa rida Allah, berat rasanya menghadapi rintangan dan tantangan dalam membangun daerah. Namun, meskipun berat kita bisa melaluinya. Alhamdulillah dengan lantunan ayat suci dan doa dari para pembaca Quran, Allah menurunkan rida-Nya untuk Banyuwangi hingga daerah ini terus rukun, guyub, tenteram, dan maju,” kata dia.

Pada hari yang sama, di musala kompleks pendapa juga digelar kajian Alquran oleh sekelompok anak muda. Mereka mengikuti acara Banyuwangi Quran Hour, yang mana anak-anak muda ini membaca dan mengkaji Alquran selama satu jam secara rutin di bulan Ramadan ini. 

Peringatan Nuzulul Quran tersebut juga diisi dengan ceramah agama oleh Ustad Muhdhor Atim. Dalam ceramahnya, Ustad Atim mengatakan salah satu keutamaan membaca Alquran khususnya di bulan Ramadana yakni Allah SWT akan memberikan pahala yang sangat besar. ”Bahkan kalkulator tidak cukup untuk menghitung pahala yang didapat orang yang selama bulan Ramadan membaca dan mengkhatamkan Alquran. Semoga kita bisa istiqomah dan di akhirat kelak mendapatkan syafaat Alquran,” pungkasnya. (sgt/afi)

BANYUWANGI – Lantunan ayat suci Alquran berkumandang di kompleks Pendapa Sabha Swagata Blambangan pada minggu lalu (3/6). Khataman Alquran digelar usai salat subuh hingga menjelang waktu berbuka puasa dalam rangka peringatan Nuzulul Quran.

Ratusan warga Banyuwangi hadir dan mengikuti khataman Quran tersebut. Bukan itu saja, khataman juga diikuti kelompok Semaan Alquran Mantab dan Dzikrul Ghofilin Jatim.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, Pemkab Banyuwangi sengaja menggelar khataman Alquran sebagai bagian dari peringatan Nuzulul Quran. Hal ini dilakukan sebagai cara untuk mengajak warga gemar membaca Alquran dan melestarikannya. ”Kami ingin peringatan Nuzulul Quran bukan hanya seremoni saja, tapi bagaimana  membuat kita kembali kepada Alquran. Baik dengan membacanya dalam keseharian kita, serta merenungi kembali perintah dan larangan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Anas juga menyampaikan terima kasih kepada para kiai, ulama, habib, para ustad, hafidz dan hafidzoh, dan seluruh warga yang senantiasa melantunkan ayat-ayat suci Alquran. Karena hal ini adalah salah satu yang membuat rida Allah turun di Banyuwangi. ”Tanpa rida Allah, berat rasanya menghadapi rintangan dan tantangan dalam membangun daerah. Namun, meskipun berat kita bisa melaluinya. Alhamdulillah dengan lantunan ayat suci dan doa dari para pembaca Quran, Allah menurunkan rida-Nya untuk Banyuwangi hingga daerah ini terus rukun, guyub, tenteram, dan maju,” kata dia.

Pada hari yang sama, di musala kompleks pendapa juga digelar kajian Alquran oleh sekelompok anak muda. Mereka mengikuti acara Banyuwangi Quran Hour, yang mana anak-anak muda ini membaca dan mengkaji Alquran selama satu jam secara rutin di bulan Ramadan ini. 

Peringatan Nuzulul Quran tersebut juga diisi dengan ceramah agama oleh Ustad Muhdhor Atim. Dalam ceramahnya, Ustad Atim mengatakan salah satu keutamaan membaca Alquran khususnya di bulan Ramadana yakni Allah SWT akan memberikan pahala yang sangat besar. ”Bahkan kalkulator tidak cukup untuk menghitung pahala yang didapat orang yang selama bulan Ramadan membaca dan mengkhatamkan Alquran. Semoga kita bisa istiqomah dan di akhirat kelak mendapatkan syafaat Alquran,” pungkasnya. (sgt/afi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/