alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

ARM Dukung Polres Perangi Miras

BANYUWANGI – Ketua Aliansi Rakyat Miskin (ARM) Muhammad Helmi Rosyadi mendukung penuh upaya pemberantasan miras dan deklarasi anti-miras yang digagas Polres Banyuwangi.

Sebagai bentuk keseriusan, ARM juga menunjukkan kiprahnya dengan menjadi salah satu pendorong aparat Polres untuk bersama-sama memberantas miras oplosan di Banyuwangi.

Bahkan, Kapolres AKBP Donny Adityawarman juga telah mengapresiasi ARM dengan memberikan reward saat pelaksanaan deklarasi anti-miras di Polres Banyuwangi.

Muhammad Helmi Rosyadi, 32, mengatakan dukungan yang dilakukan ARM terhadap pemberantasan miras oplosan tak lain adalah bentuk panggilan jiwa dan keprihatinan serta kepedulian dengan maraknya peredaran miras oplosan. Terlebih, empat orang temannya juga menjadi korban miras oplosan tersebut. ”Saya merasa terpanggil untuk bersama-sama memberantas miras oplosan ini setelah empat teman saya juga menjadi korban,” ungkapnya.

Helmi menambahkan, jika aksi nyata yang dia lakukan tersebut tidak ada kaitannya dengan Gerakan Anti Maksiat (GAM) yang dikomandani Wahyu Widodo. ”Saya merasa telah ditelikung dan ini adalah klaim sepihak yang dilakukan GAM,” terangnya.

ARM yang telah memiliki legalitas resmi telah ikut membantu kepolisian dalam upaya pemberantasan miras oplosan di Banyuwangi. Beberapa bukti pembongkaran miras itu, pihaknya bersama Kasat Sabhara AKP Basori Alwi ikut melakukan razia miras oplosan yang berada di belakang Hotel Santika dan juga Warung Panjang Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

”Kami terlibat langsung dalam penggerebekan miras. Bersama-sama aparat kami juga ikut membongkar sejumlah tempat yang menjadi perdagangan miras oplosan mulai dari Kecamatan Kalibaru hingga ke Banyuwangi,” tandasnya. (ddy/aif)

BANYUWANGI – Ketua Aliansi Rakyat Miskin (ARM) Muhammad Helmi Rosyadi mendukung penuh upaya pemberantasan miras dan deklarasi anti-miras yang digagas Polres Banyuwangi.

Sebagai bentuk keseriusan, ARM juga menunjukkan kiprahnya dengan menjadi salah satu pendorong aparat Polres untuk bersama-sama memberantas miras oplosan di Banyuwangi.

Bahkan, Kapolres AKBP Donny Adityawarman juga telah mengapresiasi ARM dengan memberikan reward saat pelaksanaan deklarasi anti-miras di Polres Banyuwangi.

Muhammad Helmi Rosyadi, 32, mengatakan dukungan yang dilakukan ARM terhadap pemberantasan miras oplosan tak lain adalah bentuk panggilan jiwa dan keprihatinan serta kepedulian dengan maraknya peredaran miras oplosan. Terlebih, empat orang temannya juga menjadi korban miras oplosan tersebut. ”Saya merasa terpanggil untuk bersama-sama memberantas miras oplosan ini setelah empat teman saya juga menjadi korban,” ungkapnya.

Helmi menambahkan, jika aksi nyata yang dia lakukan tersebut tidak ada kaitannya dengan Gerakan Anti Maksiat (GAM) yang dikomandani Wahyu Widodo. ”Saya merasa telah ditelikung dan ini adalah klaim sepihak yang dilakukan GAM,” terangnya.

ARM yang telah memiliki legalitas resmi telah ikut membantu kepolisian dalam upaya pemberantasan miras oplosan di Banyuwangi. Beberapa bukti pembongkaran miras itu, pihaknya bersama Kasat Sabhara AKP Basori Alwi ikut melakukan razia miras oplosan yang berada di belakang Hotel Santika dan juga Warung Panjang Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

”Kami terlibat langsung dalam penggerebekan miras. Bersama-sama aparat kami juga ikut membongkar sejumlah tempat yang menjadi perdagangan miras oplosan mulai dari Kecamatan Kalibaru hingga ke Banyuwangi,” tandasnya. (ddy/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/