alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

DPC Hanya Mengusulkan, Keputusan di Tangan DPP

BANYUWANGI – Semakin dekat dengan pelaksanaan Muscab, persaingan merebut posisi ketua DPC PKB Banyuwangi semakin ketat. Menghangatnya persaingan antarcalon langsung memantik reaksi Ketua Dewan Syuro PKB Banyuwangi KH Abdul Ghofar.

Menurut Ghofar, semua calon ketua yang akan maju dalam Muscab DPC PKB Banyuwangi sudah silaturahmi dan berpamitan kepadanya. ”Saya sudah berpesan kepada masing-masing calon ketua DPC PKB yang maju dalam Muscab agar menata niat,” ungkap Ghofar.

Semua calon, kata Ghofar, harus ikhlas dan sungguh-sungguh, serta berniat untuk membesarkan PKB sebagai partai yang rahmatan lil alamin. Yang lebih utama adalah tetap berkhidmat pada Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut Ghofar, dukungan dari Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) tidak sepenuhnya menjadi jaminan terpilihnya sebagai ketua DPC. Sebab, mekanisme dalam Muscab kali ini berubah, DPAC hanya mengusulkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. ”Kewenangan sepenuhnya tetap ada pada DPP PKB. Siapa nantinya yang akan menjadi Ketua DPC PKB Banyuwangi, keputusan berada di tangan DPP,” jelasnya.

Baca Juga :  Cegah Sebaran Covid-19, Pemerintah Evaluasi Kepulangan Atlet PON Papua

Berkaitan dengan mekanisme tersebut, Ghofar berpesan agar semua calon dipersilakan berkontestasi dalam Muscab yang akan diselenggarakan Minggu (7/3). Semua calon harus tetap mengedepankan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathaniyah.

”Saya berpesan siapa pun yang ditakdirkan oleh Allah mengemban amanah sebagai ketua DPC PKB, harus sami’na waatho’na,  artinya mendengar dan patuh terhadap keputusan DPP PKB. Semua harus legawa demi membesarkan PKB di Banyuwangi,” pesan Ghofar.

Diberitakan sebelumnya, peta calon ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi tampaknya mulai terbaca. Salah satu anggota FPKB DPRD Banyuwangi, Khusnan Abadi, mengaku telah mendapat dukungan 16 Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB untuk memimpin partai yang kelahirannya dibidani oleh PBNU tersebut.

Untuk menghadapi Muscab V PKB Banyuwangi yang akan digelar di Hotel Illira pada Minggu (7/3), Khusnan menggelar pertemuan dengan para PAC PKB yang selama ini mendorongnya di Hotel Pesona Osing, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Selasa siang (2/3).

Baca Juga :  Kepemimpinan Anas Tuai Apresiasi Akademisi dan Politisi

Dalam pertemuan itu, 16 PAC PKB dari 25 PAC PKB se-Kabupaten Banyuwangi memberikan pernyataan dukungan kepada Khusnan untuk memimpin partai berlambang bola dunia sembilan bintang itu untuk lima tahun ke depan. ”Ada 16 PAC PKB yang berkumpul dan mendukung Bapak Haji Khusnan Abadi,” ujar A. Taufiq, Ketua PAC PKB Kecamatan Wongsorejo yang juga anggota FPKB DPRD Banyuwangi.

Dari 16 PAC PKB yang telah mendukung, di antaranya PAC PKB Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Banyuwangi kota, Songgon, Blimbingsari, Singojuruh, dan Kabat. Selain itu, PAC PKB Kecamatan Muncar, Cluring, Tegalsari, Pesanggaran, Purwoharjo, Bangorejo, Sempu, Genteng, dan Kalibaru. (ddy/aif/c1)

BANYUWANGI – Semakin dekat dengan pelaksanaan Muscab, persaingan merebut posisi ketua DPC PKB Banyuwangi semakin ketat. Menghangatnya persaingan antarcalon langsung memantik reaksi Ketua Dewan Syuro PKB Banyuwangi KH Abdul Ghofar.

Menurut Ghofar, semua calon ketua yang akan maju dalam Muscab DPC PKB Banyuwangi sudah silaturahmi dan berpamitan kepadanya. ”Saya sudah berpesan kepada masing-masing calon ketua DPC PKB yang maju dalam Muscab agar menata niat,” ungkap Ghofar.

Semua calon, kata Ghofar, harus ikhlas dan sungguh-sungguh, serta berniat untuk membesarkan PKB sebagai partai yang rahmatan lil alamin. Yang lebih utama adalah tetap berkhidmat pada Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut Ghofar, dukungan dari Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) tidak sepenuhnya menjadi jaminan terpilihnya sebagai ketua DPC. Sebab, mekanisme dalam Muscab kali ini berubah, DPAC hanya mengusulkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. ”Kewenangan sepenuhnya tetap ada pada DPP PKB. Siapa nantinya yang akan menjadi Ketua DPC PKB Banyuwangi, keputusan berada di tangan DPP,” jelasnya.

Baca Juga :  Gus Malik Ketua Tanfidz, Kiai Ghoffar Ketua Dewan Syuro

Berkaitan dengan mekanisme tersebut, Ghofar berpesan agar semua calon dipersilakan berkontestasi dalam Muscab yang akan diselenggarakan Minggu (7/3). Semua calon harus tetap mengedepankan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariyah, dan ukhuwah wathaniyah.

”Saya berpesan siapa pun yang ditakdirkan oleh Allah mengemban amanah sebagai ketua DPC PKB, harus sami’na waatho’na,  artinya mendengar dan patuh terhadap keputusan DPP PKB. Semua harus legawa demi membesarkan PKB di Banyuwangi,” pesan Ghofar.

Diberitakan sebelumnya, peta calon ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi tampaknya mulai terbaca. Salah satu anggota FPKB DPRD Banyuwangi, Khusnan Abadi, mengaku telah mendapat dukungan 16 Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB untuk memimpin partai yang kelahirannya dibidani oleh PBNU tersebut.

Untuk menghadapi Muscab V PKB Banyuwangi yang akan digelar di Hotel Illira pada Minggu (7/3), Khusnan menggelar pertemuan dengan para PAC PKB yang selama ini mendorongnya di Hotel Pesona Osing, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Selasa siang (2/3).

Baca Juga :  Dekati Kaum Santri, PKS Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

Dalam pertemuan itu, 16 PAC PKB dari 25 PAC PKB se-Kabupaten Banyuwangi memberikan pernyataan dukungan kepada Khusnan untuk memimpin partai berlambang bola dunia sembilan bintang itu untuk lima tahun ke depan. ”Ada 16 PAC PKB yang berkumpul dan mendukung Bapak Haji Khusnan Abadi,” ujar A. Taufiq, Ketua PAC PKB Kecamatan Wongsorejo yang juga anggota FPKB DPRD Banyuwangi.

Dari 16 PAC PKB yang telah mendukung, di antaranya PAC PKB Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Banyuwangi kota, Songgon, Blimbingsari, Singojuruh, dan Kabat. Selain itu, PAC PKB Kecamatan Muncar, Cluring, Tegalsari, Pesanggaran, Purwoharjo, Bangorejo, Sempu, Genteng, dan Kalibaru. (ddy/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/