alexametrics
30.7 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Gus Ipul ; Kerukunan Umat Beragama, Modal Majunya Pembangunan

TEGALDLIMO – Gus Ipul hadir di acara silaturahmi dan ramah tamah dengan warga Kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi. Uniknya disana, kedatangan rombongan disambut tabuhan tamu kehormatan ala umat Hindu. Tidak itu saja, Gus Ipul dikawal para pendamping pengamanan dari belasan orang Pecalang (petugas keamanan Umat Hindu) Tegaldlimo.

Dalam Silaturahmi kemarin (3/3) Gus Ipul dan rombongan mengunjungi Ponpes Blokagung di sore hari. Setelah dari Ponpes Blokagung Gus Ipul meluncur ke GOR Tawangalun untuk mengikuti pengajian akbar Wahidiyah Mujahadah Nisfussanah yang dimulai pukul 19.00. Dalam pengajian tersebuit Gus Ipul terlihat duduk berdampingan dengan Ketua DPC PKB HM Joni Subagyo, Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid RA dan Ketua Wahidiyah Banyuwangi Isa Al Malik.

Menyaksikan itu, Gus Ipul kagum dengan keragaman umat beragama di Tegaldlmo, yang merupakan bagian dari Provinsi Jawa Timur ini. Kerukunan antar umat beragama, tercipta sangat erat dan tidak ada beda satu dengan lainnya.

Gus Ipul menambahkan, melihat perkembangan di kecamatan Tegaldlimo-Banyuwangi, dimana kerukunan, harmoni saling menghormati sudah berlangsung lama dan sekarang sudah menjadi contoh, ini merupakan suatu modal pembangunan untuk memperkuat solidaritas kerukunan dan harmoni dalam menciptakan ketenangan di tengah-tengah masyarakat. Pembangunan bisa berjalan dengan aman. Aman banyak fariabelnya salah satunya masyarakatnya mencintai kebersamaan, kerukunan, dan harmonisasi.

Gus Ipul juga menjelaskan salah satu visi misi membuat program kerja sama untuk membangun Jawa Timur. “Yang dimaksud kerja sama itu kita berkolabirasi dan tidak bisa bekerja sendiri. Ada pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, dan juga ada stikholder lain non gafermen, kita ajak kerja sama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian untuk mengatasi kemiskinan, mengatasi kesenjangan, jadi swasta juga ikut andil dalam kerjasama ini,” jelas Gus Ipul.

Sebelumnya selama hampir 10 tahun Gus ipul sudah menjadi bagian dari Jawa Timur, Gus Ipul tetap harus dipertahankan apa yang menjadi visi yang dicanangkan adalah perubahan berkelanjutan untuk Jawa Timur makmur, perubahan tetap diperlukan karena problem di Jawa Timur masih banyak yang harus diselesaikan. (*)

TEGALDLIMO – Gus Ipul hadir di acara silaturahmi dan ramah tamah dengan warga Kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi. Uniknya disana, kedatangan rombongan disambut tabuhan tamu kehormatan ala umat Hindu. Tidak itu saja, Gus Ipul dikawal para pendamping pengamanan dari belasan orang Pecalang (petugas keamanan Umat Hindu) Tegaldlimo.

Dalam Silaturahmi kemarin (3/3) Gus Ipul dan rombongan mengunjungi Ponpes Blokagung di sore hari. Setelah dari Ponpes Blokagung Gus Ipul meluncur ke GOR Tawangalun untuk mengikuti pengajian akbar Wahidiyah Mujahadah Nisfussanah yang dimulai pukul 19.00. Dalam pengajian tersebuit Gus Ipul terlihat duduk berdampingan dengan Ketua DPC PKB HM Joni Subagyo, Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid RA dan Ketua Wahidiyah Banyuwangi Isa Al Malik.

Menyaksikan itu, Gus Ipul kagum dengan keragaman umat beragama di Tegaldlmo, yang merupakan bagian dari Provinsi Jawa Timur ini. Kerukunan antar umat beragama, tercipta sangat erat dan tidak ada beda satu dengan lainnya.

Gus Ipul menambahkan, melihat perkembangan di kecamatan Tegaldlimo-Banyuwangi, dimana kerukunan, harmoni saling menghormati sudah berlangsung lama dan sekarang sudah menjadi contoh, ini merupakan suatu modal pembangunan untuk memperkuat solidaritas kerukunan dan harmoni dalam menciptakan ketenangan di tengah-tengah masyarakat. Pembangunan bisa berjalan dengan aman. Aman banyak fariabelnya salah satunya masyarakatnya mencintai kebersamaan, kerukunan, dan harmonisasi.

Gus Ipul juga menjelaskan salah satu visi misi membuat program kerja sama untuk membangun Jawa Timur. “Yang dimaksud kerja sama itu kita berkolabirasi dan tidak bisa bekerja sendiri. Ada pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, dan juga ada stikholder lain non gafermen, kita ajak kerja sama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian untuk mengatasi kemiskinan, mengatasi kesenjangan, jadi swasta juga ikut andil dalam kerjasama ini,” jelas Gus Ipul.

Sebelumnya selama hampir 10 tahun Gus ipul sudah menjadi bagian dari Jawa Timur, Gus Ipul tetap harus dipertahankan apa yang menjadi visi yang dicanangkan adalah perubahan berkelanjutan untuk Jawa Timur makmur, perubahan tetap diperlukan karena problem di Jawa Timur masih banyak yang harus diselesaikan. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/