alexametrics
28.7 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Rekrutmen PPPK Tanpa IPK Minimal, Pendaftaran Sudah Dibuka

RadarBanyuwangi.id – Pengumuman bagi warga yang berniat mengikuti rekrutmen aparatur sipir negara (ASN) di lingkup Pemkab Banyuwangi. Pendaftaran seleksi calon abdi negara tersebut bakal dibuka mulai hari ini (30/6). Khusus rekrutmen PPPK, Bupati Ipuk Fiestiandani melakukan terobosan baru, yakni tidak ada syarat indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal sebagaimana seleksi ASN tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini pemkab membuka lowongan calon ASN, baik calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) nyaris mencapai empat ribu formasi. Lowongan tersebut terdiri dari 3.624 tenaga guru, 237 tenaga kesehatan, dan 76 tenaga teknis lainnya.

Khusus tenaga guru, seluruh lowongan yang tersedia adalah untuk formasi PPPK. Rinciannya, sebanyak 764 lowongan guru sekolah menengah pertama (SMP), 2.308 guru kelas, dan 552 guru pendidikan jasmani dan kesehatan (penjaskes) sekolah dasar (SD).

Sedangkan lowongan tenaga kesehatan dan tenaga kesehatan lain sebanyak 313 formasi. Rinciannya, formasi CPNS tenaga kesehatan sebanyak 115 orang dan PPPK tenaga kesehatan sebanyak 122 orang. Selebihnya, total lowongan tenaga teknis lainnya sebanyak 76 formasi, yakni 41 CPNS dan 35 PPPK.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengundang putra-putri terbaik Banyuwangi untuk bergabung dan berinovasi membangun kabupaten berjuluk The Sunrise of Java. “Mari bergabung, berinovasi, dan bekerja keras bersama-sama membangun Banyuwangi yang kita cintai ini,” ujarnya.

Ipuk menuturkan, seleksi akan dilakukan secara terbuka sejak proses pendaftaran hingga seleksi kompetensi. “Untuk itu, kami mengimbau masyarakat tidak percayai siapa pun yang menjanjikan dapat meloloskan seseorang dalam seleksi ASN kali ini,” imbaunya.

Ipuk menjelaskan tahun ini tidak ada formasi CPNS tenaga guru. Dia menggarisbawahi, ini justru menjadi kesempatan bagi para guru honorer. “Para tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi bisa memiliki kesempatan besar mendapat kepastian status sebagai ASN, yakni sebagai PPPK,” tuturnya.

Kabar baiknya, khusus seleksi PPPK tahun ini, termasuk PPPK guru, Bupati Ipuk melakukan terobosan tidak memberlakukan ketentuan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal sebagaimana pada seleksi ASN tahun-tahun sebelumnya.

Bupati Ipuk menuturkan, kebijakan tanpa pembatasan IPK minimal tersebut dilakukan untuk memberi kesempatan seluruh tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi untuk ikut dalam seleksi PPPK. Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan kebijakan Ipuk untuk membuka kesempatan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat. “Ini apresiasi untuk para tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi. Para tenaga honorer bisa mengikuti PPPK tanpa ada syarat IPK minimal,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) yang juga Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda) CPNS/PPPK Banyuwangi Mujiono membenarkan pendaftaran seleksi ASN formasi tahun 2021 bakal dibuka mulai hari ini. Khususnya seleksi penerimaan CPNS dan seleksi penerimaan PPPK non guru. “Pendaftaran dibuka mulai 30 Juni sampai 21 Juli mendatang,” ujarnya.

Mujiono menyatakan, pendaftaran bisa dilakukan secara daring melalui laman resmi Badan Kepegawaian Nasional (BKN), tepatnya www.sscasn.bkn.go.id. “Selanjutnya dilakukan seleksi administrasi dan hasilnya diumumkan pada 28 sampai 29 Juli,” kata dia.

Mujiono menambahkan, bagi pelamar yang tidak lolos seleksi administrasi memiliki kesempatan untuk menyampaikan sanggahan. Masa sanggah tersebut dibuka mulai 30 Juli sampai 1 Agustus, sedangkan jawaban atas sanggahan dijadwalkan pada 30 Juli sampai 8 Agustus. “Pengumuman pasca sanggah dijadwalkan pada 9 Agustus,” tuturnya.

Sementara itu, bagi pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi berhak mengikuti tahap seleksi selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). SKD tersebut dijadwalkan digeber pada 25 Agustus sampai 5 Oktober 2021.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi Nafiul Huda menambahkan, jadwal seleksi guru akan diumumkan lebih lanjut. “Sesuai surat dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), jadwal seleksi PPPK guru akan disampaikan secara terpisah oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan mengacu surat dai BKN tersebut,” pungkasnya. (sgt/aif)

RadarBanyuwangi.id – Pengumuman bagi warga yang berniat mengikuti rekrutmen aparatur sipir negara (ASN) di lingkup Pemkab Banyuwangi. Pendaftaran seleksi calon abdi negara tersebut bakal dibuka mulai hari ini (30/6). Khusus rekrutmen PPPK, Bupati Ipuk Fiestiandani melakukan terobosan baru, yakni tidak ada syarat indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal sebagaimana seleksi ASN tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini pemkab membuka lowongan calon ASN, baik calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) nyaris mencapai empat ribu formasi. Lowongan tersebut terdiri dari 3.624 tenaga guru, 237 tenaga kesehatan, dan 76 tenaga teknis lainnya.

Khusus tenaga guru, seluruh lowongan yang tersedia adalah untuk formasi PPPK. Rinciannya, sebanyak 764 lowongan guru sekolah menengah pertama (SMP), 2.308 guru kelas, dan 552 guru pendidikan jasmani dan kesehatan (penjaskes) sekolah dasar (SD).

Sedangkan lowongan tenaga kesehatan dan tenaga kesehatan lain sebanyak 313 formasi. Rinciannya, formasi CPNS tenaga kesehatan sebanyak 115 orang dan PPPK tenaga kesehatan sebanyak 122 orang. Selebihnya, total lowongan tenaga teknis lainnya sebanyak 76 formasi, yakni 41 CPNS dan 35 PPPK.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengundang putra-putri terbaik Banyuwangi untuk bergabung dan berinovasi membangun kabupaten berjuluk The Sunrise of Java. “Mari bergabung, berinovasi, dan bekerja keras bersama-sama membangun Banyuwangi yang kita cintai ini,” ujarnya.

Ipuk menuturkan, seleksi akan dilakukan secara terbuka sejak proses pendaftaran hingga seleksi kompetensi. “Untuk itu, kami mengimbau masyarakat tidak percayai siapa pun yang menjanjikan dapat meloloskan seseorang dalam seleksi ASN kali ini,” imbaunya.

Ipuk menjelaskan tahun ini tidak ada formasi CPNS tenaga guru. Dia menggarisbawahi, ini justru menjadi kesempatan bagi para guru honorer. “Para tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi bisa memiliki kesempatan besar mendapat kepastian status sebagai ASN, yakni sebagai PPPK,” tuturnya.

Kabar baiknya, khusus seleksi PPPK tahun ini, termasuk PPPK guru, Bupati Ipuk melakukan terobosan tidak memberlakukan ketentuan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal sebagaimana pada seleksi ASN tahun-tahun sebelumnya.

Bupati Ipuk menuturkan, kebijakan tanpa pembatasan IPK minimal tersebut dilakukan untuk memberi kesempatan seluruh tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi untuk ikut dalam seleksi PPPK. Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan kebijakan Ipuk untuk membuka kesempatan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat. “Ini apresiasi untuk para tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi. Para tenaga honorer bisa mengikuti PPPK tanpa ada syarat IPK minimal,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) yang juga Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda) CPNS/PPPK Banyuwangi Mujiono membenarkan pendaftaran seleksi ASN formasi tahun 2021 bakal dibuka mulai hari ini. Khususnya seleksi penerimaan CPNS dan seleksi penerimaan PPPK non guru. “Pendaftaran dibuka mulai 30 Juni sampai 21 Juli mendatang,” ujarnya.

Mujiono menyatakan, pendaftaran bisa dilakukan secara daring melalui laman resmi Badan Kepegawaian Nasional (BKN), tepatnya www.sscasn.bkn.go.id. “Selanjutnya dilakukan seleksi administrasi dan hasilnya diumumkan pada 28 sampai 29 Juli,” kata dia.

Mujiono menambahkan, bagi pelamar yang tidak lolos seleksi administrasi memiliki kesempatan untuk menyampaikan sanggahan. Masa sanggah tersebut dibuka mulai 30 Juli sampai 1 Agustus, sedangkan jawaban atas sanggahan dijadwalkan pada 30 Juli sampai 8 Agustus. “Pengumuman pasca sanggah dijadwalkan pada 9 Agustus,” tuturnya.

Sementara itu, bagi pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi berhak mengikuti tahap seleksi selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). SKD tersebut dijadwalkan digeber pada 25 Agustus sampai 5 Oktober 2021.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi Nafiul Huda menambahkan, jadwal seleksi guru akan diumumkan lebih lanjut. “Sesuai surat dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), jadwal seleksi PPPK guru akan disampaikan secara terpisah oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan mengacu surat dai BKN tersebut,” pungkasnya. (sgt/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/