alexametrics
27.6 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Bunga Desa Optimalkan Potensi Bahari

RadarBanyuwangi.id – Bupati Banyuwangi akan mengoptimalkan potensi bahari yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Itu disampaikan orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi saat melaksanakan program bupati ngantor di desa (Bunga Desa) di Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo pada Rabu (31/3).

Saat berada di daerah pesisir Pantai Selatan itu, Bupati Ipuk mengatakan Desa Grajagan dikenal memiliki potensi yang besardari sektor perikanan dan kelautan. Pemkab akan mengoptimalkan potensi bahari yang ada di desa itu, baik dari sisi pengembangan perikanan maupun pariwisatanya. “Potensi bahari di Desa Grajagan cukup besar,” ujarnya.

Bupati Ipuk sempat menyeberang ke perairan Teluk Grajagan dengan menumpang perahu nelayan dan meninjau keramba apung, sekaligus menyerahkan bantuan keramba jaring ikan dan benih ikan. Ia juga ikut memanen ikan kerapu macan yang dibudidayakan nelayan.

Dalam Bunga Desa itu, Bupati Ipuk menggelar rapat dengan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, kelompok masyarakat, dan kelompok sadar wisata (pokdarwis) membahas pengembangan wisata bahari Grajagan.  “Potensi di Desa Grajagan bisa lebih dioptimalkan lagi, basisnya harus partisipasi warga, Pemkab Banyuwangi siap memfasilitasi,” tuturnya.

Pada era 90-an, jelas bupati, Pantai Grajagan sempat menjadi destinasi favorit dan jujugan para wisatawan. Pantai Grajagan yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia itu juga dikenal tempat hidup bagi ikan-ikan karang. Di tempat itu, Bupati Ipuk bertemu Kepala Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Bangsring, Kementrian Kelautan dan Perikanan yang berniat membangun Lobster Centre pertama di Indonesia. “Ini menunjukkan potensi bahari begitu melimpah. Dengan datang langsung ke lokasi, banyak hal-hal yang bisa kami eksekusi segera,” cetusnya.

Dari Pantai Grajagan, Bupati melaksanakan tugas-tugas kedinasan di kantor Desa Grajagan. Di kantor desa, ia berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PU Bina Marga, dan lainnya. “Permasalahan jalan bertahap kita tangani, tantangannya banyak di tengah keterbatasan anggaran, juga karena ada refocusing APBD untuk penanganan pandemi Covid-19. Sebagian ruas jalan yang rusak akan kita masukkan dalam perencanaan,” ucapnya seraya meluncur ke Gua Maria, Dusun Curahjati, Desa Grajagan untuk bertemu dengan tokoh lintas agama.

RadarBanyuwangi.id – Bupati Banyuwangi akan mengoptimalkan potensi bahari yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Itu disampaikan orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi saat melaksanakan program bupati ngantor di desa (Bunga Desa) di Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo pada Rabu (31/3).

Saat berada di daerah pesisir Pantai Selatan itu, Bupati Ipuk mengatakan Desa Grajagan dikenal memiliki potensi yang besardari sektor perikanan dan kelautan. Pemkab akan mengoptimalkan potensi bahari yang ada di desa itu, baik dari sisi pengembangan perikanan maupun pariwisatanya. “Potensi bahari di Desa Grajagan cukup besar,” ujarnya.

Bupati Ipuk sempat menyeberang ke perairan Teluk Grajagan dengan menumpang perahu nelayan dan meninjau keramba apung, sekaligus menyerahkan bantuan keramba jaring ikan dan benih ikan. Ia juga ikut memanen ikan kerapu macan yang dibudidayakan nelayan.

Dalam Bunga Desa itu, Bupati Ipuk menggelar rapat dengan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, kelompok masyarakat, dan kelompok sadar wisata (pokdarwis) membahas pengembangan wisata bahari Grajagan.  “Potensi di Desa Grajagan bisa lebih dioptimalkan lagi, basisnya harus partisipasi warga, Pemkab Banyuwangi siap memfasilitasi,” tuturnya.

Pada era 90-an, jelas bupati, Pantai Grajagan sempat menjadi destinasi favorit dan jujugan para wisatawan. Pantai Grajagan yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia itu juga dikenal tempat hidup bagi ikan-ikan karang. Di tempat itu, Bupati Ipuk bertemu Kepala Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Bangsring, Kementrian Kelautan dan Perikanan yang berniat membangun Lobster Centre pertama di Indonesia. “Ini menunjukkan potensi bahari begitu melimpah. Dengan datang langsung ke lokasi, banyak hal-hal yang bisa kami eksekusi segera,” cetusnya.

Dari Pantai Grajagan, Bupati melaksanakan tugas-tugas kedinasan di kantor Desa Grajagan. Di kantor desa, ia berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PU Bina Marga, dan lainnya. “Permasalahan jalan bertahap kita tangani, tantangannya banyak di tengah keterbatasan anggaran, juga karena ada refocusing APBD untuk penanganan pandemi Covid-19. Sebagian ruas jalan yang rusak akan kita masukkan dalam perencanaan,” ucapnya seraya meluncur ke Gua Maria, Dusun Curahjati, Desa Grajagan untuk bertemu dengan tokoh lintas agama.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/