alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Poliwangi Latih Perangkat Desa Karangbendo Susun RAB

KABAT – Upaya peningkatan infrastruktur untuk pelayanan masyarakat semakin banyak dilakukan di setiap daerah. Seiring dengan upaya tersebut, perangkat desa yang diharapkan bisa menjadi perantara berjalannya program dituntut untuk mempunyai kemampuan dalam menjalankan kegiatan teknis pelaksanaan pembangunan di lapangan.

Dalam kegiatan pembangunan infrastruktur desa, penyusunan rencana anggaran biaya adalah hal yang sangat penting dan harus dikuasai agar kegiatan dapat berjalan sesuai rencana dengan target biaya, mutu, dan waktu yang efektif dan efisien. Agar perangkat desa bisa memenuhi fungsi tersebut, maka perlu dilakukan pelatihan penyusunan rencana anggaran biaya agar dana yang ada bisa dikelola secara bijak dan bermanfaat.

Dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Teknik Sipil Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) memberikan Pelatihan Penyusunan Rencana Anggaran Biaya untuk pembangunan infrastruktur desa kepada perangkat Desa Karangbendo, Rogojampi.

Baca Juga :  Pansus Tarik Raperda Ketertiban Umum

Program pelatihan tersebut merupakan program Pengabdian Kepada Masyarakat yang menjadi program rutin Politeknik Negeri Banyuwangi. Diharapkan dengan berjalannya program ini, masyarakat desa, utamanya desa yang berada di sekitar kampus Poliwangi mendapatkan tambahan ilmu dan keterampilan.

Program Pelatihan Penyusunan Rencana Anggaran Biaya untuk Infrastruktur Desa yang ditujukan bagi perangkat Desa Karangbendo ini diketuai oleh Yuni Ulfiyati ST MT dengan anggota M. Shofi’ul Amin ST MT, Mirza Ghulam Rifqi ST MST, dan Sari Wiji Utami SP MM.

Pada program pelatihan ini, perangkat desa diberikan materi mengenai estimasi biaya konstruksi dan dilatih untuk bisa menghitung volume pekerjaan dan menghitung Rencana Anggaran Biaya yang sudah disesuaikan dengan analisis harga satuan yang berlaku di wilayah Banyuwangi. Diharapkan dari kegiatan ini, perangkat desa mampu menyusun rencana anggaran biaya infrastruktur desa agar bisa digunakan untuk pengelolaan dana pembangunan desa secara efektif.

Baca Juga :  30 Tim Peserta Jagoan Tani Ikuti Inkubasi Bisnis

KABAT – Upaya peningkatan infrastruktur untuk pelayanan masyarakat semakin banyak dilakukan di setiap daerah. Seiring dengan upaya tersebut, perangkat desa yang diharapkan bisa menjadi perantara berjalannya program dituntut untuk mempunyai kemampuan dalam menjalankan kegiatan teknis pelaksanaan pembangunan di lapangan.

Dalam kegiatan pembangunan infrastruktur desa, penyusunan rencana anggaran biaya adalah hal yang sangat penting dan harus dikuasai agar kegiatan dapat berjalan sesuai rencana dengan target biaya, mutu, dan waktu yang efektif dan efisien. Agar perangkat desa bisa memenuhi fungsi tersebut, maka perlu dilakukan pelatihan penyusunan rencana anggaran biaya agar dana yang ada bisa dikelola secara bijak dan bermanfaat.

Dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Teknik Sipil Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) memberikan Pelatihan Penyusunan Rencana Anggaran Biaya untuk pembangunan infrastruktur desa kepada perangkat Desa Karangbendo, Rogojampi.

Baca Juga :  Kenalkan Daur Ulang Sampah dengan Teknologi Melter

Program pelatihan tersebut merupakan program Pengabdian Kepada Masyarakat yang menjadi program rutin Politeknik Negeri Banyuwangi. Diharapkan dengan berjalannya program ini, masyarakat desa, utamanya desa yang berada di sekitar kampus Poliwangi mendapatkan tambahan ilmu dan keterampilan.

Program Pelatihan Penyusunan Rencana Anggaran Biaya untuk Infrastruktur Desa yang ditujukan bagi perangkat Desa Karangbendo ini diketuai oleh Yuni Ulfiyati ST MT dengan anggota M. Shofi’ul Amin ST MT, Mirza Ghulam Rifqi ST MST, dan Sari Wiji Utami SP MM.

Pada program pelatihan ini, perangkat desa diberikan materi mengenai estimasi biaya konstruksi dan dilatih untuk bisa menghitung volume pekerjaan dan menghitung Rencana Anggaran Biaya yang sudah disesuaikan dengan analisis harga satuan yang berlaku di wilayah Banyuwangi. Diharapkan dari kegiatan ini, perangkat desa mampu menyusun rencana anggaran biaya infrastruktur desa agar bisa digunakan untuk pengelolaan dana pembangunan desa secara efektif.

Baca Juga :  Kontradiksi Hasil Penyaringan Picu Perdebatan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Tugu Macan Dicat Ulang

Harga Daging Ayam Terus Turun

Harga Cabai Rawit mulai Pedas

/